{"id":2212,"date":"2021-11-07T05:25:50","date_gmt":"2021-11-07T05:25:50","guid":{"rendered":"https:\/\/yuklegal.com\/?p=2212"},"modified":"2021-11-07T05:25:50","modified_gmt":"2021-11-07T05:25:50","slug":"kewajiban-pelaku-usaha-salon-kecantikan-dalam-perspektif-hukum-perlindungan-konsumen","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/yuklegal.com\/en\/kewajiban-pelaku-usaha-salon-kecantikan-dalam-perspektif-hukum-perlindungan-konsumen\/","title":{"rendered":"Kewajiban Pelaku Usaha Salon Kecantikan dalam Perspektif Hukum Perlindungan Konsumen"},"content":{"rendered":"<p><span style=\"font-weight: 400;\">Oleh: Chaira Machmudya Salsabila, S.H.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Halo, Sobat YukLegal! Di kesempatan kali ini, penulis akan membahas beberapa aspek hukum perlindungan konsumen. Perlindungan konsumen adalah salah satu aspek yang sangat penting dalam segala bentuk transaksi jual beli barang dan jasa, tidak terkecuali transaksi yang terdapat di dalam salon kecantikan.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Maka dari itu, sangat penting bagi Sobat YukLegal, khususnya yang berminat untuk membuka usaha salon kecantikan, untuk mengetahui tanggung jawab dan kewajiban yang akan dihadapi ketika membuka usaha tersebut.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Perlindungan konsumen secara umum diatur dalam Undang-Undang No. 8 Tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen. Undang-Undang ini pada dasarnya dibuat untuk meningkatkan posisi tawar serta harkat dan martabat konsumen dalam transaksi jual beli di hadapan pelaku usaha.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Selain itu, Undang-Undang ini juga menyebutkan kesejahteraan masyarakat dengan cara peningkatan mutu barang dan jasa di pasaran sebagai alasan diundangkannya Undang-Undang tersebut.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Menurut Pasal 4 dari Undang-Undang No. 8 Tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen, terdapat beberapa hak konsumen yang wajib dipenuhi, yaitu:<\/span><\/p>\n<ol>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Hak atas kenyamanan, keamanan, dan keselamatan dalam mengkonsumsi barang dan\/atau jasa.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Hak untuk memilih barang dan\/atau jasa serta mendapatkan barang dan\/atau jasa tersebut sesuai dengan nilai tukar dan kondisi serta jaminan yang dijanjikan;<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Hak atas informasi yang benar, jelas, dan jujur mengenai kondisi dan jaminan barang dan\/atau jasa;<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Hak untuk didengar pendapatnya atas barang dan\/atau jasa yang digunakan;<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Hak untuk mendapatkan advokasi, perlindungan, dan upaya penyelesaian sengketa konsumen secara patut;<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Hak untuk mendapatkan pembinaan dan pendidikan konsumen;<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Hak untuk diperlakukan atau dilayani secara benar dan jujur serta tidak diskriminatif;<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Hak untuk mendapatkan kompensasi, ganti rugi dan\/atau penggantian, apabila barang dan\/atau jasa yang tidak diterima tidak sesuai dengan perjanjian atau tidak sebagaimana mestinya;<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Hak-hak yang diatur dalam ketentuan perundang-undangan lainnya.<\/span><\/li>\n<\/ol>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Lantas, sebagai pelaku usaha salon, hal apa saja yang wajib dipersiapkan agar hak-hak konsumen tersebut diatas dapat dipenuhi?\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Produk-produk yang dijual dan digunakan dalam bisnis salon kecantikan sangat erat kaitannya dengan kondisi kesehatan anggota tubuh. Maka dari itu, sangat penting untuk menyeleksi produk-produk kecantikan dan bahan-bahan kosmetik lainnya yang telah mendapatkan sertifikasi-sertifikasi yang dibutuhkan.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Yang paling penting adalah sertifikasi Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM). Peran BPOM dalam pengujian dan sertifikasi produk-produk kecantikan diatur dalam Undang-Undang No. 36 Tahun 2009 Tentang Kesehatan. Menurut Undang-Undang ini, tepatnya dalam Pasal 98 ayat (1) menjelaskan bahwa setiap sediaan farmasi dan alat kesehatan harus aman, berkhasiat\/bermanfaat, bermutu, dan terjangkau.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sanksi pihak-pihak yang menjual produk yang tidak memenuhi standar-standar yang ditentukan oleh BPOM juga diatur dalam Undang-Undang No. 26 Tahun 2009 Tentang Kesehatan. Apabila sebuah usaha salon menjual atau mengedarkan sediaan farmasi yang tidak memenuhi standar dan\/atau persyaratan keamanan, khasiat atau kemanfaatan dan mutu, maka pelaku usaha dapat dipidana dengan pidana penjara paling lama 10 (sepuluh) tahun dan denda paling banyak Rp. 1.000.000.000,00 (satu miliar rupiah).\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Adapun standarisasi produk kosmetik dan kecantikan diatur dalam Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 1175\/MENKES\/PER\/VIII\/2010 tentang Izin Produksi Kosmetika, sebagaimana diubah oleh Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 63 Tahun 2013 tentang Perubahan atas Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 1175\/MENKES\/PER\/VIII\/2010. Menurut peraturan tersebut, industri kosmetika tidak diperbolehkan membuat kosmetika dengan menggunakan bahan kosmetika yang dilarang sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Selain sertifikasi terkait produk yang akan digunakan, ada pula perlunya bagi pelaku usaha salon kecantikan untuk mengurus perizinan pendirian salon kecantikan itu sendiri. Ini agar konsumen dapat terlindungi dari tanggung jawab kepada pihak ketiga, terutama jika ternyata salon yang dikunjunginya tidak memiliki izin yang dibutuhkan. Selain itu, konsumen akan lebih mendapat rasa aman apabila mengetahui bahwa salon yang dikunjunginya telah memenuhi perizinan dan memenuhi standar yang diperlukan.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Perizinan pendirian salon kecantikan dapat diurus pada Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu masing-masing daerah. Beberapa dokumen yang dibutuhkan untuk mengurus perizinan tersebut termasuk formulir permohonan, Surat Izin Praktik Ahli Kecantikan, Surat Keterangan Berbadan Sehat yang dikeluarkan oleh dokter untuk semua karyawan salon, serta rekomendasi dari instansi terkait.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Adapun persyaratan tambahan bagi salon kecantikan yang hendak menggunakan tenaga medis dalam kegiatan usahanya, yaitu surat pengantar dari organisasi profesi dokter (IDI\/PDGI) serta surat pengantar dari persatuan dokter spesialis (bila menggunakan jasa dokter spesialis).\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Demikian penjelasan penulis mengenai kewajiban pelaku usaha salon kecantikan dalam perspektif hukum perlindungan konsumen. Khusus bagi Sobat YukLegal, ada penawaran paket menarik lho bagi Anda yang berminat mendirikan dan mengurus perizinan usaha salon kecantikan. Yuk, kunjungi <\/span><a href=\"https:\/\/yuklegal.com\/en\/\"><span style=\"font-weight: 400;\">YukLegal<\/span><\/a><span style=\"font-weight: 400;\"> sekarang juga!<\/span><\/p>\n<p><b>Sumber:<\/b><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Undang-Undang No. 36 Tahun 2009 tentang Kesehatan.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Undang-Undang No. 8 Tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 1175\/MENKES\/PER\/VIII\/2010 tentang Izin Produksi Kosmetika.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 63 Tahun 2013 tentang Perubahan atas Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 1175\/MENKES\/PER\/VIII\/2010.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Dinas PM &amp; PTSP Kota Bima. \u201cIzin Usaha Salon Kecantikan\u201d. <\/span><a href=\"https:\/\/sipp.menpan.go.id\/pelayanan-publik\/nusa-tenggara-barat\/kota-bima\/18izin-usaha-salon-kecantikan\"><span style=\"font-weight: 400;\">https:\/\/sipp.menpan.go.id\/pelayanan-publik\/nusa-tenggara-barat\/kota-bima\/18izin-usaha-salon-kecantikan<\/span><\/a><span style=\"font-weight: 400;\">. Diakses 2 November 2021.<\/span><\/p>\n<p><strong>Editor: Siti Faridah, S.H.<\/strong><\/p>","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Oleh: Chaira Machmudya Salsabila, S.H. Halo, Sobat YukLegal! Di kesempatan kali ini, penulis akan membahas beberapa aspek hukum perlindungan konsumen. Perlindungan konsumen adalah salah satu aspek yang sangat penting dalam segala bentuk transaksi jual beli barang dan jasa, tidak terkecuali transaksi yang terdapat di dalam salon kecantikan.\u00a0 Maka dari itu, sangat penting bagi Sobat YukLegal, [&hellip;]<\/p>","protected":false},"author":2,"featured_media":2213,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[50],"tags":[144,18,141,142,140,143],"class_list":["post-2212","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-hukum-bisnis","tag-aturan-perlindungan-konsumen","tag-hukum-bisnis","tag-hukum-perlindungan-konsumen","tag-kewajiban-pelaku-usaha","tag-undang-undang-perlindungan-konsemen","tag-uupk"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v26.4 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Kewajiban Pelaku Usaha Salon Kecantikan dalam Perspektif Hukum Perlindungan Konsumen - Yuk Legal<\/title>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/yuklegal.com\/en\/kewajiban-pelaku-usaha-salon-kecantikan-dalam-perspektif-hukum-perlindungan-konsumen\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Kewajiban Pelaku Usaha Salon Kecantikan dalam Perspektif Hukum Perlindungan Konsumen - Yuk Legal\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Oleh: Chaira Machmudya Salsabila, S.H. Halo, Sobat YukLegal! Di kesempatan kali ini, penulis akan membahas beberapa aspek hukum perlindungan konsumen. Perlindungan konsumen adalah salah satu aspek yang sangat penting dalam segala bentuk transaksi jual beli barang dan jasa, tidak terkecuali transaksi yang terdapat di dalam salon kecantikan.\u00a0 Maka dari itu, sangat penting bagi Sobat YukLegal, [&hellip;]\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/yuklegal.com\/en\/kewajiban-pelaku-usaha-salon-kecantikan-dalam-perspektif-hukum-perlindungan-konsumen\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Yuk Legal\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2021-11-07T05:25:50+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/yuklegal.com\/wp-content\/uploads\/2021\/11\/kelly-sikkema-xoU52jUVUXA-unsplash-scaled.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"2560\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"1469\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Siti Faridah\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Siti Faridah\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"4 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/yuklegal.com\/kewajiban-pelaku-usaha-salon-kecantikan-dalam-perspektif-hukum-perlindungan-konsumen\/\",\"url\":\"https:\/\/yuklegal.com\/kewajiban-pelaku-usaha-salon-kecantikan-dalam-perspektif-hukum-perlindungan-konsumen\/\",\"name\":\"Kewajiban Pelaku Usaha Salon Kecantikan dalam Perspektif Hukum Perlindungan Konsumen - Yuk Legal\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/yuklegal.com\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/yuklegal.com\/kewajiban-pelaku-usaha-salon-kecantikan-dalam-perspektif-hukum-perlindungan-konsumen\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/yuklegal.com\/kewajiban-pelaku-usaha-salon-kecantikan-dalam-perspektif-hukum-perlindungan-konsumen\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/yuklegal.com\/wp-content\/uploads\/2021\/11\/kelly-sikkema-xoU52jUVUXA-unsplash-scaled.jpg\",\"datePublished\":\"2021-11-07T05:25:50+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\/\/yuklegal.com\/#\/schema\/person\/f0eec04d980a6428725dc4f504509c09\"},\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/yuklegal.com\/kewajiban-pelaku-usaha-salon-kecantikan-dalam-perspektif-hukum-perlindungan-konsumen\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/yuklegal.com\/kewajiban-pelaku-usaha-salon-kecantikan-dalam-perspektif-hukum-perlindungan-konsumen\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/yuklegal.com\/kewajiban-pelaku-usaha-salon-kecantikan-dalam-perspektif-hukum-perlindungan-konsumen\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\/\/yuklegal.com\/wp-content\/uploads\/2021\/11\/kelly-sikkema-xoU52jUVUXA-unsplash-scaled.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\/\/yuklegal.com\/wp-content\/uploads\/2021\/11\/kelly-sikkema-xoU52jUVUXA-unsplash-scaled.jpg\",\"width\":1980,\"height\":1136,\"caption\":\"Ingin mendirikan perusahaan dengan mudah dan Cepat? YukLegal solusi pendirian perusahaan!\"},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/yuklegal.com\/kewajiban-pelaku-usaha-salon-kecantikan-dalam-perspektif-hukum-perlindungan-konsumen\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/yuklegal.com\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Kewajiban Pelaku Usaha Salon Kecantikan dalam Perspektif Hukum Perlindungan Konsumen\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/yuklegal.com\/#website\",\"url\":\"https:\/\/yuklegal.com\/\",\"name\":\"Yuk Legal\",\"description\":\"\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/yuklegal.com\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/yuklegal.com\/#\/schema\/person\/f0eec04d980a6428725dc4f504509c09\",\"name\":\"Siti Faridah\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/yuklegal.com\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/57f51264c94de8b099b233fd4b2832086130d6f6fab8d6345855ed9f11f27bac?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/57f51264c94de8b099b233fd4b2832086130d6f6fab8d6345855ed9f11f27bac?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Siti Faridah\"},\"url\":\"https:\/\/yuklegal.com\/en\/author\/sitifaridah\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Kewajiban Pelaku Usaha Salon Kecantikan dalam Perspektif Hukum Perlindungan Konsumen - Yuk Legal","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/yuklegal.com\/en\/kewajiban-pelaku-usaha-salon-kecantikan-dalam-perspektif-hukum-perlindungan-konsumen\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Kewajiban Pelaku Usaha Salon Kecantikan dalam Perspektif Hukum Perlindungan Konsumen - Yuk Legal","og_description":"Oleh: Chaira Machmudya Salsabila, S.H. Halo, Sobat YukLegal! Di kesempatan kali ini, penulis akan membahas beberapa aspek hukum perlindungan konsumen. Perlindungan konsumen adalah salah satu aspek yang sangat penting dalam segala bentuk transaksi jual beli barang dan jasa, tidak terkecuali transaksi yang terdapat di dalam salon kecantikan.\u00a0 Maka dari itu, sangat penting bagi Sobat YukLegal, [&hellip;]","og_url":"https:\/\/yuklegal.com\/en\/kewajiban-pelaku-usaha-salon-kecantikan-dalam-perspektif-hukum-perlindungan-konsumen\/","og_site_name":"Yuk Legal","article_published_time":"2021-11-07T05:25:50+00:00","og_image":[{"width":2560,"height":1469,"url":"https:\/\/yuklegal.com\/wp-content\/uploads\/2021\/11\/kelly-sikkema-xoU52jUVUXA-unsplash-scaled.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"Siti Faridah","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Written by":"Siti Faridah","Est. reading time":"4 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/yuklegal.com\/kewajiban-pelaku-usaha-salon-kecantikan-dalam-perspektif-hukum-perlindungan-konsumen\/","url":"https:\/\/yuklegal.com\/kewajiban-pelaku-usaha-salon-kecantikan-dalam-perspektif-hukum-perlindungan-konsumen\/","name":"Kewajiban Pelaku Usaha Salon Kecantikan dalam Perspektif Hukum Perlindungan Konsumen - Yuk Legal","isPartOf":{"@id":"https:\/\/yuklegal.com\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/yuklegal.com\/kewajiban-pelaku-usaha-salon-kecantikan-dalam-perspektif-hukum-perlindungan-konsumen\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/yuklegal.com\/kewajiban-pelaku-usaha-salon-kecantikan-dalam-perspektif-hukum-perlindungan-konsumen\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/yuklegal.com\/wp-content\/uploads\/2021\/11\/kelly-sikkema-xoU52jUVUXA-unsplash-scaled.jpg","datePublished":"2021-11-07T05:25:50+00:00","author":{"@id":"https:\/\/yuklegal.com\/#\/schema\/person\/f0eec04d980a6428725dc4f504509c09"},"breadcrumb":{"@id":"https:\/\/yuklegal.com\/kewajiban-pelaku-usaha-salon-kecantikan-dalam-perspektif-hukum-perlindungan-konsumen\/#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/yuklegal.com\/kewajiban-pelaku-usaha-salon-kecantikan-dalam-perspektif-hukum-perlindungan-konsumen\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/yuklegal.com\/kewajiban-pelaku-usaha-salon-kecantikan-dalam-perspektif-hukum-perlindungan-konsumen\/#primaryimage","url":"https:\/\/yuklegal.com\/wp-content\/uploads\/2021\/11\/kelly-sikkema-xoU52jUVUXA-unsplash-scaled.jpg","contentUrl":"https:\/\/yuklegal.com\/wp-content\/uploads\/2021\/11\/kelly-sikkema-xoU52jUVUXA-unsplash-scaled.jpg","width":1980,"height":1136,"caption":"Ingin mendirikan perusahaan dengan mudah dan Cepat? YukLegal solusi pendirian perusahaan!"},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/yuklegal.com\/kewajiban-pelaku-usaha-salon-kecantikan-dalam-perspektif-hukum-perlindungan-konsumen\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/yuklegal.com\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Kewajiban Pelaku Usaha Salon Kecantikan dalam Perspektif Hukum Perlindungan Konsumen"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/yuklegal.com\/#website","url":"https:\/\/yuklegal.com\/","name":"Yuk Legal","description":"","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/yuklegal.com\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/yuklegal.com\/#\/schema\/person\/f0eec04d980a6428725dc4f504509c09","name":"Siti Faridah","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/yuklegal.com\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/57f51264c94de8b099b233fd4b2832086130d6f6fab8d6345855ed9f11f27bac?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/57f51264c94de8b099b233fd4b2832086130d6f6fab8d6345855ed9f11f27bac?s=96&d=mm&r=g","caption":"Siti Faridah"},"url":"https:\/\/yuklegal.com\/en\/author\/sitifaridah\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/yuklegal.com\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2212","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/yuklegal.com\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/yuklegal.com\/en\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/yuklegal.com\/en\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/yuklegal.com\/en\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=2212"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/yuklegal.com\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2212\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/yuklegal.com\/en\/wp-json\/wp\/v2\/media\/2213"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/yuklegal.com\/en\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=2212"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/yuklegal.com\/en\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=2212"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/yuklegal.com\/en\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=2212"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}