{"id":3449,"date":"2022-03-07T06:48:51","date_gmt":"2022-03-07T06:48:51","guid":{"rendered":"https:\/\/yuklegal.com\/?p=3449"},"modified":"2022-03-07T06:48:51","modified_gmt":"2022-03-07T06:48:51","slug":"prosedur-pengajuan-kepailitan-di-pengadilan-niaga","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/yuklegal.com\/en\/prosedur-pengajuan-kepailitan-di-pengadilan-niaga\/","title":{"rendered":"Prosedur Pengajuan Kepailitan di Pengadilan Niaga"},"content":{"rendered":"<p><span style=\"font-weight: 400\">Oleh: Fatimatul Uluwiyah, S.H.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Halo sobat <\/span><a href=\"https:\/\/yuklegal.com\/en\/\"><span style=\"font-weight: 400\">YukLegal<\/span><\/a><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Istilah kepailitan dalam dunia bisnis sudah tidak asing lagi ditelinga kita, kepailitan ini terjadi akibat adanya fenomena dimana debitur tidak dapat membayar hutangnya kepada para kreditur saat sudah jatuh waktu tempo untuk membayarnya.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Sebelum perusahaan mendapat status pailit dari Pengadilan Niaga, terdapat prosedur yang harus dilakukan. Berikut penjelasan singkat seputar Pengadilan Niaga.<\/span><\/p>\n<h3><b>Pengadilan Niaga<\/b><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Dalam Undang-Undang Nomor 48 Tahun 2009 tentang Kekuasaan Kehakiman Pasal 27 menyebutkan bahwasanya terdapat Pengadilan khusus dalam sistem peradilan di Indonesia yang berfokus pada penanganan perkara berkaitan dengan\u00a0 pembuktian, verifikasi utang, <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">actio pauliana, <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\">penundaan utang, Hak Kekayaan Intelektual (HKI), dan sengketa Kepailitan yaitu Pengadilan Niaga.\u00a0<\/span><\/p>\n<blockquote><p><span style=\"font-weight: 400\">Pengadilan Niaga ini sebagai alternatif penyelesaian sengketa diluar badan arbitrase menggunakan Hukum Acara <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">Herziene Indonesisch Reglement\/ Rechtsreglement Buitengewesten<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\"> (HIR\/RBG) dalam proses pemeriksaannya.<\/span><\/p><\/blockquote>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Pengadilan Niaga di Indonesia memiliki kedudukan yang terbatas dan hanya ada 5 di Indonesia dan hanya terdapat di Kota besar saja, sepeti Medan, Jakarta, Makassar, Semarang, dan Surabaya. Hal ini dikarenakan dalam Pengadilan Niaga ini menggunakan sistem penanganan wilayah secara regional.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Dalam Pengadilan Niaga tidak dikenal upaya hukum berupa Banding, namun langsung kepada upaya hukum Kasasi.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Namun, dalam Undang-Undang Nomor 37 Tahun 2004 tentang Kepailitan dan Penundaan Kewajiban Pembayaran Utang terdapat upaya hukum tambahan yang bisa dilakukan dalam Pengadilan Niaga, yaitu upaya hukum Peninjauan Kembali (PK) yang diajukan dengan dasar:\u00a0<\/span><\/p>\n<ol>\n<li style=\"font-weight: 400\"><span style=\"font-weight: 400\">Ditemukannya bukti baru setelah putusan diucapkan oleh Hakim;<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400\"><span style=\"font-weight: 400\">Ditemukan kekeliruan nyata dalam putusan Hakim atau Hakim melakukan pelanggaran berat atas penerapan Hukum.<\/span><\/li>\n<\/ol>\n<p><b>Baca Juga: <\/b><a href=\"https:\/\/yuklegal.com\/en\/tag\/penundaan-kewajiban-pembayaran-utang\/\"><b>Penundaan Kewajiban Pembayaran Utang.<\/b><\/a><\/p>\n<h3><b>Prosedur Pengajuan Kepailitan Pada Pengadilan Niaga<\/b><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Undang-Undang Nomor 37 Tahun 2004 Tentang Kepailitan dan Penundaan Kewajiban Pembayaran Utang secara implisit menyebutkan terdapat\u00a0 prosedur permohonan yang diajukan dalam Pengadilan Niaga untuk mendapat status Pailit.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Prosedur permohonan pengajuan Pailit dalam Pengadilan Niaga yaitu:<\/span><\/p>\n<ol>\n<li style=\"font-weight: 400\"><span style=\"font-weight: 400\">Permohonan pernyataan Pailit diajukan kepada Ketua Pengadilan melalui Panitera (Pasal 6 ayat 2);<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400\"><span style=\"font-weight: 400\">Panitera menyampaikan permohonan pernyataan pailit kepada Ketua Pengadilan paling lambat 2 (dua) hari setelah tanggal permohonan didaftarkan. Dalam jangka waktu 3 (tiga) hari setelah tanggal permohonan didaftarkan, pengadilan menetapkan hari sidang (Pasal 6 ayat 4-5);<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400\"><span style=\"font-weight: 400\">Sidang pemeriksaan dilakukan dalam jangka waktu paling lambat 20 (dua puluh) hari setelah tanggal permohonan didaftarkan (Pasal 6);<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400\"><span style=\"font-weight: 400\">Atas permohonan Debitor dan berdasarkan alasan yang cukup setelah diumumkannya\u00a0 penetapan hari sidang Pengadilan dapat menunda penyelenggaraan sidang sampai dengan paling lambat 25 (dua puluh lima) hari setelah tanggal permohonan didaftarkan (Pasal 6 ayat 7);<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400\"><span style=\"font-weight: 400\">Pengadilan wajib memanggil Debitor jika permohonan pailit diajukan oleh Kreditor, Kejaksaan, Bank Indonesia, Badan Pengawas Pasar Modal atau Menteri Keuangan (Pasal 8);<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400\"><span style=\"font-weight: 400\">Pengadilan dapat memanggil Kreditur jika pernyataan pailit diajukan oleh Debitor dan terdapat keraguan bahwa persyaratan pailit telah terpenuhi (Pasal 8);<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400\"><span style=\"font-weight: 400\">Pemanggilan tersebut dilakukan oleh juru sita dengan surat kilat tercatat paling lama 7 hari sebelum persidangan pertama diselenggarakan (Pasal 8 ayat 2);<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400\"><span style=\"font-weight: 400\">Putusan Pengadilan atas permohonan pailit harus dikabulkan apabila terdapat fakta terbukti bahwa persyaratan pailit telah terpenuhi dan putusan tersebut harus diucapkan paling lambat 60 (enam puluh) hari setelah didaftarkan (Pasal 8);<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400\"><span style=\"font-weight: 400\">Putusan atas permohonan pernyataan pailit tersebut harus memuat secara lengkap pertimbangan hukum yang mendasari putusan tersebut berikut pendapat dari Majelis Hakim dan harus diucapkan dalam sidang yang terbuka untuk umum dan dapat dilaksanakan terlebih dahulu, sekalipun terhadap putusan tersebut ada upaya hukum (Pasal 8 ayat 7).<\/span><\/li>\n<\/ol>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Pengajuan permohonan pailit dalam Pengadilan Niaga ini harus diajukan oleh seorang Advokat sesuai aturan dalam Pasal 7 ayat (1) Undang-Undang Nomor 37 Tahun 2004 Tentang Kepailitan dan Penundaan Kewajiban Pembayaran Utang, kecuali dalam hal permohonan diajukan oleh Kejaksaan, Bank Indonesia, Badan Pengawas Pasar Modal, dan Menteri keuangan.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Proses pengajuan kepailitan memiliki rentang waktu yang terhitung sangat singkat yaitu tidak lebih dari 60 hari, Undang-Undang Nomor 37 Tahun 2004 tentang Kepailitan dan Penundaan Kewajiban Pembayaran Utang tidak menentukan pemberian sanksi apabila proses pengajuan kepailitan lebih lama jangka waktunya dari yang ditetapkan.<\/span><\/p>\n<p><b>Baca juga: <\/b><a href=\"https:\/\/yuklegal.com\/en\/pailit-yuk-lebih-jauh-pahami-tentang-perusahaan-pailit\/\"><b>Pailit: Yuk Lebih Jauh Pahami tentang Perusahaan Pailit<\/b><\/a><b>.<\/b><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Sedangkan untuk prosedur upaya hukum setelah putusan Pengadilan Niaga dijatuhkan diatur dalam Pasal 11 &#8211; 14 yaitu upaya hukum kasasi ke Mahkamah Agung, yang diajukan paling lambat 8 (delapan) hari setelah putusan dari Pengadilan Niaga diucapkan (Pasal 11 ayat 2), kemudian Mahkamah Agung menetapkan hari sidang paling lambat 2 (dua) hari setelah permohonan kasasi diterima (Pasal 13 ayat 1), sidang permohonan kasasi dilakukan paling lambat 20 (dua puluh) hari setelah tanggal diterimanya permohonan kasasi (Pasal 13 ayat 2).\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Dalam upaya hukum kasasi ini harus diucapkan paling lambat 60 (enam puluh) hari setelah tanggal permohonan didaftarkan (Pasal 13 ayat 3), untuk itu waktu yang diperlukan sama singkatnya dengan proses hukum dalam Pengadilan Niaga.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Semoga dari uraian diatas dapat memberi manfaat bagi sobat <\/span><a href=\"https:\/\/yuklegal.com\/en\/\"><span style=\"font-weight: 400\">YukLegal<\/span><\/a><span style=\"font-weight: 400\">. Apabila ada pertanyaan atau membutuhkan informasi seputar penutupan perusahaan, hukum bisnis, dan lainnya,dapat segera menghubungi kami di <\/span><a href=\"https:\/\/yuklegal.com\/en\/kontak\/\"><span style=\"font-weight: 400\">Kontak &#8211; Yuk Legal<\/span><\/a><span style=\"font-weight: 400\">!<\/span><\/p>\n<p><b>Sumber:<\/b><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Undang-Undang Nomor 37 Tahun 2004 tentang Kepailitan dan Penundaan Kewajiban Pembayaran Utang.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Shintia A. G. Gijoh, \u201c<\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">Tinjauan Hukum Terhadap Undang-Undang Nomor 37 Tahun 2004 Dalam Pengajuan Kepailitan Pada Perseroan Terbatas<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\">\u201d, <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">Lex Et Societatis<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\">, Vol. III\/No. 8\/Sep \/2015, Hlm. 45-53.<\/span><\/p>\n<p><strong>Sumber Gambar:<\/strong><\/p>\n<p>unsplash.com<\/p>\n<p><strong>Editor: Siti Faridah, S.H.<\/strong><\/p>","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Oleh: Fatimatul Uluwiyah, S.H. Halo sobat YukLegal Istilah kepailitan dalam dunia bisnis sudah tidak asing lagi ditelinga kita, kepailitan ini terjadi akibat adanya fenomena dimana debitur tidak dapat membayar hutangnya kepada para kreditur saat sudah jatuh waktu tempo untuk membayarnya.\u00a0 Sebelum perusahaan mendapat status pailit dari Pengadilan Niaga, terdapat prosedur yang harus dilakukan. Berikut penjelasan [&hellip;]<\/p>","protected":false},"author":2,"featured_media":3450,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[50,41],"tags":[1080,1079],"class_list":["post-3449","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-hukum-bisnis","category-penutupan-perusahaan","tag-pengadilan-niaga-adalah","tag-prosedur-pengajuan-kepailitan-di-pengadilan-niaga"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v26.4 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Prosedur Pengajuan Kepailitan di Pengadilan Niaga - Yuk Legal<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Pengadilan Niaga di Indonesia memiliki kedudukan yang terbatas dan hanya ada 5 di Indonesia (Medan, Jakarta, Makassar, Semarang, dan Surabaya).\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/yuklegal.com\/en\/prosedur-pengajuan-kepailitan-di-pengadilan-niaga\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Prosedur Pengajuan Kepailitan di Pengadilan Niaga - Yuk Legal\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Pengadilan Niaga di Indonesia memiliki kedudukan yang terbatas dan hanya ada 5 di Indonesia (Medan, Jakarta, Makassar, Semarang, dan Surabaya).\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/yuklegal.com\/en\/prosedur-pengajuan-kepailitan-di-pengadilan-niaga\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Yuk Legal\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2022-03-07T06:48:51+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/yuklegal.com\/wp-content\/uploads\/2022\/03\/bruno-kelzer-LvySG1hvuzI-unsplash-scaled.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"1980\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"1114\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Siti Faridah\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Siti Faridah\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"4 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/yuklegal.com\/prosedur-pengajuan-kepailitan-di-pengadilan-niaga\/\",\"url\":\"https:\/\/yuklegal.com\/prosedur-pengajuan-kepailitan-di-pengadilan-niaga\/\",\"name\":\"Prosedur Pengajuan Kepailitan di Pengadilan Niaga - Yuk Legal\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/yuklegal.com\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/yuklegal.com\/prosedur-pengajuan-kepailitan-di-pengadilan-niaga\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/yuklegal.com\/prosedur-pengajuan-kepailitan-di-pengadilan-niaga\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/yuklegal.com\/wp-content\/uploads\/2022\/03\/bruno-kelzer-LvySG1hvuzI-unsplash-scaled.jpg\",\"datePublished\":\"2022-03-07T06:48:51+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\/\/yuklegal.com\/#\/schema\/person\/f0eec04d980a6428725dc4f504509c09\"},\"description\":\"Pengadilan Niaga di Indonesia memiliki kedudukan yang terbatas dan hanya ada 5 di Indonesia (Medan, Jakarta, Makassar, Semarang, dan Surabaya).\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/yuklegal.com\/prosedur-pengajuan-kepailitan-di-pengadilan-niaga\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/yuklegal.com\/prosedur-pengajuan-kepailitan-di-pengadilan-niaga\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/yuklegal.com\/prosedur-pengajuan-kepailitan-di-pengadilan-niaga\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\/\/yuklegal.com\/wp-content\/uploads\/2022\/03\/bruno-kelzer-LvySG1hvuzI-unsplash-scaled.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\/\/yuklegal.com\/wp-content\/uploads\/2022\/03\/bruno-kelzer-LvySG1hvuzI-unsplash-scaled.jpg\",\"width\":1980,\"height\":1114,\"caption\":\"Prosedur Pengajuan Kepailitan di Pengadilan Niaga\"},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/yuklegal.com\/prosedur-pengajuan-kepailitan-di-pengadilan-niaga\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/yuklegal.com\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Prosedur Pengajuan Kepailitan di Pengadilan Niaga\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/yuklegal.com\/#website\",\"url\":\"https:\/\/yuklegal.com\/\",\"name\":\"Yuk Legal\",\"description\":\"\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/yuklegal.com\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/yuklegal.com\/#\/schema\/person\/f0eec04d980a6428725dc4f504509c09\",\"name\":\"Siti Faridah\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/yuklegal.com\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/57f51264c94de8b099b233fd4b2832086130d6f6fab8d6345855ed9f11f27bac?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/57f51264c94de8b099b233fd4b2832086130d6f6fab8d6345855ed9f11f27bac?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Siti Faridah\"},\"url\":\"https:\/\/yuklegal.com\/en\/author\/sitifaridah\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Prosedur Pengajuan Kepailitan di Pengadilan Niaga - Yuk Legal","description":"Pengadilan Niaga di Indonesia memiliki kedudukan yang terbatas dan hanya ada 5 di Indonesia (Medan, Jakarta, Makassar, Semarang, dan Surabaya).","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/yuklegal.com\/en\/prosedur-pengajuan-kepailitan-di-pengadilan-niaga\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Prosedur Pengajuan Kepailitan di Pengadilan Niaga - Yuk Legal","og_description":"Pengadilan Niaga di Indonesia memiliki kedudukan yang terbatas dan hanya ada 5 di Indonesia (Medan, Jakarta, Makassar, Semarang, dan Surabaya).","og_url":"https:\/\/yuklegal.com\/en\/prosedur-pengajuan-kepailitan-di-pengadilan-niaga\/","og_site_name":"Yuk Legal","article_published_time":"2022-03-07T06:48:51+00:00","og_image":[{"width":1980,"height":1114,"url":"https:\/\/yuklegal.com\/wp-content\/uploads\/2022\/03\/bruno-kelzer-LvySG1hvuzI-unsplash-scaled.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"Siti Faridah","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Written by":"Siti Faridah","Est. reading time":"4 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/yuklegal.com\/prosedur-pengajuan-kepailitan-di-pengadilan-niaga\/","url":"https:\/\/yuklegal.com\/prosedur-pengajuan-kepailitan-di-pengadilan-niaga\/","name":"Prosedur Pengajuan Kepailitan di Pengadilan Niaga - Yuk Legal","isPartOf":{"@id":"https:\/\/yuklegal.com\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/yuklegal.com\/prosedur-pengajuan-kepailitan-di-pengadilan-niaga\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/yuklegal.com\/prosedur-pengajuan-kepailitan-di-pengadilan-niaga\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/yuklegal.com\/wp-content\/uploads\/2022\/03\/bruno-kelzer-LvySG1hvuzI-unsplash-scaled.jpg","datePublished":"2022-03-07T06:48:51+00:00","author":{"@id":"https:\/\/yuklegal.com\/#\/schema\/person\/f0eec04d980a6428725dc4f504509c09"},"description":"Pengadilan Niaga di Indonesia memiliki kedudukan yang terbatas dan hanya ada 5 di Indonesia (Medan, Jakarta, Makassar, Semarang, dan Surabaya).","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/yuklegal.com\/prosedur-pengajuan-kepailitan-di-pengadilan-niaga\/#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/yuklegal.com\/prosedur-pengajuan-kepailitan-di-pengadilan-niaga\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/yuklegal.com\/prosedur-pengajuan-kepailitan-di-pengadilan-niaga\/#primaryimage","url":"https:\/\/yuklegal.com\/wp-content\/uploads\/2022\/03\/bruno-kelzer-LvySG1hvuzI-unsplash-scaled.jpg","contentUrl":"https:\/\/yuklegal.com\/wp-content\/uploads\/2022\/03\/bruno-kelzer-LvySG1hvuzI-unsplash-scaled.jpg","width":1980,"height":1114,"caption":"Prosedur Pengajuan Kepailitan di Pengadilan Niaga"},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/yuklegal.com\/prosedur-pengajuan-kepailitan-di-pengadilan-niaga\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/yuklegal.com\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Prosedur Pengajuan Kepailitan di Pengadilan Niaga"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/yuklegal.com\/#website","url":"https:\/\/yuklegal.com\/","name":"Yuk Legal","description":"","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/yuklegal.com\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/yuklegal.com\/#\/schema\/person\/f0eec04d980a6428725dc4f504509c09","name":"Siti Faridah","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/yuklegal.com\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/57f51264c94de8b099b233fd4b2832086130d6f6fab8d6345855ed9f11f27bac?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/57f51264c94de8b099b233fd4b2832086130d6f6fab8d6345855ed9f11f27bac?s=96&d=mm&r=g","caption":"Siti Faridah"},"url":"https:\/\/yuklegal.com\/en\/author\/sitifaridah\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/yuklegal.com\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/3449","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/yuklegal.com\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/yuklegal.com\/en\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/yuklegal.com\/en\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/yuklegal.com\/en\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=3449"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/yuklegal.com\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/3449\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/yuklegal.com\/en\/wp-json\/wp\/v2\/media\/3450"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/yuklegal.com\/en\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=3449"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/yuklegal.com\/en\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=3449"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/yuklegal.com\/en\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=3449"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}