{"id":3512,"date":"2022-03-25T08:29:08","date_gmt":"2022-03-25T08:29:08","guid":{"rendered":"https:\/\/yuklegal.com\/?p=3512"},"modified":"2022-03-25T08:29:08","modified_gmt":"2022-03-25T08:29:08","slug":"asas-dan-tujuan-penanaman-modal-menurut-undang-undang","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/yuklegal.com\/en\/asas-dan-tujuan-penanaman-modal-menurut-undang-undang\/","title":{"rendered":"Asas dan Tujuan Penanaman Modal Menurut Undang-Undang"},"content":{"rendered":"<p><span style=\"font-weight: 400\">Oleh: Miftakhul Ihwan.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Halo sobat <\/span><a href=\"https:\/\/yuklegal.com\/en\/\"><span style=\"font-weight: 400\">YukLegal<\/span><\/a><span style=\"font-weight: 400\">!<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Lahirnya Undang-Undang Nomor 25 Tahun 2007 Tentang Penanaman Modal menunjukkan ciri khas tersendiri yaitu dengan sejumlah asas yang menjiwai norma dan upaya untuk menangkap nilai-nilai yang hidup dalam tatanan pergaulan masyarakat baik di tingkat nasional maupun internasional.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Artinya, keikutsertaan Indonesia dalam berbagai forum internasional, maka berbagai nilai yang dianggap telah menjadi norma universal diakomodasikan ke dalam hukum nasional.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Menjadi suatu hal yang cukup penting untuk dipahami oleh para investor dalam memahami asas penanaman modal sebagai wujud dasar dalam melakukan penanaman modal dan perlu juga mengetahui tujuan dari penanaman modal itu sendiri.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Untuk lebih jelasnya akan penulis paparkan dalam ulasan artikel berikut ini!<\/span><\/p>\n<h3><b>Pengertian Penanaman Modal<\/b><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Penanaman modal adalah segala bentuk kegiatan menanam modal, baik oleh penanam modal dalam negeri maupun penanaman modal asing untuk melakukan usaha di wilayah Negara Republik Indonesia.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Jika kita perhatikan dari pengertian penanaman modal maka modal merupakan apa yang ditanam (aset) dalam kegiatan penanaman modal oleh pihak penanam modal. Apa yang ditanam dapat berupa uang atau bentuk lain selain uang yang memiliki nilai ekonomis.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Jika uang atau bentuk lain selain uang yang ditanam tersebut tidak memiliki nilai ekonomis maka ia tidak dapat dikategorikan sebagai modal atau aset.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Penanaman modal terbagi dalam dua kategori yaitu Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) dan Penanaman Modal Asing (PMA).<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Lebih lanjut, Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) adalah perseorangan Warga Negara Indonesia (WNI), badan usaha Indonesia, Negara Republik Indonesia, atau daerah yang melakukan penanaman modal di wilayah negara Republik Indonesia. Mengenai penanaman modal dalam negeri tentunya yang menjadi poin pentingnya adalah subjek dari hukum itu sendiri yaitu orang yang menanamkan modalnya adalah berkewarganegaraan indonesia.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Sedangkan Penanaman Modal Asing (PMA) adalah perseorangan Warga Negara Asing (WNA), badan usaha asing, dan\/atau pemerintah asing yang melakukan penanaman modal di wilayah negara Republik Indonesia.<\/span><\/p>\n<p><b>Baca Juga: <\/b><a href=\"https:\/\/yuklegal.com\/en\/pengaturan-izin-perusahaan-penanaman-modal-di-indonesia-2\/\"><b>Pengaturan Izin Perusahaan Penanaman Modal Di Indonesia<\/b><\/a><b>.<\/b><\/p>\n<h3><b>Asas-Asas Penanaman Modal<\/b><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Asas hukum merupakan pikiran dasar yang bersifat umum dan mendasari peraturan atau yang terdapat di dalam atau di belakang peraturan hukum konkrit.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Oleh karena itu menjadi suatu hal yang cukup penting dalam memahami suatu asas dalam penanaman modal. Di dalam asas hukum tidak dikenal tingkatan atau hirarki, seperti pada peraturan hukum konkrit atau peraturan perundang-undangan.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Dengan demikian tidak ada asas hukum yang kedudukannya lebih tinggi dari asas hukum yang lain. Oleh karena itu asas hukum tidak mengenal konflik, seperti pada norma hukum yang mengenal konflik norma.\u00a0<\/span><span style=\"font-weight: 400\">Konflik norma juga dapat diartikan ketidakselarasan antara norma yang lebih tinggi dengan yang lebih rendah.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Suatu asas hukum, meski berbeda atau bahkan bertentangan namun keduanya dapat tetap eksis dan hidup berdampingan, tanpa mengalahkan atau meniadakan yang lain.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Bahkan suatu asas hukum yang berbeda atau bertentangan tidak dapat dipisahkan akan tetapi saling membutuhkan satu sama lain yang merupakan suatu antinomi. Misalnya asas pacta <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">sunt servanda <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\">dan asas <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">freedom<\/span><\/i> <i><span style=\"font-weight: 400\">of contract<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\">; atau asas <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">keadilan <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\">dan asas <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">legalitas<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\">.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Asas-asas hukum penanaman modal terkandung dalam Pasal 3 Ayat (1) Undang-Undang Nomor 25 Tahun 2007 Tentang Penanaman Modal beserta\u00a0 penjelasannya adalah sebagai berikut:<\/span><\/p>\n<ol>\n<li style=\"font-weight: 400\"><span style=\"font-weight: 400\">Asas kepastian hukum, yaitu asas dalam negara hukum yang meletakkan hukum dan ketentuan peraturan perundang-undangan sebagai dasar dalam setiap kebijakan dan tindakan dalam bidang penanaman modal;<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400\"><span style=\"font-weight: 400\">Asas keterbukaan, yaitu asas yang terbuka terhadap hak masyarakat untuk memperoleh informasi yang benar, jujur, dan tidak diskriminatif tentang kegiatan penanaman modal;<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400\"><span style=\"font-weight: 400\">Asas akuntabilitas, yaitu asas yang menentukan bahwa setiap kegiatan dan hasil akhir dari penyelenggaraan penanaman modal harus dipertanggungjawabkan kepada masyarakat;<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400\"><span style=\"font-weight: 400\">Asas perlakuan yang sama dan tidak membedakan asal Negara, yaitu asas perlakuan pelayanan non diskriminasi berdasarkan ketentuan peraturan perundang-undangan, baik antara penanam modal dalam negeri dan penanam modal asing maupun antara penanam modal dari suatu negara asing dan penanam modal dari negara asing lainnya;<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400\"><span style=\"font-weight: 400\">Asas kebersamaan, yaitu asas yang mendorong peran seluruh penanam modal secara bersama-sama dalam kegiatan usahanya untuk mewujudkan kesejahteraan rakyat;<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400\"><span style=\"font-weight: 400\">Asas efisiensi berkeadilan, yaitu asas yang mendasari pelaksanaan penanaman modal dengan mengedepankan efisiensi berkeadilan dalam usaha untuk mewujudkan iklim usaha yang adil, kondusif, dan berdaya saing;<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400\"><span style=\"font-weight: 400\">Asas berkelanjutan, yaitu asas yang terencana mengupayakan berjalannya proses pembangunan melalui penanaman modal untuk menjamin kesejahteraan dan kemajuan dalam segala aspek kehidupan, baik untuk masa kini maupun yang akan datang;<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400\"><span style=\"font-weight: 400\">Asas berwawasan lingkungan, yaitu asas penanaman modal yang dilakukan dengan tetap memperhatikan dan mengutamakan perlindungan dan pemeliharaan lingkungan hidup;<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400\"><span style=\"font-weight: 400\">Asas kemandirian, yaitu asas penanaman modal yang dilakukan dengan tetap mengedepankan potensi bangsa dan negara dengan tidak menutup diri pada masuknya modal asing demi terwujudnya pertumbuhan ekonomi; dan<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400\"><span style=\"font-weight: 400\">Asas keseimbangan kemajuan dan kesatuan ekonomi nasional, yaitu asas yang berupaya menjaga keseimbangan kemajuan ekonomi wilayah dalam sekatuan ekonomi nasional.<\/span><\/li>\n<\/ol>\n<p><b>Baca Juga: <\/b><a href=\"https:\/\/yuklegal.com\/en\/hak-dan-kewajiban-dalam-penanaman-modal-asing\/\"><b>Hak dan Kewajiban dalam penanaman modal asing: simak ulasan lengkapnya disini!<\/b><\/a><\/p>\n<h3><b>Tujuan Penyelenggaraan Penanaman Modal<\/b><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Adapun tujuan diselenggarakannya penanaman modal terdapat dalam Pasal 3 Ayat (2) Undang-Undang Nomor 25 Tahun 2007 Tentang Penanaman Modal yang terdiri dari:<\/span><\/p>\n<ol>\n<li style=\"font-weight: 400\"><span style=\"font-weight: 400\">Meningkatkan pertumbuhan ekonomi nasional;<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400\"><span style=\"font-weight: 400\">Menciptakan lapangan kerja;<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400\"><span style=\"font-weight: 400\">Meningkatkan pembangunan ekonomi berkelanjutan;<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400\"><span style=\"font-weight: 400\">Meningkatkan kemampuan daya saing dunia usaha nasional;<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400\"><span style=\"font-weight: 400\">Meningkatkan kapasitas dan kemampuan teknologi nasional;<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400\"><span style=\"font-weight: 400\">Mendorong pengembangan ekonomi kerakyatan;<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400\"><span style=\"font-weight: 400\">Mengolah ekonomi potensial menjadi kekuatan ekonomi riil dengan menggunakan dana yang berasal, baik dari dalam negeri maupun dari luar negeri; dan<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400\"><span style=\"font-weight: 400\">Meningkatkan kesejahteraan masyarakat.<\/span><\/li>\n<\/ol>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Mencermati tujuan diselenggarakannya penanaman modal sebagaimana yang dijabarkan dalam\u00a0 Pasal 3 ayat (2) diatas, nampak bahwa pembentuk undang-undang telah menggariskan suatu kebijakan jangka panjang yang harus diperhatikan oleh berbagai pihak yang terkait dengan dunia investasi. Tujuan yang hendak dicapai menjabarkan secara limitatif.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Nah, itulah penjelasan singkat mengenai \u201c<\/span><b>Yuk Kenali! Asas dan Tujuan Penanaman Modal Menurut Undang-Undang<\/b><span style=\"font-weight: 400\">\u201d.<\/span><b>\u00a0<\/b><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Apabila ada pertanyaan atau membutuhkan informasi seputar kegiatan penanaman modal, hukum bisnis, dan lainnya. Sobat <\/span><a href=\"https:\/\/yuklegal.com\/en\/\"><span style=\"font-weight: 400\">YukLegal<\/span><\/a><span style=\"font-weight: 400\"> dapat menghubungi kami di kontak kami di <\/span><a href=\"https:\/\/yuklegal.com\/en\/\"><span style=\"font-weight: 400\">YukLegal.com<\/span><\/a> <span style=\"font-weight: 400\">kami memiliki konsultan hukum terbaik dan terpercaya di Indonesia. Yuk konsultasikan permasalahan hukum kamu sekarang juga!<\/span><\/p>\n<p><b>Sumber<\/b><span style=\"font-weight: 400\"> :\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Undang-Undang Nomor 25 Tahun 2007 Tentang Penanaman Modal.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">M. Khoidin. 2019. <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">Hukum Penanaman Modal (Suatu Pengantar)<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\">. LaksBang Yustisia: Yogyakarta.<\/span><\/p>\n<p><strong>Sumber Gambar:<\/strong><\/p>\n<p>unsplash.com<\/p>\n<p><strong>Editor: Siti Faridah, S.H.<\/strong><\/p>","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Oleh: Miftakhul Ihwan. Halo sobat YukLegal! Lahirnya Undang-Undang Nomor 25 Tahun 2007 Tentang Penanaman Modal menunjukkan ciri khas tersendiri yaitu dengan sejumlah asas yang menjiwai norma dan upaya untuk menangkap nilai-nilai yang hidup dalam tatanan pergaulan masyarakat baik di tingkat nasional maupun internasional.\u00a0 Artinya, keikutsertaan Indonesia dalam berbagai forum internasional, maka berbagai nilai yang dianggap [&hellip;]<\/p>","protected":false},"author":2,"featured_media":3513,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[34],"tags":[1159,1161,1160,1162],"class_list":["post-3512","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-penanaman-modal-asing","tag-asas-dan-tujuan-penanaman-modal-menurut-undang-undang","tag-asas-asas-penanaman-modal","tag-pengertian-penanaman-modal","tag-tujuan-penyelenggaraan-penanaman-modal"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v26.4 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Asas dan Tujuan Penanaman Modal Menurut Undang-Undang - Yuk Legal<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Asas-asas hukum penanaman modal terkandung dalam Pasal 3 Ayat (1) Undang-Undang Nomor 25 Tahun 2007 Tentang Penanaman Modal.\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/yuklegal.com\/en\/asas-dan-tujuan-penanaman-modal-menurut-undang-undang\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Asas dan Tujuan Penanaman Modal Menurut Undang-Undang - Yuk Legal\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Asas-asas hukum penanaman modal terkandung dalam Pasal 3 Ayat (1) Undang-Undang Nomor 25 Tahun 2007 Tentang Penanaman Modal.\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/yuklegal.com\/en\/asas-dan-tujuan-penanaman-modal-menurut-undang-undang\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Yuk Legal\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2022-03-25T08:29:08+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/yuklegal.com\/wp-content\/uploads\/2022\/03\/israel-andrade-YI_9SivVt_s-unsplash-1-scaled.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"1980\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"1320\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Siti Faridah\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Siti Faridah\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"5 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/yuklegal.com\/asas-dan-tujuan-penanaman-modal-menurut-undang-undang\/\",\"url\":\"https:\/\/yuklegal.com\/asas-dan-tujuan-penanaman-modal-menurut-undang-undang\/\",\"name\":\"Asas dan Tujuan Penanaman Modal Menurut Undang-Undang - Yuk Legal\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/yuklegal.com\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/yuklegal.com\/asas-dan-tujuan-penanaman-modal-menurut-undang-undang\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/yuklegal.com\/asas-dan-tujuan-penanaman-modal-menurut-undang-undang\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/yuklegal.com\/wp-content\/uploads\/2022\/03\/israel-andrade-YI_9SivVt_s-unsplash-1-scaled.jpg\",\"datePublished\":\"2022-03-25T08:29:08+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\/\/yuklegal.com\/#\/schema\/person\/f0eec04d980a6428725dc4f504509c09\"},\"description\":\"Asas-asas hukum penanaman modal terkandung dalam Pasal 3 Ayat (1) Undang-Undang Nomor 25 Tahun 2007 Tentang Penanaman Modal.\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/yuklegal.com\/asas-dan-tujuan-penanaman-modal-menurut-undang-undang\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/yuklegal.com\/asas-dan-tujuan-penanaman-modal-menurut-undang-undang\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/yuklegal.com\/asas-dan-tujuan-penanaman-modal-menurut-undang-undang\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\/\/yuklegal.com\/wp-content\/uploads\/2022\/03\/israel-andrade-YI_9SivVt_s-unsplash-1-scaled.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\/\/yuklegal.com\/wp-content\/uploads\/2022\/03\/israel-andrade-YI_9SivVt_s-unsplash-1-scaled.jpg\",\"width\":1980,\"height\":1320,\"caption\":\"Asas dan Tujuan Penanaman Modal Menurut Undang-Undang\"},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/yuklegal.com\/asas-dan-tujuan-penanaman-modal-menurut-undang-undang\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/yuklegal.com\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Asas dan Tujuan Penanaman Modal Menurut Undang-Undang\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/yuklegal.com\/#website\",\"url\":\"https:\/\/yuklegal.com\/\",\"name\":\"Yuk Legal\",\"description\":\"\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/yuklegal.com\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/yuklegal.com\/#\/schema\/person\/f0eec04d980a6428725dc4f504509c09\",\"name\":\"Siti Faridah\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/yuklegal.com\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/57f51264c94de8b099b233fd4b2832086130d6f6fab8d6345855ed9f11f27bac?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/57f51264c94de8b099b233fd4b2832086130d6f6fab8d6345855ed9f11f27bac?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Siti Faridah\"},\"url\":\"https:\/\/yuklegal.com\/en\/author\/sitifaridah\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Asas dan Tujuan Penanaman Modal Menurut Undang-Undang - Yuk Legal","description":"Asas-asas hukum penanaman modal terkandung dalam Pasal 3 Ayat (1) Undang-Undang Nomor 25 Tahun 2007 Tentang Penanaman Modal.","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/yuklegal.com\/en\/asas-dan-tujuan-penanaman-modal-menurut-undang-undang\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Asas dan Tujuan Penanaman Modal Menurut Undang-Undang - Yuk Legal","og_description":"Asas-asas hukum penanaman modal terkandung dalam Pasal 3 Ayat (1) Undang-Undang Nomor 25 Tahun 2007 Tentang Penanaman Modal.","og_url":"https:\/\/yuklegal.com\/en\/asas-dan-tujuan-penanaman-modal-menurut-undang-undang\/","og_site_name":"Yuk Legal","article_published_time":"2022-03-25T08:29:08+00:00","og_image":[{"width":1980,"height":1320,"url":"https:\/\/yuklegal.com\/wp-content\/uploads\/2022\/03\/israel-andrade-YI_9SivVt_s-unsplash-1-scaled.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"Siti Faridah","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Written by":"Siti Faridah","Est. reading time":"5 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/yuklegal.com\/asas-dan-tujuan-penanaman-modal-menurut-undang-undang\/","url":"https:\/\/yuklegal.com\/asas-dan-tujuan-penanaman-modal-menurut-undang-undang\/","name":"Asas dan Tujuan Penanaman Modal Menurut Undang-Undang - Yuk Legal","isPartOf":{"@id":"https:\/\/yuklegal.com\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/yuklegal.com\/asas-dan-tujuan-penanaman-modal-menurut-undang-undang\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/yuklegal.com\/asas-dan-tujuan-penanaman-modal-menurut-undang-undang\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/yuklegal.com\/wp-content\/uploads\/2022\/03\/israel-andrade-YI_9SivVt_s-unsplash-1-scaled.jpg","datePublished":"2022-03-25T08:29:08+00:00","author":{"@id":"https:\/\/yuklegal.com\/#\/schema\/person\/f0eec04d980a6428725dc4f504509c09"},"description":"Asas-asas hukum penanaman modal terkandung dalam Pasal 3 Ayat (1) Undang-Undang Nomor 25 Tahun 2007 Tentang Penanaman Modal.","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/yuklegal.com\/asas-dan-tujuan-penanaman-modal-menurut-undang-undang\/#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/yuklegal.com\/asas-dan-tujuan-penanaman-modal-menurut-undang-undang\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/yuklegal.com\/asas-dan-tujuan-penanaman-modal-menurut-undang-undang\/#primaryimage","url":"https:\/\/yuklegal.com\/wp-content\/uploads\/2022\/03\/israel-andrade-YI_9SivVt_s-unsplash-1-scaled.jpg","contentUrl":"https:\/\/yuklegal.com\/wp-content\/uploads\/2022\/03\/israel-andrade-YI_9SivVt_s-unsplash-1-scaled.jpg","width":1980,"height":1320,"caption":"Asas dan Tujuan Penanaman Modal Menurut Undang-Undang"},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/yuklegal.com\/asas-dan-tujuan-penanaman-modal-menurut-undang-undang\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/yuklegal.com\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Asas dan Tujuan Penanaman Modal Menurut Undang-Undang"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/yuklegal.com\/#website","url":"https:\/\/yuklegal.com\/","name":"Yuk Legal","description":"","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/yuklegal.com\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/yuklegal.com\/#\/schema\/person\/f0eec04d980a6428725dc4f504509c09","name":"Siti Faridah","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/yuklegal.com\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/57f51264c94de8b099b233fd4b2832086130d6f6fab8d6345855ed9f11f27bac?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/57f51264c94de8b099b233fd4b2832086130d6f6fab8d6345855ed9f11f27bac?s=96&d=mm&r=g","caption":"Siti Faridah"},"url":"https:\/\/yuklegal.com\/en\/author\/sitifaridah\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/yuklegal.com\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/3512","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/yuklegal.com\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/yuklegal.com\/en\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/yuklegal.com\/en\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/yuklegal.com\/en\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=3512"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/yuklegal.com\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/3512\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/yuklegal.com\/en\/wp-json\/wp\/v2\/media\/3513"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/yuklegal.com\/en\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=3512"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/yuklegal.com\/en\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=3512"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/yuklegal.com\/en\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=3512"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}