{"id":3018,"date":"2021-12-06T07:21:13","date_gmt":"2021-12-06T07:21:13","guid":{"rendered":"https:\/\/yuklegal.com\/?p=3018"},"modified":"2021-12-06T07:21:13","modified_gmt":"2021-12-06T07:21:13","slug":"prinsip-know-your-customer-dalam-perbankan-apa-sih-itu","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/yuklegal.com\/en\/prinsip-know-your-customer-dalam-perbankan-apa-sih-itu\/","title":{"rendered":"Prinsip Know Your Customer Dalam Perbankan: Apa Sih Itu?"},"content":{"rendered":"<p><span style=\"font-weight: 400\">Oleh: Chaira Machmudya Salsabila, S.H.<\/span><\/p>\n<p><b><i>\u201c<\/i><\/b><span style=\"font-weight: 400\">Know Your Customer <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">berfungsi untuk melaksanakan prinsip kehati-hatian dalam perbankan.<\/span><\/i><b><i>\u201d<\/i><\/b><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Sobat YukLegal, menurut seorang pakar hukum yang bernama Hikmahanto Juwana menjelaskan bahwa industri perbankan memiliki dua sifat khusus, yaitu sebagai subsistem industri jasa keuangan sekaligus industri yang sangat bertumpu pada kepercayaan masyarakat.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Oleh karena itu, sangat penting <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">nih <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\">bagi para pelaku industri perbankan untuk sangat berhati-hati dalam melaksanakan fungsinya dalam menjalankan dua sifat tersebut.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Maka dari itu, para pelaku industri perbankan memiliki prinsip yang bernama <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">Know Your Customer <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\">untuk mengidentifikasi para nasabah perbankan.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Prinsip ini bertujuan agar bank terhindar dari kerugian-kerugian yang diakibatkan oleh transaksi yang dilakukan oleh seorang nasabah. Kerugian tersebut dapat berupa transaksi-transaksi yang berkaitan dengan terorisme ataupun tindak pidana pencucian uang.<\/span><\/p>\n<p><i><span style=\"font-weight: 400\">Know Your Customer <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\">dapat berupa suatu kegiatan atau aktivitas dimana bank memeriksa perorangan nasabah maupun memeriksa transaksi yang dijalankan oleh nasabah tersebut. Lalu, seperti apa pengaturan dari kegiatan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">Know Your Customer <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\">ini? Simak penjelasan berikut.<\/span><\/p>\n<p><b><i>Know Your Customer <\/i><\/b><b>Dalam Hukum Indonesia<\/b><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Prinsip kehati-hatian dalam perbankan diatur dalam Undang-Undang Nomor 7 Tahun 1992 tentang Perbankan (\u201cUU No. 7\/1992\u201d), yang pada intinya berisi sebagai berikut:<\/span><\/p>\n<p><i><span style=\"font-weight: 400\">\u201cPerbankan Indonesia dalam melakukan usahanya berdasarkan demokrasi ekonomi dengan menggunakan prinsip kehati-hatian.\u201d<\/span><\/i><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Selanjutnya, prinsip pengenalan terhadap nasabah atau <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">Know Your Customer <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\">diatur dalam Peraturan Bank Indonesia Nomor 3\/10\/PBI\/2001 Tentang Penerapan Prinsip Mengenal Nasabah <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">(Know Your Customer Principles) <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\">(Peraturan BI No. 3-10-PBI 2001\u201d)<\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">.\u00a0<\/span><\/i><\/p>\n<p><b>Yang Wajib Diketahui Bank Saat Menerima Nasabah<\/b><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Dalam Peraturan BI No. 3-10-PBI 2001, khususnya dalam Pasal 4, sebelum melakukan hubungan usaha dengan nasabah, bank wajib meminta informasi mengenai hal-hal di bawah ini:<\/span><\/p>\n<ol>\n<li style=\"font-weight: 400\"><span style=\"font-weight: 400\">identitas calon Nasabah;<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400\"><span style=\"font-weight: 400\">maksud dan tujuan hubungan usaha yang akan dilakukan calon Nasabah dengan Bank;<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400\"><span style=\"font-weight: 400\">informasi lain yang memungkinkan Bank untuk dapat mengetahui profil calon Nasabah; dan<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400\"><span style=\"font-weight: 400\">identitas pihak lain, dalam hal calon Nasabah bertindak untuk dan atas nama pihak lain.<\/span><\/li>\n<\/ol>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Juga menurut pasal ini, identitas calon nasabah harus dibuktikan dengan keberadaan dokumen-dokumen pendukung. Wawancara dengan calon nasabah juga wajib dilakukan apabila merasa diperlukan.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Dokumen pendukung tadi bisa memuat informasi-informasi mengenai hal-hal berikut, menurut Pasal 5 huruf a Peraturan BI No. 3-10-PBI 2001:<\/span><\/p>\n<ol>\n<li style=\"font-weight: 400\"><span style=\"font-weight: 400\">Identitas Nasabah yang memuat:<\/span>\n<ol>\n<li style=\"font-weight: 400\"><span style=\"font-weight: 400\">nama;<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400\"><span style=\"font-weight: 400\">alamat tinggal tetap;<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400\"><span style=\"font-weight: 400\">tempat dan tanggal lahir;\u00a0 dan<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400\"><span style=\"font-weight: 400\">kewarganegaraan;<\/span><\/li>\n<\/ol>\n<\/li>\n<li style=\"font-weight: 400\"><span style=\"font-weight: 400\">Keterangan mengenai pekerjaan;<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400\"><span style=\"font-weight: 400\">Spesimen tanda tangan; dan<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400\"><span style=\"font-weight: 400\">Keterangan mengenai sumber dana dan tujuan penggunaan dana;<\/span><\/li>\n<\/ol>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Adapun bagi nasabah yang berbentuk perusahaan, dokumen-dokumen berikut diperlukan: <\/span> <span style=\"font-weight: 400\">\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">\u00a0A. Perusahaan yang tergolong Usaha Kecil,sekurang-kurangnya terdiri dari:<\/span><\/p>\n<ol>\n<li style=\"font-weight: 400\"><span style=\"font-weight: 400\">akta pendirian\/anggaran dasar bagi perusahaan yang bentuknya diatur dalam peraturan perundang-undangan yang berlaku;<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400\"><span style=\"font-weight: 400\">izin usaha atau izin lainnya dari instansi berwenang;<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400\"><span style=\"font-weight: 400\">nama, spesimen tanda-tangan dan kuasa kepada pihak-pihak yang ditunjuk mempunyai wewenang bertindak untuk dan atas nama perusahaan dalam melakukan hubungan usaha dengan Bank; dan<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400\"><span style=\"font-weight: 400\">\u00a0keterangan sumber dana dan tujuan penggunaan dana;<\/span><\/li>\n<\/ol>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">B. perusahaan yang tidak tergolong Usaha Kecil, sekurang-kurangnya terdiri dari:<\/span><\/p>\n<ol>\n<li style=\"font-weight: 400\"><span style=\"font-weight: 400\">akta pendirian\/anggaran dasar bagi perusahaan yang bentuknya diatur dalam peraturan perundang-undangan yang berlaku;<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400\"><span style=\"font-weight: 400\">izin usaha atau izin lainnya dari instansi yang berwenang;<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400\"><span style=\"font-weight: 400\">Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP) bagi Nasabah yang diwajibkan untuk memiliki NPWP sesuai dengan ketentuan yang berlaku;<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400\"><span style=\"font-weight: 400\">laporan keuangan dari perusahaan atau deskripsi kegiatan usaha perusahaan;<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400\"><span style=\"font-weight: 400\">struktur manajemen perusahaan;<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400\"><span style=\"font-weight: 400\">dokumen identitas pengurus yang berwenang mewakili perusahaan;<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400\"><span style=\"font-weight: 400\">nama, spesimen tanda-tangan dan kuasa kepada pihak-pihak yang ditunjuk mempunyai wewenang bertindak untuk dan atas nama perusahaan dalam melakukan hubungan usaha dengan Bank; dan<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400\"><span style=\"font-weight: 400\">keterangan sumber dana dan tujuan penggunaan dana.<\/span><\/li>\n<\/ol>\n<p><b>Kesimpulan<\/b><\/p>\n<p><i>Know Your Customer <\/i><span style=\"font-weight: 400\">merupakan sebuah bentuk upaya dari bank untuk menerapkan prinsip kehati-hatian yang diatur dalam UU Perbankan. Adapun upaya tersebut diterapkan dalam bentuk kegiatan mengenal nasabah melalui identitas dirinya maupun melacak transaksi-transaksi yang dilakukannya. KYC bisa diterapkan pada dua jenis nasabah, yaitu nasabah perorangan maupun perusahaan.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Demikian artikel singkat kami mengenai pelaksanaan prinsip <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">Know Your Customer <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\">dalam perbankan. Apabila Anda memiliki permasalahan hukum yang hendak dikonsultasikan, kami di <\/span><a href=\"https:\/\/yuklegal.com\/en\/\"><span style=\"font-weight: 400\">YukLegal<\/span><\/a><span style=\"font-weight: 400\"> punya solusinya!\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Dapatkan penawaran paket layanan menarik dengan memasukkan kode promosi <\/span><b>SALSA12<\/b><span style=\"font-weight: 400\">. <\/span><a href=\"https:\/\/yuklegal.com\/en\/\"><span style=\"font-weight: 400\">YukLegal<\/span><\/a><span style=\"font-weight: 400\">-in aja!<\/span><\/p>\n<p><b>Sumber:<\/b><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Undang-Undang No. 7 Tahun 1992 Tentang Perbankan.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Peraturan Bank Indonesia Nomor 3\/10\/PBI\/2001 Tentang Penerapan Prinsip Mengenal Nasabah <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">(Know Your Customer Principles).<\/span><\/i><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Pusat Pelaporan Dan Analisis Transaksi Keuangan. \u201cKYC sebagai Peran Perbankan dalam Pemberantasan TPPU\u201d. <\/span><a href=\"https:\/\/www.ppatk.go.id\/siaran_pers\/read\/968\/kyc-sebagai-peran-perbankan-dalam-pemberantasan-tppu.html\"><span style=\"font-weight: 400\">https:\/\/www.ppatk.go.id\/siaran_pers\/read\/968\/kyc-sebagai-peran-perbankan-dalam-pemberantasan-tppu.html<\/span><\/a><span style=\"font-weight: 400\">. Diakses pada 1 Desember 2021.<\/span><\/p>\n<p><strong>Editor: Siti Faridah, S.H.<\/strong><\/p>","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Oleh: Chaira Machmudya Salsabila, S.H. \u201cKnow Your Customer berfungsi untuk melaksanakan prinsip kehati-hatian dalam perbankan.\u201d Sobat YukLegal, menurut seorang pakar hukum yang bernama Hikmahanto Juwana menjelaskan bahwa industri perbankan memiliki dua sifat khusus, yaitu sebagai subsistem industri jasa keuangan sekaligus industri yang sangat bertumpu pada kepercayaan masyarakat. Oleh karena itu, sangat penting nih bagi para [&hellip;]<\/p>","protected":false},"author":2,"featured_media":3019,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[50],"tags":[449,447,448,446],"class_list":["post-3018","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-hukum-bisnis","tag-know-your-customer-adalah","tag-know-your-customer-dalam-perbankan","tag-prinsip-kehati-hatian-perbankan","tag-prinsip-know-your-customer"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v26.4 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Prinsip Know Your Customer Dalam Perbankan: Apa Sih Itu? - Yuk Legal<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Know Your Customer merupakan sebuah bentuk upaya dari bank untuk menerapkan prinsip kehati-hatian yang diatur dalam UU Perbankan.\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/yuklegal.com\/en\/prinsip-know-your-customer-dalam-perbankan-apa-sih-itu\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Prinsip Know Your Customer Dalam Perbankan: Apa Sih Itu? - Yuk Legal\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Know Your Customer merupakan sebuah bentuk upaya dari bank untuk menerapkan prinsip kehati-hatian yang diatur dalam UU Perbankan.\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/yuklegal.com\/en\/prinsip-know-your-customer-dalam-perbankan-apa-sih-itu\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Yuk Legal\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2021-12-06T07:21:13+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/yuklegal.com\/wp-content\/uploads\/2021\/12\/pexels-andrea-piacquadio-845451-scaled.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"2560\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"1707\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Siti Faridah\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Siti Faridah\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"3 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/yuklegal.com\/prinsip-know-your-customer-dalam-perbankan-apa-sih-itu\/\",\"url\":\"https:\/\/yuklegal.com\/prinsip-know-your-customer-dalam-perbankan-apa-sih-itu\/\",\"name\":\"Prinsip Know Your Customer Dalam Perbankan: Apa Sih Itu? - Yuk Legal\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/yuklegal.com\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/yuklegal.com\/prinsip-know-your-customer-dalam-perbankan-apa-sih-itu\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/yuklegal.com\/prinsip-know-your-customer-dalam-perbankan-apa-sih-itu\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/yuklegal.com\/wp-content\/uploads\/2021\/12\/pexels-andrea-piacquadio-845451-scaled.jpg\",\"datePublished\":\"2021-12-06T07:21:13+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\/\/yuklegal.com\/#\/schema\/person\/f0eec04d980a6428725dc4f504509c09\"},\"description\":\"Know Your Customer merupakan sebuah bentuk upaya dari bank untuk menerapkan prinsip kehati-hatian yang diatur dalam UU Perbankan.\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/yuklegal.com\/prinsip-know-your-customer-dalam-perbankan-apa-sih-itu\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/yuklegal.com\/prinsip-know-your-customer-dalam-perbankan-apa-sih-itu\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/yuklegal.com\/prinsip-know-your-customer-dalam-perbankan-apa-sih-itu\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\/\/yuklegal.com\/wp-content\/uploads\/2021\/12\/pexels-andrea-piacquadio-845451-scaled.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\/\/yuklegal.com\/wp-content\/uploads\/2021\/12\/pexels-andrea-piacquadio-845451-scaled.jpg\",\"width\":1980,\"height\":1320,\"caption\":\"Ingin mendirikan perusahaan? YukLegal-in aja!\"},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/yuklegal.com\/prinsip-know-your-customer-dalam-perbankan-apa-sih-itu\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/yuklegal.com\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Prinsip Know Your Customer Dalam Perbankan: Apa Sih Itu?\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/yuklegal.com\/#website\",\"url\":\"https:\/\/yuklegal.com\/\",\"name\":\"Yuk Legal\",\"description\":\"\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/yuklegal.com\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/yuklegal.com\/#\/schema\/person\/f0eec04d980a6428725dc4f504509c09\",\"name\":\"Siti Faridah\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/yuklegal.com\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/57f51264c94de8b099b233fd4b2832086130d6f6fab8d6345855ed9f11f27bac?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/57f51264c94de8b099b233fd4b2832086130d6f6fab8d6345855ed9f11f27bac?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Siti Faridah\"},\"url\":\"https:\/\/yuklegal.com\/en\/author\/sitifaridah\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Prinsip Know Your Customer Dalam Perbankan: Apa Sih Itu? - Yuk Legal","description":"Know Your Customer merupakan sebuah bentuk upaya dari bank untuk menerapkan prinsip kehati-hatian yang diatur dalam UU Perbankan.","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/yuklegal.com\/en\/prinsip-know-your-customer-dalam-perbankan-apa-sih-itu\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Prinsip Know Your Customer Dalam Perbankan: Apa Sih Itu? - Yuk Legal","og_description":"Know Your Customer merupakan sebuah bentuk upaya dari bank untuk menerapkan prinsip kehati-hatian yang diatur dalam UU Perbankan.","og_url":"https:\/\/yuklegal.com\/en\/prinsip-know-your-customer-dalam-perbankan-apa-sih-itu\/","og_site_name":"Yuk Legal","article_published_time":"2021-12-06T07:21:13+00:00","og_image":[{"width":2560,"height":1707,"url":"https:\/\/yuklegal.com\/wp-content\/uploads\/2021\/12\/pexels-andrea-piacquadio-845451-scaled.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"Siti Faridah","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Written by":"Siti Faridah","Est. reading time":"3 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/yuklegal.com\/prinsip-know-your-customer-dalam-perbankan-apa-sih-itu\/","url":"https:\/\/yuklegal.com\/prinsip-know-your-customer-dalam-perbankan-apa-sih-itu\/","name":"Prinsip Know Your Customer Dalam Perbankan: Apa Sih Itu? - Yuk Legal","isPartOf":{"@id":"https:\/\/yuklegal.com\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/yuklegal.com\/prinsip-know-your-customer-dalam-perbankan-apa-sih-itu\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/yuklegal.com\/prinsip-know-your-customer-dalam-perbankan-apa-sih-itu\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/yuklegal.com\/wp-content\/uploads\/2021\/12\/pexels-andrea-piacquadio-845451-scaled.jpg","datePublished":"2021-12-06T07:21:13+00:00","author":{"@id":"https:\/\/yuklegal.com\/#\/schema\/person\/f0eec04d980a6428725dc4f504509c09"},"description":"Know Your Customer merupakan sebuah bentuk upaya dari bank untuk menerapkan prinsip kehati-hatian yang diatur dalam UU Perbankan.","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/yuklegal.com\/prinsip-know-your-customer-dalam-perbankan-apa-sih-itu\/#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/yuklegal.com\/prinsip-know-your-customer-dalam-perbankan-apa-sih-itu\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/yuklegal.com\/prinsip-know-your-customer-dalam-perbankan-apa-sih-itu\/#primaryimage","url":"https:\/\/yuklegal.com\/wp-content\/uploads\/2021\/12\/pexels-andrea-piacquadio-845451-scaled.jpg","contentUrl":"https:\/\/yuklegal.com\/wp-content\/uploads\/2021\/12\/pexels-andrea-piacquadio-845451-scaled.jpg","width":1980,"height":1320,"caption":"Ingin mendirikan perusahaan? YukLegal-in aja!"},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/yuklegal.com\/prinsip-know-your-customer-dalam-perbankan-apa-sih-itu\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/yuklegal.com\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Prinsip Know Your Customer Dalam Perbankan: Apa Sih Itu?"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/yuklegal.com\/#website","url":"https:\/\/yuklegal.com\/","name":"Yuk Legal","description":"","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/yuklegal.com\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/yuklegal.com\/#\/schema\/person\/f0eec04d980a6428725dc4f504509c09","name":"Siti Faridah","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/yuklegal.com\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/57f51264c94de8b099b233fd4b2832086130d6f6fab8d6345855ed9f11f27bac?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/57f51264c94de8b099b233fd4b2832086130d6f6fab8d6345855ed9f11f27bac?s=96&d=mm&r=g","caption":"Siti Faridah"},"url":"https:\/\/yuklegal.com\/en\/author\/sitifaridah\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/yuklegal.com\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/3018","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/yuklegal.com\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/yuklegal.com\/en\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/yuklegal.com\/en\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/yuklegal.com\/en\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=3018"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/yuklegal.com\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/3018\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/yuklegal.com\/en\/wp-json\/wp\/v2\/media\/3019"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/yuklegal.com\/en\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=3018"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/yuklegal.com\/en\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=3018"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/yuklegal.com\/en\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=3018"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}