{"id":3643,"date":"2022-04-28T19:59:27","date_gmt":"2022-04-28T19:59:27","guid":{"rendered":"https:\/\/yuklegal.com\/?p=3643"},"modified":"2022-04-28T19:59:27","modified_gmt":"2022-04-28T19:59:27","slug":"asas-asas-dan-sistem-pemungutan-pajak-indonesia","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/yuklegal.com\/en\/asas-asas-dan-sistem-pemungutan-pajak-indonesia\/","title":{"rendered":"Asas-Asas dan Sistem Pemungutan Pajak Indonesia"},"content":{"rendered":"<p><span style=\"font-weight: 400\">Oleh: Bambang Sukoco, S.H.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Untuk dapat menyusun suatu Undang-Undang, diperlukan sebuah asas-asas atau dasar-dasar yang akan dijadikan landasan oleh negara untuk memberlakukan kebijakan.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Begitu pula untuk menyusun undang-undang perpajakan, diperlukan asas-asas yang dijadikan sebagai landasan negara untuk mengenakan pajak bagi masyarakatnya.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Untuk lengkapnya. <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">Yuk <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\">ikuti terus untuk penjelasan lebih lanjut di bawah ini!<\/span><\/p>\n<h3><b>Asas-Asas Dalam Perpajakan<\/b><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Pajak merupakan aspek penting bagi keberlangsungan sebuah negara. Khususnya dalam pelaksanaan pembangunan karena pajak sebagai sumber pendapatan terbesar negara.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Dalam pajak dikenal adanya beberapa asas yang menjadi pokok dasar atau tumpuan berpikir. Kamus Umum Bahasa Indonesia memberi pengertian terhadap kata asas antara lain sebagai:<\/span><\/p>\n<blockquote><p><span style=\"font-weight: 400\">\u201c<\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">Suatu kebenaran yang menjadi pokok dasar atau tumpuan berpikir<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\">\u201d (Poerwadarminta, 1984).<\/span><\/p><\/blockquote>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Sementara menurut Sudikno Mertokusumo, asas hukum atau prinsip hukum bukan merupakan peraturan hukum konkret, melainkan pikiran dasar yang bersifat umum atau merupakan latar belakang dari peraturan yang konkret yang terdapat dalam dan di belakang setiap sistem hukum yang terjelma dalam peraturan perundang-undangan dan putusan hakim.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Terdapat beberapa asas yang dipakai oleh negara sebagai asas dasar menentukan wewenangnya untuk mengenakan pajak, khususnya untuk pengenaan pajak penghasilan diantaranya:<\/span><\/p>\n<h4><b>Asas Yuridis<\/b><\/h4>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Asas ini mensyaratkan bahwa pemungutan pajak harus berdasar undang-undang, Di Indonesia hal tersebut tertuang dalam Pasal 23 A UUD 1945 yang berbunyi:\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">\u201cPajak dan pungutan lain yang bersifat memaksa untuk keperluan negara diatur dengan Undang-Undang\u201d.<\/span><\/p>\n<h4><b>Asas Ekonomis<\/b><\/h4>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Dalam asas ini disyaratkan bahwa pelaksanaan pemungutan pajak harus memenuhi syarat-syarat sebagai berikut :<\/span><\/p>\n<ul>\n<li><span style=\"font-weight: 400\">Pajak harus dapat dibayar dari penghasilan rakyat dan tidak boleh menghalangi usahanya dalam menuju ke kebahagiaan rakyat;<\/span><\/li>\n<li><span style=\"font-weight: 400\">Pajak tidak boleh menghalang-halangi lancarnya usaha perdagangan dan industri atau produksi;<\/span><\/li>\n<li><span style=\"font-weight: 400\">Pajak tidak boleh bertentangan dengan atau merugikan kepentingan umum.<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<h4><b>Asas Umum dan Merata<\/b><\/h4>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Artinya adalah bahwa dalam asas ini menyatakan bahwa pemungutan pajak harus dikenakan kepada semua orang (yang memenuhi syarat) dan merata artinya tekanan beban pajaknya sama (sesuai dengan kemampuan masing-masing wajib pajak)<\/span><\/p>\n<p><b>Baca Juga:<\/b><a href=\"https:\/\/yuklegal.com\/en\/cara-pelaporan-menggunakan-e-filling\/\"> <b>Lapor SPT Tahunan: Cara Pelaporan Menggunakan E-Filling<\/b><\/a><b>.<\/b><\/p>\n<h4><b>Asas Domisili<\/b><\/h4>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Asas ini memberikan kewenangan kepada negara untuk memungut pajak kepada wajib pajak (<\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">taxpayer<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\">) yang bertempat tinggal di wilayahnya atau pemungutan pajak didasarkan atau tempat tinggal atau domisili wajib pajak.<\/span><\/p>\n<h4><b>Asas Sumber<\/b><\/h4>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Asas ini memberikan kewenangan kepada negara asal sumber pendapatan yang diperoleh oleh wajib pajak atau pemungutan pajak didasarkan atas letak sumber pendapatan yang diperoleh tanpa memperhatikan tempat tinggal wajib pajak<\/span><\/p>\n<h4><b>Asas Kebangsaan<\/b><\/h4>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Asas kebangsaan ini menghubungkan pengenaan pajak dengan kebangsaan dari suatu negara sehingga pengenaan atau pemungutan pajak didasarkan atas kebangsaan wajib pajak.<\/span><\/p>\n<h4><b>Asas Waktu<\/b><\/h4>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Asas ini mensyaratkan bahwa pemungutan pajak harus dilakukan pada saat wajib pajak dalam keadaan mampu membayar pajak. Seperti yang diatur dalam ketentuan umum perpajakan harus memenuhi syarat subjektif dan objektif.<\/span><\/p>\n<h4><b>Asas Rentabilitas<\/b><\/h4>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Asas ini mensyaratkan bahwa biaya pemungutan pajak tidak boleh lebih besar dari pajaknya, atau dengan kata lain pemungutan pajak harus memberikan hasil. Sehingga jika pemungutan pajak akan merugikan negara atau tidak menghasilkan, maka pemungutan pajak tidak perlu dilakukan.<\/span><\/p>\n<h4><b>Asas Resiprositas<\/b><\/h4>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Asas ini menyatakan bahwa negara memberikan kebebasan subjektif dengan syarat timbal balik. Seperti duta besar yang berada di Indonesia dapat dibebaskan membayar pajak tertentu dengan syarat bahwa negara dari duta besar tersebut juga membebaskan duta besar Indonesia di negara sahabat tersebut.<\/span><\/p>\n<p><b>Baca Juga: <\/b><a href=\"https:\/\/yuklegal.com\/en\/cara-pelaporan-menggunakan-e-filling\/\"><b>Lapor SPT Tahunan: Cara Pelaporan Menggunakan E-Filling.<\/b><\/a><\/p>\n<h3><b>Sistem Pemungutan Pajak<\/b><\/h3>\n<h4><b><i>1. Official Assessment System<\/i><\/b><\/h4>\n<p><i><span style=\"font-weight: 400\">Official Assessment System <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\">adalah suatu sistem pemungutan yang memberi wewenang kepada pemerintah untuk menentukan besarnya pajak yang terutang oleh wajib pajak, ciri-ciri sistem ini adalah sebagai berikut:<\/span><\/p>\n<ol>\n<li style=\"font-weight: 400\"><span style=\"font-weight: 400\">Wewenang menentukan besarnya pajak terutang ada pada pemerintah;<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400\"><span style=\"font-weight: 400\">Wajib Pajak bersifat pasif, menunggu ketetapan pemerintah mengenai besarnya utang pajak.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400\"><span style=\"font-weight: 400\">Utang pajak timbul setelah dikeluarkan SKP oleh pemerintah.<\/span><\/li>\n<\/ol>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Sistem ini mengandung kelemahan-kelemahan, yaitu:<\/span><\/p>\n<ol>\n<li><span style=\"font-weight: 400\">Pelaksanaan kewajiban perpajakan sangat tergantung pada aparat perpajakan, sehingga menimbulkan kecenderungan masyarakat Wajib Pajak kurang bertanggung jawab dalam memikul beban negara.<\/span><\/li>\n<li><span style=\"font-weight: 400\">Sistem pemungutan pajak sangat berbelit.<\/span><\/li>\n<\/ol>\n<h4><b><\/b><b><i>2. Self Assessment System<\/i><\/b><\/h4>\n<p><i><span style=\"font-weight: 400\">Self Assessment System <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\">adalah suatu pemungutan pajak yang memberi wewenang kepada wajib pajak untuk menentukan sendiri besarnya pajak yang terutang.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Dalam sistem ini wajib pajak diberikan kepercayaan sepenuhnya guna meningkatkan kesadaran dan peran serta masyarakat dalam menyetorkan pajaknya.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Konsekuensi dari sistem ini adalah\u00a0 masyarakat harus benar-benar mengetahui tata cara menghitung pajak dan segala sesuatu yang berhubungan dengan pelunasan pajaknya, ciri-ciri sistem ini adalah sebagai berikut:<\/span><\/p>\n<ol>\n<li style=\"font-weight: 400\"><span style=\"font-weight: 400\">Wewenang menentukan besarnya pajak terutang ada pada Wajib Pajak sendiri.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400\"><span style=\"font-weight: 400\">Wajib pajak aktif, mulai dari menghitung, menyetor dan melaporkan sendiri pajak yang terutang.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400\"><span style=\"font-weight: 400\">Pemerintah tidak ikut campur dan hanya mengawasi.<\/span><\/li>\n<\/ol>\n<h4><b><\/b><b><i>3. With Holding System<\/i><\/b><\/h4>\n<p><i><span style=\"font-weight: 400\">With Holding System <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\">adalah suatu sistem pemungutan pajak yang memberi wewenang kepada pihak ketiga (bukan pemerintah dan bukan wajib pajak yang bersangkutan) untuk menentukan besarnya pajak yang terutang oleh Wajib Pajak.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Ciri-ciri dari <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">with holding system <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\">adalah wewenang menentukan besarnya pajak terutang ada pada pihak ketiga, selain pemerintah dan wajib pajak. Seperti pemotongan penghasilan karyawan yang dilakukan oleh bendahara.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Itulah penjelasan singkat mengenai <\/span><b>\u201c<\/b><b><i>Asas-Asas dan Sistem Pemungutan Pajak Indonesia<\/i><\/b><b>\u201d <\/b><span style=\"font-weight: 400\">untuk mengetahui lebih lanjut mengenai isu hukum terbaru, <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">keep up to date<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\"> di<\/span><a href=\"https:\/\/yuklegal.com\/en\/\"><span style=\"font-weight: 400\"> YukLegal<\/span><\/a><span style=\"font-weight: 400\"> ya! Kamu juga bisa mengkonsultasikan masalah hukum kamu dengan mengakses laman<\/span><a href=\"https:\/\/yuklegal.com\/en\/\"><span style=\"font-weight: 400\"> YukLegal<\/span><\/a><span style=\"font-weight: 400\"> sekarang juga!<\/span><\/p>\n<p><b>Sumber:<\/b><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Mardiasmo. (2011). <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">Perpajakan Edisi Revisi<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\">. Andi. Yogyakarta.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Rimsky K. Judisseno, 2001, <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">Tax<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\">, Cetakan Keempat, Gramedia Pustaka Utama, Jakarta.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Suparnyo, (2012). \u201cHukum Pajak Suatu Sketsa Asas\u201d, Penerbit Pustaka Magister Semarang.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Poerwadarminta. (1984), \u201cKamus Umum Bahasa Indonesia Jakarta\u201d, Balai Pustaka.<\/span><\/p>\n<p><strong>Sumber Gambar:<\/strong><\/p>\n<p>unsplash.com<\/p>\n<p><strong>Editor: Siti Faridah, S.H.<\/strong><\/p>","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Oleh: Bambang Sukoco, S.H. Untuk dapat menyusun suatu Undang-Undang, diperlukan sebuah asas-asas atau dasar-dasar yang akan dijadikan landasan oleh negara untuk memberlakukan kebijakan. Begitu pula untuk menyusun undang-undang perpajakan, diperlukan asas-asas yang dijadikan sebagai landasan negara untuk mengenakan pajak bagi masyarakatnya. Untuk lengkapnya. Yuk ikuti terus untuk penjelasan lebih lanjut di bawah ini! Asas-Asas Dalam [&hellip;]<\/p>","protected":false},"author":2,"featured_media":3644,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[729],"tags":[1316,1313,1317,1315,1314,1312,1319,1320,1318,1321],"class_list":["post-3643","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-hukum-pajak","tag-asas-ekonomi-pajak","tag-asas-hukum-pajak","tag-asas-umum-dan-merata","tag-asas-yuridis-pajak","tag-asas-asas-dalam-perpajakan","tag-asas-asas-dan-sistem-pemungutan-pajak-indonesia","tag-official-assessment-system","tag-self-assessment-system","tag-sistem-pemungutan-pajak","tag-with-holding-system"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v26.4 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Asas-Asas dan Sistem Pemungutan Pajak Indonesia - Yuk Legal<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Berikut asas-asas hukum pajak yang dipakai negara sebagai dasar menentukan wewenangnya untuk mengenakan pajak PPh, diantaranya:\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/yuklegal.com\/en\/asas-asas-dan-sistem-pemungutan-pajak-indonesia\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Asas-Asas dan Sistem Pemungutan Pajak Indonesia - Yuk Legal\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Berikut asas-asas hukum pajak yang dipakai negara sebagai dasar menentukan wewenangnya untuk mengenakan pajak PPh, diantaranya:\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/yuklegal.com\/en\/asas-asas-dan-sistem-pemungutan-pajak-indonesia\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Yuk Legal\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2022-04-28T19:59:27+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/yuklegal.com\/wp-content\/uploads\/2022\/04\/giammarco-zeH-ljawHtg-unsplash-scaled.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"1980\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"1320\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Siti Faridah\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Siti Faridah\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"4 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/yuklegal.com\/asas-asas-dan-sistem-pemungutan-pajak-indonesia\/\",\"url\":\"https:\/\/yuklegal.com\/asas-asas-dan-sistem-pemungutan-pajak-indonesia\/\",\"name\":\"Asas-Asas dan Sistem Pemungutan Pajak Indonesia - Yuk Legal\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/yuklegal.com\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/yuklegal.com\/asas-asas-dan-sistem-pemungutan-pajak-indonesia\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/yuklegal.com\/asas-asas-dan-sistem-pemungutan-pajak-indonesia\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/yuklegal.com\/wp-content\/uploads\/2022\/04\/giammarco-zeH-ljawHtg-unsplash-scaled.jpg\",\"datePublished\":\"2022-04-28T19:59:27+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\/\/yuklegal.com\/#\/schema\/person\/f0eec04d980a6428725dc4f504509c09\"},\"description\":\"Berikut asas-asas hukum pajak yang dipakai negara sebagai dasar menentukan wewenangnya untuk mengenakan pajak PPh, diantaranya:\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/yuklegal.com\/asas-asas-dan-sistem-pemungutan-pajak-indonesia\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/yuklegal.com\/asas-asas-dan-sistem-pemungutan-pajak-indonesia\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/yuklegal.com\/asas-asas-dan-sistem-pemungutan-pajak-indonesia\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\/\/yuklegal.com\/wp-content\/uploads\/2022\/04\/giammarco-zeH-ljawHtg-unsplash-scaled.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\/\/yuklegal.com\/wp-content\/uploads\/2022\/04\/giammarco-zeH-ljawHtg-unsplash-scaled.jpg\",\"width\":1980,\"height\":1320,\"caption\":\"Asas-Asas dan Sistem Pemungutan Pajak Indonesia\"},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/yuklegal.com\/asas-asas-dan-sistem-pemungutan-pajak-indonesia\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/yuklegal.com\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Asas-Asas dan Sistem Pemungutan Pajak Indonesia\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/yuklegal.com\/#website\",\"url\":\"https:\/\/yuklegal.com\/\",\"name\":\"Yuk Legal\",\"description\":\"\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/yuklegal.com\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/yuklegal.com\/#\/schema\/person\/f0eec04d980a6428725dc4f504509c09\",\"name\":\"Siti Faridah\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/yuklegal.com\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/57f51264c94de8b099b233fd4b2832086130d6f6fab8d6345855ed9f11f27bac?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/57f51264c94de8b099b233fd4b2832086130d6f6fab8d6345855ed9f11f27bac?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Siti Faridah\"},\"url\":\"https:\/\/yuklegal.com\/en\/author\/sitifaridah\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Asas-Asas dan Sistem Pemungutan Pajak Indonesia - Yuk Legal","description":"Berikut asas-asas hukum pajak yang dipakai negara sebagai dasar menentukan wewenangnya untuk mengenakan pajak PPh, diantaranya:","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/yuklegal.com\/en\/asas-asas-dan-sistem-pemungutan-pajak-indonesia\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Asas-Asas dan Sistem Pemungutan Pajak Indonesia - Yuk Legal","og_description":"Berikut asas-asas hukum pajak yang dipakai negara sebagai dasar menentukan wewenangnya untuk mengenakan pajak PPh, diantaranya:","og_url":"https:\/\/yuklegal.com\/en\/asas-asas-dan-sistem-pemungutan-pajak-indonesia\/","og_site_name":"Yuk Legal","article_published_time":"2022-04-28T19:59:27+00:00","og_image":[{"width":1980,"height":1320,"url":"https:\/\/yuklegal.com\/wp-content\/uploads\/2022\/04\/giammarco-zeH-ljawHtg-unsplash-scaled.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"Siti Faridah","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Written by":"Siti Faridah","Est. reading time":"4 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/yuklegal.com\/asas-asas-dan-sistem-pemungutan-pajak-indonesia\/","url":"https:\/\/yuklegal.com\/asas-asas-dan-sistem-pemungutan-pajak-indonesia\/","name":"Asas-Asas dan Sistem Pemungutan Pajak Indonesia - Yuk Legal","isPartOf":{"@id":"https:\/\/yuklegal.com\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/yuklegal.com\/asas-asas-dan-sistem-pemungutan-pajak-indonesia\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/yuklegal.com\/asas-asas-dan-sistem-pemungutan-pajak-indonesia\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/yuklegal.com\/wp-content\/uploads\/2022\/04\/giammarco-zeH-ljawHtg-unsplash-scaled.jpg","datePublished":"2022-04-28T19:59:27+00:00","author":{"@id":"https:\/\/yuklegal.com\/#\/schema\/person\/f0eec04d980a6428725dc4f504509c09"},"description":"Berikut asas-asas hukum pajak yang dipakai negara sebagai dasar menentukan wewenangnya untuk mengenakan pajak PPh, diantaranya:","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/yuklegal.com\/asas-asas-dan-sistem-pemungutan-pajak-indonesia\/#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/yuklegal.com\/asas-asas-dan-sistem-pemungutan-pajak-indonesia\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/yuklegal.com\/asas-asas-dan-sistem-pemungutan-pajak-indonesia\/#primaryimage","url":"https:\/\/yuklegal.com\/wp-content\/uploads\/2022\/04\/giammarco-zeH-ljawHtg-unsplash-scaled.jpg","contentUrl":"https:\/\/yuklegal.com\/wp-content\/uploads\/2022\/04\/giammarco-zeH-ljawHtg-unsplash-scaled.jpg","width":1980,"height":1320,"caption":"Asas-Asas dan Sistem Pemungutan Pajak Indonesia"},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/yuklegal.com\/asas-asas-dan-sistem-pemungutan-pajak-indonesia\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/yuklegal.com\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Asas-Asas dan Sistem Pemungutan Pajak Indonesia"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/yuklegal.com\/#website","url":"https:\/\/yuklegal.com\/","name":"Yuk Legal","description":"","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/yuklegal.com\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/yuklegal.com\/#\/schema\/person\/f0eec04d980a6428725dc4f504509c09","name":"Siti Faridah","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/yuklegal.com\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/57f51264c94de8b099b233fd4b2832086130d6f6fab8d6345855ed9f11f27bac?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/57f51264c94de8b099b233fd4b2832086130d6f6fab8d6345855ed9f11f27bac?s=96&d=mm&r=g","caption":"Siti Faridah"},"url":"https:\/\/yuklegal.com\/en\/author\/sitifaridah\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/yuklegal.com\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/3643","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/yuklegal.com\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/yuklegal.com\/en\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/yuklegal.com\/en\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/yuklegal.com\/en\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=3643"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/yuklegal.com\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/3643\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/yuklegal.com\/en\/wp-json\/wp\/v2\/media\/3644"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/yuklegal.com\/en\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=3643"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/yuklegal.com\/en\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=3643"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/yuklegal.com\/en\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=3643"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}