{"id":2454,"date":"2021-11-15T12:54:01","date_gmt":"2021-11-15T12:54:01","guid":{"rendered":"https:\/\/yuklegal.com\/?p=2454"},"modified":"2021-11-15T12:54:01","modified_gmt":"2021-11-15T12:54:01","slug":"pailit-yuk-lebih-jauh-pahami-tentang-perusahaan-pailit","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/yuklegal.com\/en\/pailit-yuk-lebih-jauh-pahami-tentang-perusahaan-pailit\/","title":{"rendered":"Pailit: Yuk Lebih Jauh Pahami tentang Perusahaan Pailit"},"content":{"rendered":"<p><span style=\"font-weight: 400\">Oleh: Hesti Zahrona Nurul Rohmah, S.H.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Tahukah Sobat YukLegal, bahwa salah satu penyebab berakhirnya operasional perusahaan adalah karena pailit?\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Nah, berikut ini Kita akan mendalami lebih lanjut terkait konsep dari kepailitan. Simak sampai akhir ya Sobat!\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Pailit merupakan suatu keadaan di mana debitur tidak mampu untuk melakukan pembayaran-pembayaran terhadap utang-utang dari para krediturnya. Keadaan tidak mampu membayar lazimnya disebabkan karena kesulitan kondisi keuangan (<\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">financial distress<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\">) dari usaha debitur yang telah mengalami kemunduran.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Sedangkan kepailitan merupakan suatu putusan yang dikeluarkan oleh Pengadilan yang mengakibatkan sita umum atas seluruh kekayaan yang dimiliki maupun kekayaan yang akan dimiliki oleh debitur di kemudian hari.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Nah, menurut Pasal 2 ayat (1) Undang-Undang No. 37 Tahun 2004 Tentang Kepailitan dan Penundaan Kewajiban Pembayaran Utang, syarat untuk seorang debitur\/perusahaan dimohonkan pailit adalah sebagai berikut:<\/span><\/p>\n<ol>\n<li style=\"font-weight: 400\"><span style=\"font-weight: 400\">Terdapat minimal 2 orang kreditur;<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400\"><span style=\"font-weight: 400\">Debitur tidak membayar lunas sedikitnya satu utang ; dan\u00a0<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400\"><span style=\"font-weight: 400\">Utang tersebut telah jatuh waktu dan dapat ditagih.\u00a0<\/span><\/li>\n<\/ol>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Penjelasan Pasal 2 ayat (1) UUK dan PKPU menerangkan bahwa yang dimaksud dengan utang yang telah jatuh waktu dan dapat ditagih adalah kewajiban untuk membayar utang yang telah jatuh waktu, baik karena telah diperjanjikan dengan percepatan waktu penagihannya, karena pengenaan sanksi atau denda oleh instansi yang berwenang, maupun karena putusan pengadilan, arbiter, atau majelis arbitrase. Namun, tidak dijelaskan lebih lanjut bahwa utang yang tidak dibayar oleh debitur sebagaimana dimaksud dalam ketentuan ini, adalah utang pokok atau bunganya.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><b>Baca juga: <\/b><a href=\"https:\/\/yuklegal.com\/en\/mengenal-likuidator-ujung-tombak-pemberesan-harta-kekayaan-perseroan\/\"><span style=\"font-weight: 400\">Mengenal Likuidator: Ujung Tombak Pemberesan Harta Kekayaan Perseroan<\/span><\/a><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Sesungguhnya, kepailitan menjadi solusi bagi debitur untuk dapat keluar dari persoalan utang piutang yang menghimpitnya, dikarenakan debitur tersebut sudah tidak mempunyai kemampuan lagi membayar utang-utang kepada para krediturnya.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Undang-Undang No. 37 Tahun 2004 di Indonesia mengandung prinsip <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">pari passu pro rate parte<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\"> yang berarti harta kekayaan merupakan jaminan bersama untuk para kreditur dan hasilnya harus dibagikan secara proporsional (<\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">pro rate parte<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\">) di antara mereka, kecuali bagi kreditur yang menurut undang-undang harus didahulukan. Prinsip-prinsip ini diatur dalam Pasal 176 dan Pasal 189 ayat (4) KUHPerdata.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Sobat YukLegal, perlu diketahui juga mengenai eksistensi dari Undang-Undang No. 37 Tahun 2004 yang memiliki tujuan tersendiri, yakni sebagai berikut:<\/span><\/p>\n<ol>\n<li style=\"font-weight: 400\"><span style=\"font-weight: 400\">Mengatur tingkat prioritas dan urutan masing-masing piutang kreditur;<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400\"><span style=\"font-weight: 400\">Mengatur tata cara agar seorang debitur dapat dinyatakan pailit;<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400\"><span style=\"font-weight: 400\">Mengatur bagaimana tata cara menentukan kebenaran adanya piutang kreditur;<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400\"><span style=\"font-weight: 400\">Mengatur sahnya piutang atau tagihan kreditur;<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400\"><span style=\"font-weight: 400\">Mengatur tata cara pencocokan atau verifikasi dari tagihan kreditur;<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400\"><span style=\"font-weight: 400\">Mengatur bagaimana tata cara membagi hasil penjualan harta kekayaan debitur sesuai prioritas dan urutan masing masing kreditur;<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400\"><span style=\"font-weight: 400\">Mengatur tata cara pendamaian yang ditempuh oleh debitur dengan para kreditur dan sesudah pernyataan pailit.<\/span><\/li>\n<\/ol>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Lebih lanjut, baik debitur dan kreditur sama-sama memiliki kewenangan untuk mengajukan permohonan kepailitan kepada Ketua Pengadilan Niaga. Kemudian, Panitera akan mendaftarkan pada tanggal permohonan kepada pemohon diberikan tanda diterima. Panitera menyampaikan permohonan pernyataan pailit kepada Ketua Pengadilan paling lambat 2 (dua) hari setelah tanggal permohonan didaftarkan. Paling lambat 3 (tiga) hari setelah tanggal permohonan pernyataan pailit didaftarkan, Pengadilan mempelajari permohonan dan menetapkan hari sidang. Sidang pemeriksaan diselengarakan paling lambat 20 (dua puluh) hari setelah tanggal permohonan didaftarkan.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Permohonan pernyataan pailit harus dikabulkan apabila terdapat fakta atau keadaan yang terbukti secara sederhana bahwa persyaratan untuk dinyatakan pailit sebagaimana dimaksud dalam Pasal 2 ayat (1) telah dipenuhi.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><b>Baca juga: <\/b><a href=\"https:\/\/yuklegal.com\/en\/penutupan-perusahaan-sebab-sebab-pembubaran-perseroan-terbatas\/\"><b>Sebab-Sebab Pembubaran Perseroan Terbatas<\/b><\/a><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Undang-Undang <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">a quo <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\">juga menentukan asas-asas dalam kepailitan, yaitu\u00a0 asas keseimbangan, asas kelangsungan usaha, asas keadilan dan asas integrasi. Kemudian, akibat hukum ketika seorang debitur dinyatakan pailit adalah sebagai berikut:<\/span><\/p>\n<ol>\n<li style=\"font-weight: 400\"><span style=\"font-weight: 400\">Sejak dibacakannya putusan kepailitan, ia kehilangan hak untuk melakukan pengurusan dan penugasan atas harta bendanya (<\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">persona Standi in ludicio<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\">)<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400\"><span style=\"font-weight: 400\">Pengurusan dan penguasaan harta pailit itu akan beralih ke tangan kurator, dan kurator akan bertindak selaku pengampu.\u00a0<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400\"><span style=\"font-weight: 400\">Si pailit masih diperkenankan untuk melakukan perbuatan perbuatan hukum di bidang harta kekayaan<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400\"><span style=\"font-weight: 400\">Kurator harus pula memperhatikan keadaan si Pailit, artinya apabila dianggap perlu, demi kebutuhan hidup si pailit, maka kurator harus membayar tunjangan hidup si pailit<\/span><\/li>\n<\/ol>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Nah, kini Sobat YukLegal sudah memahami terkait seluk beluk kepailitan bukan?\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Jangan lupa! Untuk kalian yang mengalami kesulitan terkait operasional pendirian atau pembubaran perusahaan, segera hubungi YukLegal ya! Kamu bisa memakai kode referral aku <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">lhoo, <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\">cukup dengan memakai: <strong>HESTI13<\/strong> kamu bisa mendapatkan potongan dan diskon menarik lainnya, yuk legalin perizinan perusahaan dengan YukLegal!\u00a0<\/span><\/p>\n<p><b>Sumber:<\/b><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Dedy Tri Hartono, \u201cPerlindungan Hukum kreditur Berdasarkan Undang-Undang Kepailitan\u201d, <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">Jurnal Ilmu Hukum, <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\">Edisi 1, Volume 4, 2016, hlm. 2.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Lambok Marisi Jakobus Sidabutar, \u201cHukum Kepailitan dalam Eksekusi Harta Benda Korporasi sebagai Pembayaran Uang Pengganti\u201d, <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">Jurnal Anti Korupsi Integritas, <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\">Volume 5, Nomor 2, hlm. 78. <\/span><\/p>\n<p><span>Hadi Shubhan, <\/span><i><span>Hukum Kepailitan: Prinsip, norma, dan Praktik di Peradilan<\/span><\/i><span>, Jakarta: Kencana, 2009, hlm. 1.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Niru Anita Sinaga, \u201cHukum Kepailitan Dan Permasalahannya Di Indonesia\u201d, <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">Jurnal Ilmiah Hukum Dirgantara, <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\">Volume 7, Nomor 1, 2016, hlm. 162.<\/span><\/p>\n<p><strong>Editor: Siti Faridah, S.H.<\/strong><\/p>","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Oleh: Hesti Zahrona Nurul Rohmah, S.H. Tahukah Sobat YukLegal, bahwa salah satu penyebab berakhirnya operasional perusahaan adalah karena pailit?\u00a0 Nah, berikut ini Kita akan mendalami lebih lanjut terkait konsep dari kepailitan. Simak sampai akhir ya Sobat!\u00a0 Pailit merupakan suatu keadaan di mana debitur tidak mampu untuk melakukan pembayaran-pembayaran terhadap utang-utang dari para krediturnya. Keadaan tidak [&hellip;]<\/p>","protected":false},"author":2,"featured_media":2455,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[41],"tags":[219,223,221,220,42,222],"class_list":["post-2454","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-penutupan-perusahaan","tag-jenis-jenis-penutupan-perusahaan","tag-kepailitan","tag-kepailitan-adalah","tag-pailit-adalah","tag-penutupan-perusahaan","tag-perusahaan-pailit"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v26.4 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Pailit: Yuk Lebih Jauh Pahami tentang Perusahaan Pailit - Yuk Legal<\/title>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/yuklegal.com\/en\/pailit-yuk-lebih-jauh-pahami-tentang-perusahaan-pailit\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Pailit: Yuk Lebih Jauh Pahami tentang Perusahaan Pailit - Yuk Legal\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Oleh: Hesti Zahrona Nurul Rohmah, S.H. Tahukah Sobat YukLegal, bahwa salah satu penyebab berakhirnya operasional perusahaan adalah karena pailit?\u00a0 Nah, berikut ini Kita akan mendalami lebih lanjut terkait konsep dari kepailitan. Simak sampai akhir ya Sobat!\u00a0 Pailit merupakan suatu keadaan di mana debitur tidak mampu untuk melakukan pembayaran-pembayaran terhadap utang-utang dari para krediturnya. Keadaan tidak [&hellip;]\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/yuklegal.com\/en\/pailit-yuk-lebih-jauh-pahami-tentang-perusahaan-pailit\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Yuk Legal\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2021-11-15T12:54:01+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/yuklegal.com\/wp-content\/uploads\/2021\/11\/kelly-sikkema-VlW-iHf_MAk-unsplash-1-scaled.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"2560\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"1567\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Siti Faridah\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Siti Faridah\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"4 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/yuklegal.com\/pailit-yuk-lebih-jauh-pahami-tentang-perusahaan-pailit\/\",\"url\":\"https:\/\/yuklegal.com\/pailit-yuk-lebih-jauh-pahami-tentang-perusahaan-pailit\/\",\"name\":\"Pailit: Yuk Lebih Jauh Pahami tentang Perusahaan Pailit - Yuk Legal\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/yuklegal.com\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/yuklegal.com\/pailit-yuk-lebih-jauh-pahami-tentang-perusahaan-pailit\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/yuklegal.com\/pailit-yuk-lebih-jauh-pahami-tentang-perusahaan-pailit\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/yuklegal.com\/wp-content\/uploads\/2021\/11\/kelly-sikkema-VlW-iHf_MAk-unsplash-1-scaled.jpg\",\"datePublished\":\"2021-11-15T12:54:01+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\/\/yuklegal.com\/#\/schema\/person\/f0eec04d980a6428725dc4f504509c09\"},\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/yuklegal.com\/pailit-yuk-lebih-jauh-pahami-tentang-perusahaan-pailit\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/yuklegal.com\/pailit-yuk-lebih-jauh-pahami-tentang-perusahaan-pailit\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/yuklegal.com\/pailit-yuk-lebih-jauh-pahami-tentang-perusahaan-pailit\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\/\/yuklegal.com\/wp-content\/uploads\/2021\/11\/kelly-sikkema-VlW-iHf_MAk-unsplash-1-scaled.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\/\/yuklegal.com\/wp-content\/uploads\/2021\/11\/kelly-sikkema-VlW-iHf_MAk-unsplash-1-scaled.jpg\",\"width\":1980,\"height\":1212,\"caption\":\"Ingin mengurus penutupan perusahaan? YukLegal solusinya!\"},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/yuklegal.com\/pailit-yuk-lebih-jauh-pahami-tentang-perusahaan-pailit\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/yuklegal.com\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Pailit: Yuk Lebih Jauh Pahami tentang Perusahaan Pailit\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/yuklegal.com\/#website\",\"url\":\"https:\/\/yuklegal.com\/\",\"name\":\"Yuk Legal\",\"description\":\"\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/yuklegal.com\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/yuklegal.com\/#\/schema\/person\/f0eec04d980a6428725dc4f504509c09\",\"name\":\"Siti Faridah\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/yuklegal.com\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/57f51264c94de8b099b233fd4b2832086130d6f6fab8d6345855ed9f11f27bac?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/57f51264c94de8b099b233fd4b2832086130d6f6fab8d6345855ed9f11f27bac?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Siti Faridah\"},\"url\":\"https:\/\/yuklegal.com\/en\/author\/sitifaridah\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Pailit: Yuk Lebih Jauh Pahami tentang Perusahaan Pailit - Yuk Legal","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/yuklegal.com\/en\/pailit-yuk-lebih-jauh-pahami-tentang-perusahaan-pailit\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Pailit: Yuk Lebih Jauh Pahami tentang Perusahaan Pailit - Yuk Legal","og_description":"Oleh: Hesti Zahrona Nurul Rohmah, S.H. Tahukah Sobat YukLegal, bahwa salah satu penyebab berakhirnya operasional perusahaan adalah karena pailit?\u00a0 Nah, berikut ini Kita akan mendalami lebih lanjut terkait konsep dari kepailitan. Simak sampai akhir ya Sobat!\u00a0 Pailit merupakan suatu keadaan di mana debitur tidak mampu untuk melakukan pembayaran-pembayaran terhadap utang-utang dari para krediturnya. Keadaan tidak [&hellip;]","og_url":"https:\/\/yuklegal.com\/en\/pailit-yuk-lebih-jauh-pahami-tentang-perusahaan-pailit\/","og_site_name":"Yuk Legal","article_published_time":"2021-11-15T12:54:01+00:00","og_image":[{"width":2560,"height":1567,"url":"https:\/\/yuklegal.com\/wp-content\/uploads\/2021\/11\/kelly-sikkema-VlW-iHf_MAk-unsplash-1-scaled.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"Siti Faridah","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Written by":"Siti Faridah","Est. reading time":"4 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/yuklegal.com\/pailit-yuk-lebih-jauh-pahami-tentang-perusahaan-pailit\/","url":"https:\/\/yuklegal.com\/pailit-yuk-lebih-jauh-pahami-tentang-perusahaan-pailit\/","name":"Pailit: Yuk Lebih Jauh Pahami tentang Perusahaan Pailit - Yuk Legal","isPartOf":{"@id":"https:\/\/yuklegal.com\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/yuklegal.com\/pailit-yuk-lebih-jauh-pahami-tentang-perusahaan-pailit\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/yuklegal.com\/pailit-yuk-lebih-jauh-pahami-tentang-perusahaan-pailit\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/yuklegal.com\/wp-content\/uploads\/2021\/11\/kelly-sikkema-VlW-iHf_MAk-unsplash-1-scaled.jpg","datePublished":"2021-11-15T12:54:01+00:00","author":{"@id":"https:\/\/yuklegal.com\/#\/schema\/person\/f0eec04d980a6428725dc4f504509c09"},"breadcrumb":{"@id":"https:\/\/yuklegal.com\/pailit-yuk-lebih-jauh-pahami-tentang-perusahaan-pailit\/#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/yuklegal.com\/pailit-yuk-lebih-jauh-pahami-tentang-perusahaan-pailit\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/yuklegal.com\/pailit-yuk-lebih-jauh-pahami-tentang-perusahaan-pailit\/#primaryimage","url":"https:\/\/yuklegal.com\/wp-content\/uploads\/2021\/11\/kelly-sikkema-VlW-iHf_MAk-unsplash-1-scaled.jpg","contentUrl":"https:\/\/yuklegal.com\/wp-content\/uploads\/2021\/11\/kelly-sikkema-VlW-iHf_MAk-unsplash-1-scaled.jpg","width":1980,"height":1212,"caption":"Ingin mengurus penutupan perusahaan? YukLegal solusinya!"},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/yuklegal.com\/pailit-yuk-lebih-jauh-pahami-tentang-perusahaan-pailit\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/yuklegal.com\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Pailit: Yuk Lebih Jauh Pahami tentang Perusahaan Pailit"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/yuklegal.com\/#website","url":"https:\/\/yuklegal.com\/","name":"Yuk Legal","description":"","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/yuklegal.com\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/yuklegal.com\/#\/schema\/person\/f0eec04d980a6428725dc4f504509c09","name":"Siti Faridah","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/yuklegal.com\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/57f51264c94de8b099b233fd4b2832086130d6f6fab8d6345855ed9f11f27bac?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/57f51264c94de8b099b233fd4b2832086130d6f6fab8d6345855ed9f11f27bac?s=96&d=mm&r=g","caption":"Siti Faridah"},"url":"https:\/\/yuklegal.com\/en\/author\/sitifaridah\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/yuklegal.com\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2454","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/yuklegal.com\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/yuklegal.com\/en\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/yuklegal.com\/en\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/yuklegal.com\/en\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=2454"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/yuklegal.com\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2454\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/yuklegal.com\/en\/wp-json\/wp\/v2\/media\/2455"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/yuklegal.com\/en\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=2454"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/yuklegal.com\/en\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=2454"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/yuklegal.com\/en\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=2454"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}