{"id":3047,"date":"2021-12-09T13:37:00","date_gmt":"2021-12-09T13:37:00","guid":{"rendered":"https:\/\/yuklegal.com\/?p=3047"},"modified":"2021-12-10T15:38:20","modified_gmt":"2021-12-10T15:38:20","slug":"perizinan-lingkungan-dalam-undang-undang-cipta-kerja","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/yuklegal.com\/en\/perizinan-lingkungan-dalam-undang-undang-cipta-kerja\/","title":{"rendered":"Perizinan Lingkungan dalam Undang-Undang Cipta Kerja Dikritisi? Simak Pembahasannya!"},"content":{"rendered":"<p><span style=\"font-weight: 400\">Oleh: Anastasia Retno<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Perizinan Lingkungan\u00a0 dalam Undang-Undang Cipta Kerja Dikritisi?<\/span><b>\u00a0<\/b><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Tahukah anda bahwa suatu rancangan peraturan perundang-undangan wajib memenuhi asas yang diatur pada Pasal 5 Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2011 tentang Peraturan Perundang-Undangan (UU P3):<\/span><\/p>\n<ol>\n<li style=\"font-weight: 400\"><span style=\"font-weight: 400\">Asas Kejelasan tujuan<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400\"><span style=\"font-weight: 400\">kelembagaan yang tepat<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400\"><span style=\"font-weight: 400\">kesesuaian antara jenis, hierarki dan materi muatan<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400\"><span style=\"font-weight: 400\">dapat dilaksanakan<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400\"><span style=\"font-weight: 400\">kedayagunaan dan kehasilgunaan<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400\"><span style=\"font-weight: 400\">kejelasan rumusan\u00a0<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400\"><span style=\"font-weight: 400\">keterbukaan<\/span><\/li>\n<\/ol>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Nah, berkaitan dengan hal tersebut, dikaitkan dengan berita tahun ini mengenai adanya Putusan Mahkamah Konstitusi <\/span><span style=\"font-weight: 400\">Nomor 91\/PUU-XVIII\/2020 yang menyatakan Undang-Undang Cipta Kerja yang melanggar ketentuan peraturan perundang-undangan dan dinilai inkonstitusional.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Undang-Undang Cipta Kerja\u00a0 telah melanggar baik prosedur formil maupun prosedur materil. Pelanggaran prosedur formil yang ditemukan yaitu adanya ketidaksesuaian penggunaan format baku peraturan perundang-undangan serta beberapa pelanggaran tahap yang telah diatur tidak sesuai dengan yang terjadi dilapangan (Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2011 tentang Peraturan Perundang-Undangan).\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Selengkapnya kalian bisa baca artikel dibawah ini ya!\u00a0<\/span><\/p>\n<p><b>Baca Juga: <\/b><a href=\"https:\/\/yuklegal.com\/en\/perizinan-berusaha-perusahaan-melalui-oss-risk-based-approach\/\"><b>Perizinan Berusaha Perusahaan Melalui OSS Risk Based Approach<\/b><\/a><b>.\u00a0<\/b><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Nah, a<\/span><span style=\"font-weight: 400\">da beberapa ketentuan mengenai perizinan lingkungan yang dikritisi oleh Para Pemohon pada Putusan Mahkama Konstitusi Nomor 91\/<\/span><span style=\"font-weight: 400\"> PUU-XVIII\/2020. <\/span><span style=\"font-weight: 400\">Yuk kita simak mengenai perubahan perizinan lingkungan yang menjadi perdebatan dalam putusan tersebut yaitu:<\/span><\/p>\n<h4><b>Sentralisasi Perizinan Berusaha Lingkungan<\/b><\/h4>\n<p><b>\u201c<\/b><i><span style=\"font-weight: 400\">Persetujuan Lingkungan menjadi prasyarat penerbitan Perizinan Berusaha atau Persetujuan Pemerintah\u201d <\/span><\/i><\/p>\n<p><i><span style=\"font-weight: 400\">\u2013 Pasal 3 Peraturan Pemerintah Nomor 22 Tahun 2021 tentang Penyelenggaraan Perlindungan dan Pengelolaan (PP No. 22\/2021).<\/span><\/i><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Yups, seperti yang telah kita ketahui substansi Undang-Undang Cipta Kerja memang memiliki tujuan konkrit yaitu untuk memudahkan masyarakat dalam melakukan perizinan usaha terutama bagi para pelaku bisnis UMKM.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Melalui Undang-Undang Cipta Kerja, Perizinan Berusaha menjadi semakin dimudahkan dengan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTST) dengan sistem elektronik terintegrasi Lembaga <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">Online Single Submission <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\">(OSS) <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">Risk Based Approach<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\"> (RBA).\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Namun OSS dilansir melalui beberapa media masih mengalami kendala, salah satunya yaitu masih adanya beberapa perizinan yang belum terintegrasi dengan OSS RBA. Hal ini juga menjadi sasaran bagi para pemohon di dalam Alasan Pokok Permohonan pada\u00a0 Putusan Mahkamah Konstitusi Nomor 91\/<\/span><span style=\"font-weight: 400\"> PUU-XVIII\/2020.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Maka dapat dikatakan pelaksanaan Undang-Undang Cipta Kerja ini masih belum memenuhi\u00a0 asas kejelasan tujuan sebab di dalam fakta konkrit masih terdapat hambatan pada Undang-Undang Cipta Kerja itu sendiri.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><b>Baca Juga:<\/b><a href=\"https:\/\/yuklegal.com\/en\/modal-yang-harus-disetor-pt-pma\/\"><b> Modal Yang Harus Disetor PMA: Cek Ketentuan Lengkapnya Disini!<\/b><\/a><b>\u00a0<\/b><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Hal ini tentu saja dapat menghambat proses perizinan termasuk perizinan berusaha yang berdampak pada lingkungan.<\/span><\/p>\n<h4><b>Pengawasan Publik terhadap Penyusunan Dokumen Amdal\u00a0\u00a0<\/b><\/h4>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Terdapat kontradiksi di dalam substansi Undang-Undang Cipta Kerja dan peraturan pelaksananya, yaitu perubahan \u201cPerlindungan dan Pengelolaan Lingkungan\u201d diubah menjadi \u201cPersetujuan Lingkungan\u201d. Persetujuan Lingkungan ini di dalam isi Putusan Mahkamah Konstitusi <\/span><span style=\"font-weight: 400\">Nomor 91\/PUU-XVIII\/2020 <\/span><span style=\"font-weight: 400\">dikhawatirkan mengurangi pengendalian terhadap pencemaran dan\/atau kerusakan lingkungan hidup.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Terutama bagi usaha yang memiliki dampak penting pada lingkungan hidup. Kategori kegiatan usaha diuraikan sebagai berikut:\u00a0<\/span><\/p>\n<ol>\n<li style=\"font-weight: 400\"><span style=\"font-weight: 400\">pengubahan bentuk lahan dan bentang alam<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400\"><span style=\"font-weight: 400\">eksploitasi sumber daya alam<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400\"><span style=\"font-weight: 400\">kegiatan dan proses yang menimbulkan pencemaran atau kerusakan pada lingkungan, konservasi sumber daya alam, dan\/atau perlindungan cagar budaya<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400\"><span style=\"font-weight: 400\">introduksi jenis tumbuh-tumbuhan<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400\"><span style=\"font-weight: 400\">pembuatan dan penggunaan bahan hayati dan nonhayati<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400\"><span style=\"font-weight: 400\">kegiatan yang mempengaruhi pertahanan Negara<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400\"><span style=\"font-weight: 400\">penerapan teknologi yang mempengaruhi lingkungan hidup<\/span><\/li>\n<\/ol>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Pada kategori di atas yang memerlukan dokumen Amdal, terdapat perubahan Undang-Undang Cipta Kerja dianggap mengurangi keterlibatan peran publik. Pengurangan peran publik\u00a0 dapat ditemukan pada pengaturan pasal 26 Undang-Undang Cipta Kerja yaitu:\u00a0<\/span><\/p>\n<p><i><span style=\"font-weight: 400\">Pertama<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\">, penghapusan hak masyarakat dalam mengajukan apabila terdapat keberatan terhadap dokumen amdal. Masyarakat terdiri atas Masyarakat adat dan pemerhati lingkungan hidup. Penghapusan hak masyarakat dibatasi \u00a0 dengan hanya pemberian pendapat, saran dan tanggapan pada proses penyusunan amdal di dalam\u00a0 PP No. 21\/2021.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Limitasi pengawasan publik di dalam Undang-Undang Cipta Kerja tentu saja menyimpangi dua asas yaitu pertama, <\/span><b>asas kejelasan tujuan<\/b><span style=\"font-weight: 400\"> (Pasal 5 huruf a UU P3), bahwa suatu ketentuan disusun untuk hak setiap individu atas jaminan dan perlindungan hukum sesuai Pasal 28 huruf d Undang-Undang Dasar Negara Indonesia 1945 (UUD NRI 1945)<\/span><\/p>\n<p><i><span style=\"font-weight: 400\">Kedua<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\">, limitasi pengawasan publik juga dinilai melanggar <\/span><b>asas keterbukaan<\/b><span style=\"font-weight: 400\">\u00a0 (Pasal 5 huruf g UU P3) terhadap masyarakat, dimana masyarakat tidak memiliki banyak kontrol terhadap penyusunan amdal pada lingkungan atau wilayahnya sendiri yang terkena dampak penting.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Dari ulasan di atas, tidak heran apabila Undang-Undang Ciptaker dinilai melakukan pelanggaran yang bersifat konstitusional.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Hal ini tentu saja menjadi catatan penting bagi kalian pelaku bisnis yang ingin melakukan usaha, Anda sangat wajib\u00a0 memperhatikan legalitas perizinan berusaha lingkungan. Apabila kalian ingin mengetahui lebih lanjut tentang informasi perizinan berusaha, kalian dapat <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">stay up to date<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\"> bersama <\/span><a href=\"https:\/\/yuklegal.com\/en\/\"><span style=\"font-weight: 400\">YukLegal<\/span><\/a><span style=\"font-weight: 400\">!\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Kalian juga dapat mengkonsultasikan masalah hukum kalian dengan mengakses laman <\/span><a href=\"https:\/\/yuklegal.com\/en\/\"><span style=\"font-weight: 400\">YukLegal!<\/span><\/a><span style=\"font-weight: 400\"> Dapatkan diskon menarik dengan menggunakan kode referensi <\/span><b>RETNO14 <\/b><span style=\"font-weight: 400\">dan temukan promo menarik lainnya!\u00a0<\/span><\/p>\n<p><b>Sumber:\u00a0<\/b><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Indonesia, R. (n.d.). <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">Undang-Undang Dasar 1945.<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\"> Jakarta: Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Indonesia, R. (2020). <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2020 tentang Cipta Kerja .<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\"> Jakarta: Menteri Hukum dan Hak Asasi Mansuia.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Indonesia, R. (2021). <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">Peraturan Pemerintah Nomor 22 Tahun 2021 tentang Penyelenggaraan Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup .<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\"> Jakarta: Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Indonesia. (2021). <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">Peraturan Menteri Lingkungan Hidup Nomor 4 Tahun 2021 tentang Daftar Usaha Dan\/Atau Kegiatan Yang Wajib Memiliki Analisis Mengenai Dampak Lingkungan Hidup, Upaya Pengelolaan Lingkungan Hidup Dan Upaya Pemantauan Lingkungan Hidup Atau Surat Pernyataan Kesa.<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\"> Jakarta: Menteri Lingkungan Hidup.<\/span><\/p>\n<p><strong>Editor: Siti Faridah, S.H.<\/strong><\/p>","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Oleh: Anastasia Retno Perizinan Lingkungan\u00a0 dalam Undang-Undang Cipta Kerja Dikritisi?\u00a0 Tahukah anda bahwa suatu rancangan peraturan perundang-undangan wajib memenuhi asas yang diatur pada Pasal 5 Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2011 tentang Peraturan Perundang-Undangan (UU P3): Asas Kejelasan tujuan kelembagaan yang tepat kesesuaian antara jenis, hierarki dan materi muatan dapat dilaksanakan kedayagunaan dan kehasilgunaan kejelasan rumusan\u00a0 [&hellip;]<\/p>","protected":false},"author":2,"featured_media":3051,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[25],"tags":[480,481,477,479,475,478,476],"class_list":["post-3047","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-uu-cipta-kerja","tag-asas-kejelasan-tujuan","tag-asas-keterbukaan","tag-pengurangan-pengawasan-publik-dalam-amdal-di-uu-cipta-kerja","tag-penyusunan-dokumen-amdal","tag-perizinan-lingkungan-undang-undang-cipta-kerja","tag-putusan-mk-undang-undang-cipta-kerja","tag-sentralisasi-perizinan-berusaha-lingkungan"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v26.4 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Perizinan Lingkungan dalam Undang-Undang Cipta Kerja Dikritisi? Simak Pembahasannya! - Yuk Legal<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Terdapat kontradiksi substansi UU Cipta Kerja dan peraturan pelaksananya terkait dengan \u201cPersetujuan Lingkungan\u201d.\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/yuklegal.com\/en\/perizinan-lingkungan-dalam-undang-undang-cipta-kerja\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Perizinan Lingkungan dalam Undang-Undang Cipta Kerja Dikritisi? Simak Pembahasannya! - Yuk Legal\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Terdapat kontradiksi substansi UU Cipta Kerja dan peraturan pelaksananya terkait dengan \u201cPersetujuan Lingkungan\u201d.\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/yuklegal.com\/en\/perizinan-lingkungan-dalam-undang-undang-cipta-kerja\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Yuk Legal\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2021-12-09T13:37:00+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2021-12-10T15:38:20+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/yuklegal.com\/wp-content\/uploads\/2021\/12\/pexels-kindel-media-8486896-scaled.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"2560\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"1920\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Siti Faridah\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Siti Faridah\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"4 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/yuklegal.com\/perizinan-lingkungan-dalam-undang-undang-cipta-kerja\/\",\"url\":\"https:\/\/yuklegal.com\/perizinan-lingkungan-dalam-undang-undang-cipta-kerja\/\",\"name\":\"Perizinan Lingkungan dalam Undang-Undang Cipta Kerja Dikritisi? Simak Pembahasannya! - Yuk Legal\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/yuklegal.com\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/yuklegal.com\/perizinan-lingkungan-dalam-undang-undang-cipta-kerja\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/yuklegal.com\/perizinan-lingkungan-dalam-undang-undang-cipta-kerja\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/yuklegal.com\/wp-content\/uploads\/2021\/12\/pexels-kindel-media-8486896-scaled.jpg\",\"datePublished\":\"2021-12-09T13:37:00+00:00\",\"dateModified\":\"2021-12-10T15:38:20+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\/\/yuklegal.com\/#\/schema\/person\/f0eec04d980a6428725dc4f504509c09\"},\"description\":\"Terdapat kontradiksi substansi UU Cipta Kerja dan peraturan pelaksananya terkait dengan \u201cPersetujuan Lingkungan\u201d.\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/yuklegal.com\/perizinan-lingkungan-dalam-undang-undang-cipta-kerja\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/yuklegal.com\/perizinan-lingkungan-dalam-undang-undang-cipta-kerja\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/yuklegal.com\/perizinan-lingkungan-dalam-undang-undang-cipta-kerja\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\/\/yuklegal.com\/wp-content\/uploads\/2021\/12\/pexels-kindel-media-8486896-scaled.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\/\/yuklegal.com\/wp-content\/uploads\/2021\/12\/pexels-kindel-media-8486896-scaled.jpg\",\"width\":1980,\"height\":1485,\"caption\":\"Ingin mengurus perizinan perusahaan? YukLegal-in aja!\"},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/yuklegal.com\/perizinan-lingkungan-dalam-undang-undang-cipta-kerja\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/yuklegal.com\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Perizinan Lingkungan dalam Undang-Undang Cipta Kerja Dikritisi? Simak Pembahasannya!\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/yuklegal.com\/#website\",\"url\":\"https:\/\/yuklegal.com\/\",\"name\":\"Yuk Legal\",\"description\":\"\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/yuklegal.com\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/yuklegal.com\/#\/schema\/person\/f0eec04d980a6428725dc4f504509c09\",\"name\":\"Siti Faridah\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/yuklegal.com\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/57f51264c94de8b099b233fd4b2832086130d6f6fab8d6345855ed9f11f27bac?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/57f51264c94de8b099b233fd4b2832086130d6f6fab8d6345855ed9f11f27bac?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Siti Faridah\"},\"url\":\"https:\/\/yuklegal.com\/en\/author\/sitifaridah\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Perizinan Lingkungan dalam Undang-Undang Cipta Kerja Dikritisi? Simak Pembahasannya! - Yuk Legal","description":"Terdapat kontradiksi substansi UU Cipta Kerja dan peraturan pelaksananya terkait dengan \u201cPersetujuan Lingkungan\u201d.","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/yuklegal.com\/en\/perizinan-lingkungan-dalam-undang-undang-cipta-kerja\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Perizinan Lingkungan dalam Undang-Undang Cipta Kerja Dikritisi? Simak Pembahasannya! - Yuk Legal","og_description":"Terdapat kontradiksi substansi UU Cipta Kerja dan peraturan pelaksananya terkait dengan \u201cPersetujuan Lingkungan\u201d.","og_url":"https:\/\/yuklegal.com\/en\/perizinan-lingkungan-dalam-undang-undang-cipta-kerja\/","og_site_name":"Yuk Legal","article_published_time":"2021-12-09T13:37:00+00:00","article_modified_time":"2021-12-10T15:38:20+00:00","og_image":[{"width":2560,"height":1920,"url":"https:\/\/yuklegal.com\/wp-content\/uploads\/2021\/12\/pexels-kindel-media-8486896-scaled.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"Siti Faridah","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Written by":"Siti Faridah","Est. reading time":"4 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/yuklegal.com\/perizinan-lingkungan-dalam-undang-undang-cipta-kerja\/","url":"https:\/\/yuklegal.com\/perizinan-lingkungan-dalam-undang-undang-cipta-kerja\/","name":"Perizinan Lingkungan dalam Undang-Undang Cipta Kerja Dikritisi? Simak Pembahasannya! - Yuk Legal","isPartOf":{"@id":"https:\/\/yuklegal.com\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/yuklegal.com\/perizinan-lingkungan-dalam-undang-undang-cipta-kerja\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/yuklegal.com\/perizinan-lingkungan-dalam-undang-undang-cipta-kerja\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/yuklegal.com\/wp-content\/uploads\/2021\/12\/pexels-kindel-media-8486896-scaled.jpg","datePublished":"2021-12-09T13:37:00+00:00","dateModified":"2021-12-10T15:38:20+00:00","author":{"@id":"https:\/\/yuklegal.com\/#\/schema\/person\/f0eec04d980a6428725dc4f504509c09"},"description":"Terdapat kontradiksi substansi UU Cipta Kerja dan peraturan pelaksananya terkait dengan \u201cPersetujuan Lingkungan\u201d.","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/yuklegal.com\/perizinan-lingkungan-dalam-undang-undang-cipta-kerja\/#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/yuklegal.com\/perizinan-lingkungan-dalam-undang-undang-cipta-kerja\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/yuklegal.com\/perizinan-lingkungan-dalam-undang-undang-cipta-kerja\/#primaryimage","url":"https:\/\/yuklegal.com\/wp-content\/uploads\/2021\/12\/pexels-kindel-media-8486896-scaled.jpg","contentUrl":"https:\/\/yuklegal.com\/wp-content\/uploads\/2021\/12\/pexels-kindel-media-8486896-scaled.jpg","width":1980,"height":1485,"caption":"Ingin mengurus perizinan perusahaan? YukLegal-in aja!"},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/yuklegal.com\/perizinan-lingkungan-dalam-undang-undang-cipta-kerja\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/yuklegal.com\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Perizinan Lingkungan dalam Undang-Undang Cipta Kerja Dikritisi? Simak Pembahasannya!"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/yuklegal.com\/#website","url":"https:\/\/yuklegal.com\/","name":"Yuk Legal","description":"","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/yuklegal.com\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/yuklegal.com\/#\/schema\/person\/f0eec04d980a6428725dc4f504509c09","name":"Siti Faridah","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/yuklegal.com\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/57f51264c94de8b099b233fd4b2832086130d6f6fab8d6345855ed9f11f27bac?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/57f51264c94de8b099b233fd4b2832086130d6f6fab8d6345855ed9f11f27bac?s=96&d=mm&r=g","caption":"Siti Faridah"},"url":"https:\/\/yuklegal.com\/en\/author\/sitifaridah\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/yuklegal.com\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/3047","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/yuklegal.com\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/yuklegal.com\/en\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/yuklegal.com\/en\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/yuklegal.com\/en\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=3047"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/yuklegal.com\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/3047\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/yuklegal.com\/en\/wp-json\/wp\/v2\/media\/3051"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/yuklegal.com\/en\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=3047"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/yuklegal.com\/en\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=3047"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/yuklegal.com\/en\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=3047"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}