{"id":3010,"date":"2021-12-04T04:34:24","date_gmt":"2021-12-04T04:34:24","guid":{"rendered":"https:\/\/yuklegal.com\/?p=3010"},"modified":"2021-12-04T04:34:24","modified_gmt":"2021-12-04T04:34:24","slug":"pandemi-covid-19-benarkah-jadi-alasan-untuk-melanggar-kontrak","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/yuklegal.com\/en\/pandemi-covid-19-benarkah-jadi-alasan-untuk-melanggar-kontrak\/","title":{"rendered":"Pandemi COVID-19: Benarkah Jadi Alasan Untuk Melanggar Kontrak?"},"content":{"rendered":"<p><span style=\"font-weight: 400\">Oleh: Chaira Machmudya Salsabila, S.H.<\/span><\/p>\n<p><i><span style=\"font-weight: 400\">\u201cPandemi COVID-19 dapat menjadi alasan penundaan atau pembatalan pelaksanaan kontrak dengan beberapa persyaratan.\u201d<\/span><\/i><b><i>\u00a0<\/i><\/b><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Sobat <\/span><a href=\"https:\/\/yuklegal.com\/en\/\"><span style=\"font-weight: 400\">YukLegal<\/span><\/a><span style=\"font-weight: 400\">, pandemi <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">Coronavirus Disease 2019 <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\">(\u201cCOVID-19\u201d) mengakibatkan banyak sekali kegiatan ekonomi menjadi terganggu, dikarenakan kemampuan manusia untuk melakukan kontak fisik menjadi terbatas.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Pandemi COVID-19 banyak memakan korban dalam bentuk proyek-proyek berskala kecil hingga besar. Dari proyek pembangunan hingga konser musik, semua menjadi harus dibatalkan atau diundur waktu pelaksanaannya karena pandemi yang telah banyak memakan korban jiwa tersebut.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Salah satu contoh bagaimana pandemi mengakibatkan batalnya suatu pelaksanaan proyek atau acara adalah konser-konser musik yang dibatalkan dan ditunda pelaksanaannya karena pandemi.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Konser Head In The Clouds misalnya, yang menjanjikan akan menampilkan artis-artis Indonesia dan mancanegara seperti NIKI, Joji dan Rich Brian. Dimaksudkan untuk digelar pada 7 Maret 2020, konser ini malah ditunda tidak jauh-jauh sebelum Hari-H karena pandemi.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Begitu juga dengan penayangan film-film bioskop. Terhitung terdapat beberapa judul film pada tahun 2020 yang harus ditunda penayangannya dikarenakan upaya pemerintah untuk menanggulangi pandemi COVID-19, yang harus menutup ribuan cabang bioskop di seluruh Indonesia.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Belum lagi jika kita membicarakan kontrak-kontrak bisnis yang terhambat pelaksanaannya dikarenakan pandemi. Menurut data yang dikumpulkan dari seluruh Pengadilan Niaga di Indonesia, jumlah kasus Penundaan Kewajiban Pembayaran Utang (\u201cPKPU\u201d) yang diserahkan pada Pengadilan Niaga di Indonesia meningkat sepanjang tahun 2020 dikarenakan pandemi COVID-19.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Lantas, apa benar bahwa pandemi COVID-19 dapat menjadi pembenaran untuk tidak melaksanakan suatu perjanjian? Bagaimanakah dasar hukumnya? Simak penjelasannya di bawah ini.<\/span><\/p>\n<p><b>Baca Juga: <\/b><a href=\"https:\/\/yuklegal.com\/en\/dampak-covid-19-bagi-umkm-di-provinsi-bali\/\"><b>Dampak COVID-19 bagi Usaha Mikro Kecil dan Menengah di Provinsi Bali<\/b><\/a><b>.<\/b><\/p>\n<p><b>Pengertian <\/b><b><i>Force Majeure <\/i><\/b><b>Menurut Undang-Undang Dan Pakar Hukum<\/b><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Hukum di Indonesia mengakui konsep <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">force majeure <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\">dalam hukum perjanjian dan kontrak melalui pasal 1244 serta 1245 dari Kitab Undang-Undang Hukum Perdata (\u201cKUHPerdata\u201d) atau <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">Burgerlijk Wetboek <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\">(\u201cBW\u201d). Pasal 1244 KUHPerdata berbunyi sebagai berikut:<\/span><\/p>\n<p><i><span style=\"font-weight: 400\">\u201cDebitur harus dihukum untuk mengganti biaya, kerugian dan bunga. bila ia tak dapat membuktikan bahwa tidak dilaksanakannya perikatan itu atau tidak tepatnya waktu dalam melaksanakan perikatan itu disebabkan oleh sesuatu hal yang tak terduga, yang tak dapat dipertanggungkan kepadanya. walaupun tidak ada itikad buruk kepadanya\u201d<\/span><\/i><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Sedangkan Pasal 1245 KUHPerdata berbunyi sebagai berikut:<\/span><\/p>\n<p><i><span style=\"font-weight: 400\">\u201cTidak ada penggantian biaya. kerugian dan bunga. bila karena keadaan memaksa atau karena hal yang terjadi secara kebetulan, debitur terhalang untuk memberikan atau berbuat sesuatu yang diwajibkan, atau melakukan suatu perbuatan yang terlarang baginya.\u201d<\/span><\/i><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Meski dengan adanya kedua ketentuan tersebut di atas, KUHPerdata yang berlaku di Indonesia tidak menjelaskan lebih lanjut mengenai pengertian dan ciri-ciri dari <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">force majeure <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\">itu sendiri.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Apabila kita melihat pengertian dari ahli, R. Subekti mengartikan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">force majeure<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\"> sebagai keadaan dimana debitur menunjukkan bahwa tidak terlaksananya perjanjian disebabkan oleh hal-hal yang sama sekali tidak diduga, dan tidak dapat dicegah atau diperbuat apa-apa terhadapnya.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><b>Baca Juga: <\/b><a href=\"https:\/\/yuklegal.com\/en\/penundaan-kewajiban-pembayaran-utang-pkpu-langkah-debitur-untuk-memperbaiki-financial-distress\/\"><b>Penundaan Kewajiban Pembayaran Utang (PKPU): Langkah Debitur Untuk Memperbaiki Financial Distress<\/b><\/a><b>.<\/b><\/p>\n<p><b>Jenis-Jenis <\/b><b><i>Force Majeure\u00a0<\/i><\/b><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Force Majeure dapat dibagi lagi ke dalam dua jenis lho, Sobat <\/span><a href=\"https:\/\/yuklegal.com\/en\/\"><span style=\"font-weight: 400\">YukLegal<\/span><\/a><span style=\"font-weight: 400\">!<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Jenis yang pertama adalah <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">force majeure <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\">absolut. <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">Force Majeure <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\">jenis ini adalah suatu keadaan yang mengakibatkan debitur sama sekali tidak dapat melakukan prestasinya kepada kreditur.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Contohnya adalah ketika sebuah mobil tidak dapat diantarkan ke rumah pembeli dikarenakan kendaraan yang membawa mobil tersebut mengalami kecelakaan di tengah perjalanan. Dalam kata lain, sebuah <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">force majeure <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\">dapat dikatakan absolut apabila peristiwa tersebut mengakibatkan musnahnya objek suatu perjanjian.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Jenis <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">force majeure <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\">yang kedua adalah <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">force majeure <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\">relatif, dimana dalam jenis <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">force majeure <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\">ini masih memungkinkan adanya pelaksanaan perjanjian namun disertai dengan pengorbanan yang sangat besar dan tidak seimbang.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Contoh dari <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">force majeure <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\">jenis ini adalah ketika terdapat kenaikan biaya pengantaran barang objek perjanjian karena satu dan lain hal yang mengakibatkan kenaikan drastis dari harga objek perjanjian tersebut.<\/span><\/p>\n<p><b>Hubungan <\/b><b><i>Force Majeure <\/i><\/b><b>Dengan Pandemi COVID-19<\/b><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Pandemi COVID-19 ditetapkan sebagai bencana nasional melalui Keputusan Presiden Nomor 12 Tahun 2020 tentang Penetapan Bencana Non-Alam Penyebaran<\/span> <span style=\"font-weight: 400\">COVID-19 (Perpres No. 12\/2020\u201d). Hal ini berarti bahwa COVID-19 dapat dinyatakan sebagai <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">force majeure, <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\">dengan satu dan lain persyaratan.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Yang pertama, pandemi dapat dikategorikan sebagai <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">force majeure <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\">apabila kedua belah pihak memang mencantumkan segala bentuk pandemi atau bencana nasional sebagai salah satu bentuk <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">force majeure <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\">dalam klausul <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">force majeure <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\">dalam kontrak.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Sebaliknya, jika pandemi atau bencana nasional tidak dikategorikan sebagai <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">force majeure <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\">dalam klausul tersebut, maka pandemi COVID-19 tidak menjadi alasan untuk tidak melaksanakan isi perjanjian.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Lantas, bagaimana jika pandemi COVID-19 tidak terdapat dalam isi perjanjian sebagai salah satu bentuk <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">force majeure<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\">? Maka ada perlunya bagi para pihak dalam suatu perjanjian untuk melaksanakan negosiasi ulang untuk perjanjian tersebut ya, Sobat YukLegal.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Demikian penjelasan singkat mengenai pandemi COVID-19 sebagai alasan atau pembenaran untuk tidak melaksanakan isi perjanjian atau kontrak.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Sobat <\/span><a href=\"https:\/\/yuklegal.com\/en\/\"><span style=\"font-weight: 400\">YukLegal<\/span><\/a><span style=\"font-weight: 400\">, <\/span><a href=\"https:\/\/yuklegal.com\/en\/\"><span style=\"font-weight: 400\">YukLegal<\/span><\/a><span style=\"font-weight: 400\"> menawarkan berbagai layanan menarik khusus untuk pembuatan dan peninjauan kontrak bisnis, lho! Segera kunjungi <\/span><a href=\"https:\/\/yuklegal.com\/en\/pembuatan-dan-peninjauan-perjanjian\/\"><span style=\"font-weight: 400\">YukLegal<\/span><\/a><span style=\"font-weight: 400\"> dan masukkan kode referal <\/span><b>SALSA12<\/b><span style=\"font-weight: 400\"> untuk mendapatkan penawaran menarik!<\/span><\/p>\n<p><b>Sumber:<\/b><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Kitab Undang-Undang Hukum Perdata.<\/span><b>\u00a0<\/b><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Andika Aditia. \u201cKonser Head In The Clouds di Jakarta Ditunda Karena Virus Corona\u201d. <\/span><a href=\"https:\/\/www.kompas.com\/hype\/read\/2020\/03\/03\/000805866\/konser-head-in-the-clouds-di-jakarta-ditunda-karena-virus-corona\"><span style=\"font-weight: 400\">https:\/\/www.kompas.com\/hype\/read\/2020\/03\/03\/000805866\/konser-head-in-the-clouds-di-jakarta-ditunda-karena-virus-corona<\/span><\/a><span style=\"font-weight: 400\">. Diakses pada 29 November 2021.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Monavia Ayu Rizaty. \u201cJumlah Perkara PKPU Meningkat saat Pandemi Covid-19.\u201d <\/span><a href=\"https:\/\/databoks.katadata.co.id\/datapublish\/2021\/08\/26\/jumlah-perkara-pkpu-meningkat-saat-pandemi-covid-19\"><span style=\"font-weight: 400\">https:\/\/databoks.katadata.co.id\/datapublish\/2021\/08\/26\/jumlah-perkara-pkpu-meningkat-saat-pandemi-covid-19<\/span><\/a><span style=\"font-weight: 400\"> Diakses pada 29 November 2021.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Baharudin Al Farisi. \u201cKaleidoskop 2020: Film-film yang Tertunda karena Covid-19.\u201d <\/span><a href=\"https:\/\/www.kompas.com\/hype\/read\/2020\/12\/13\/075536566\/kaleidoskop-2020-film-film-yang-tertunda-karena-pandemi-covid-19?page=all\"><span style=\"font-weight: 400\">https:\/\/www.kompas.com\/hype\/read\/2020\/12\/13\/075536566\/kaleidoskop-2020-film-film-yang-tertunda-karena-pandemi-covid-19?page=all<\/span><\/a><span style=\"font-weight: 400\">. Diakses pada 29 November 2021.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Muhammad Teguh Pangestu. \u201cCovid-19 sebagai Alasan Force Majeure dalam Perjanjian dan Implikasinya terhadap Perjanjian\u201d. <\/span><a href=\"https:\/\/law.uii.ac.id\/blog\/2020\/06\/17\/covid-19-sebagai-alasan-force-majeure-dalam-perjanjian-dan-implikasinya-terhadap-perjanjian\/\"><span style=\"font-weight: 400\">https:\/\/law.uii.ac.id\/blog\/2020\/06\/17\/covid-19-sebagai-alasan-force-majeure-dalam-perjanjian-dan-implikasinya-terhadap-perjanjian\/<\/span><\/a><span style=\"font-weight: 400\">. Diakses pada 29 November 2021.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Dona Budi Kharisma. \u201cPANDEMI COVID-19 APAKAH <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">FORCE MAJEURE<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\">?\u201d Jurnal Rechtsvinding Online. <\/span><a href=\"https:\/\/www.rechtsvinding.bphn.go.id\/jurnal_online\/PANDEMI%20COVID19%20APAKAH%20FORCE%20MAJEURE%20.pdf\"><span style=\"font-weight: 400\">https:\/\/www.rechtsvinding.bphn.go.id\/jurnal_online\/PANDEMI%20COVID19%20APAKAH%20FORCE%20MAJEURE%20.pdf<\/span><\/a><span style=\"font-weight: 400\">. Diakses 29 November 2021.<\/span><\/p>\n<p><strong>Editor: Siti Faridah, S.H.<\/strong><\/p>","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Oleh: Chaira Machmudya Salsabila, S.H. \u201cPandemi COVID-19 dapat menjadi alasan penundaan atau pembatalan pelaksanaan kontrak dengan beberapa persyaratan.\u201d\u00a0 Sobat YukLegal, pandemi Coronavirus Disease 2019 (\u201cCOVID-19\u201d) mengakibatkan banyak sekali kegiatan ekonomi menjadi terganggu, dikarenakan kemampuan manusia untuk melakukan kontak fisik menjadi terbatas.\u00a0 Pandemi COVID-19 banyak memakan korban dalam bentuk proyek-proyek berskala kecil hingga besar. Dari proyek [&hellip;]<\/p>","protected":false},"author":2,"featured_media":3011,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[12],"tags":[437,438,439,440,441,436],"class_list":["post-3010","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-law-article","tag-force-majeure-dan-pandemi-covid","tag-hubungan-force-majeure-dengan-pandemi","tag-jenis-jenis-force-mejeure","tag-pasal-1244-kuhperdata","tag-pasal-1245-kuhperdata","tag-pengertian-force-majeure"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v26.4 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Pandemi COVID-19: Benarkah Jadi Alasan Untuk Melanggar Kontrak? - Yuk Legal<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Pandemi dikategorikan force majeure apabila kedua belah pihak mencantumkan segala bentuk pandemi atau bencana sebagai force majeure dalam klausul kontrak.\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/yuklegal.com\/en\/pandemi-covid-19-benarkah-jadi-alasan-untuk-melanggar-kontrak\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Pandemi COVID-19: Benarkah Jadi Alasan Untuk Melanggar Kontrak? - Yuk Legal\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Pandemi dikategorikan force majeure apabila kedua belah pihak mencantumkan segala bentuk pandemi atau bencana sebagai force majeure dalam klausul kontrak.\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/yuklegal.com\/en\/pandemi-covid-19-benarkah-jadi-alasan-untuk-melanggar-kontrak\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Yuk Legal\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2021-12-04T04:34:24+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/yuklegal.com\/wp-content\/uploads\/2021\/12\/pexels-markus-spiske-3970332-scaled.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"2560\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"1706\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Siti Faridah\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Siti Faridah\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"4 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/yuklegal.com\/pandemi-covid-19-benarkah-jadi-alasan-untuk-melanggar-kontrak\/\",\"url\":\"https:\/\/yuklegal.com\/pandemi-covid-19-benarkah-jadi-alasan-untuk-melanggar-kontrak\/\",\"name\":\"Pandemi COVID-19: Benarkah Jadi Alasan Untuk Melanggar Kontrak? - Yuk Legal\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/yuklegal.com\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/yuklegal.com\/pandemi-covid-19-benarkah-jadi-alasan-untuk-melanggar-kontrak\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/yuklegal.com\/pandemi-covid-19-benarkah-jadi-alasan-untuk-melanggar-kontrak\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/yuklegal.com\/wp-content\/uploads\/2021\/12\/pexels-markus-spiske-3970332-scaled.jpg\",\"datePublished\":\"2021-12-04T04:34:24+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\/\/yuklegal.com\/#\/schema\/person\/f0eec04d980a6428725dc4f504509c09\"},\"description\":\"Pandemi dikategorikan force majeure apabila kedua belah pihak mencantumkan segala bentuk pandemi atau bencana sebagai force majeure dalam klausul kontrak.\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/yuklegal.com\/pandemi-covid-19-benarkah-jadi-alasan-untuk-melanggar-kontrak\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/yuklegal.com\/pandemi-covid-19-benarkah-jadi-alasan-untuk-melanggar-kontrak\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/yuklegal.com\/pandemi-covid-19-benarkah-jadi-alasan-untuk-melanggar-kontrak\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\/\/yuklegal.com\/wp-content\/uploads\/2021\/12\/pexels-markus-spiske-3970332-scaled.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\/\/yuklegal.com\/wp-content\/uploads\/2021\/12\/pexels-markus-spiske-3970332-scaled.jpg\",\"width\":1980,\"height\":1319,\"caption\":\"Ingin Mendirikan Perusahaan? YukLegal-in aja!\"},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/yuklegal.com\/pandemi-covid-19-benarkah-jadi-alasan-untuk-melanggar-kontrak\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/yuklegal.com\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Pandemi COVID-19: Benarkah Jadi Alasan Untuk Melanggar Kontrak?\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/yuklegal.com\/#website\",\"url\":\"https:\/\/yuklegal.com\/\",\"name\":\"Yuk Legal\",\"description\":\"\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/yuklegal.com\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/yuklegal.com\/#\/schema\/person\/f0eec04d980a6428725dc4f504509c09\",\"name\":\"Siti Faridah\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/yuklegal.com\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/57f51264c94de8b099b233fd4b2832086130d6f6fab8d6345855ed9f11f27bac?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/57f51264c94de8b099b233fd4b2832086130d6f6fab8d6345855ed9f11f27bac?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Siti Faridah\"},\"url\":\"https:\/\/yuklegal.com\/en\/author\/sitifaridah\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Pandemi COVID-19: Benarkah Jadi Alasan Untuk Melanggar Kontrak? - Yuk Legal","description":"Pandemi dikategorikan force majeure apabila kedua belah pihak mencantumkan segala bentuk pandemi atau bencana sebagai force majeure dalam klausul kontrak.","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/yuklegal.com\/en\/pandemi-covid-19-benarkah-jadi-alasan-untuk-melanggar-kontrak\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Pandemi COVID-19: Benarkah Jadi Alasan Untuk Melanggar Kontrak? - Yuk Legal","og_description":"Pandemi dikategorikan force majeure apabila kedua belah pihak mencantumkan segala bentuk pandemi atau bencana sebagai force majeure dalam klausul kontrak.","og_url":"https:\/\/yuklegal.com\/en\/pandemi-covid-19-benarkah-jadi-alasan-untuk-melanggar-kontrak\/","og_site_name":"Yuk Legal","article_published_time":"2021-12-04T04:34:24+00:00","og_image":[{"width":2560,"height":1706,"url":"https:\/\/yuklegal.com\/wp-content\/uploads\/2021\/12\/pexels-markus-spiske-3970332-scaled.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"Siti Faridah","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Written by":"Siti Faridah","Est. reading time":"4 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/yuklegal.com\/pandemi-covid-19-benarkah-jadi-alasan-untuk-melanggar-kontrak\/","url":"https:\/\/yuklegal.com\/pandemi-covid-19-benarkah-jadi-alasan-untuk-melanggar-kontrak\/","name":"Pandemi COVID-19: Benarkah Jadi Alasan Untuk Melanggar Kontrak? - Yuk Legal","isPartOf":{"@id":"https:\/\/yuklegal.com\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/yuklegal.com\/pandemi-covid-19-benarkah-jadi-alasan-untuk-melanggar-kontrak\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/yuklegal.com\/pandemi-covid-19-benarkah-jadi-alasan-untuk-melanggar-kontrak\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/yuklegal.com\/wp-content\/uploads\/2021\/12\/pexels-markus-spiske-3970332-scaled.jpg","datePublished":"2021-12-04T04:34:24+00:00","author":{"@id":"https:\/\/yuklegal.com\/#\/schema\/person\/f0eec04d980a6428725dc4f504509c09"},"description":"Pandemi dikategorikan force majeure apabila kedua belah pihak mencantumkan segala bentuk pandemi atau bencana sebagai force majeure dalam klausul kontrak.","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/yuklegal.com\/pandemi-covid-19-benarkah-jadi-alasan-untuk-melanggar-kontrak\/#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/yuklegal.com\/pandemi-covid-19-benarkah-jadi-alasan-untuk-melanggar-kontrak\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/yuklegal.com\/pandemi-covid-19-benarkah-jadi-alasan-untuk-melanggar-kontrak\/#primaryimage","url":"https:\/\/yuklegal.com\/wp-content\/uploads\/2021\/12\/pexels-markus-spiske-3970332-scaled.jpg","contentUrl":"https:\/\/yuklegal.com\/wp-content\/uploads\/2021\/12\/pexels-markus-spiske-3970332-scaled.jpg","width":1980,"height":1319,"caption":"Ingin Mendirikan Perusahaan? YukLegal-in aja!"},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/yuklegal.com\/pandemi-covid-19-benarkah-jadi-alasan-untuk-melanggar-kontrak\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/yuklegal.com\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Pandemi COVID-19: Benarkah Jadi Alasan Untuk Melanggar Kontrak?"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/yuklegal.com\/#website","url":"https:\/\/yuklegal.com\/","name":"Yuk Legal","description":"","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/yuklegal.com\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/yuklegal.com\/#\/schema\/person\/f0eec04d980a6428725dc4f504509c09","name":"Siti Faridah","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/yuklegal.com\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/57f51264c94de8b099b233fd4b2832086130d6f6fab8d6345855ed9f11f27bac?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/57f51264c94de8b099b233fd4b2832086130d6f6fab8d6345855ed9f11f27bac?s=96&d=mm&r=g","caption":"Siti Faridah"},"url":"https:\/\/yuklegal.com\/en\/author\/sitifaridah\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/yuklegal.com\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/3010","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/yuklegal.com\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/yuklegal.com\/en\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/yuklegal.com\/en\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/yuklegal.com\/en\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=3010"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/yuklegal.com\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/3010\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/yuklegal.com\/en\/wp-json\/wp\/v2\/media\/3011"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/yuklegal.com\/en\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=3010"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/yuklegal.com\/en\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=3010"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/yuklegal.com\/en\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=3010"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}