{"id":3679,"date":"2022-05-04T04:26:42","date_gmt":"2022-05-04T04:26:42","guid":{"rendered":"https:\/\/yuklegal.com\/?p=3679"},"modified":"2022-05-04T04:26:42","modified_gmt":"2022-05-04T04:26:42","slug":"pengaruh-kompleksitas-pajak-terhadap-kepatuhan-wajib-pajak-di-indonesia","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/yuklegal.com\/en\/pengaruh-kompleksitas-pajak-terhadap-kepatuhan-wajib-pajak-di-indonesia\/","title":{"rendered":"Pengaruh Kompleksitas Pajak terhadap Kepatuhan Wajib Pajak di Indonesia"},"content":{"rendered":"<p><span style=\"font-weight: 400\">Oleh: Bambang Sukoco, S.H.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Salah satu sumber terbesar penerimaan negara adalah dari perpajakan. Sumber ini kemudian digunakan untuk membiayai lebih dari 60% belanja negara serta kebutuhan fiskal dalam APBN.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Sebagai sumber penerimaan negara, perpajakan di Indonesia juga sering terjadi perubahan peraturan pajak. Hal ini tidak lepas adanya pengaruh organisasi dunia global yang mengkritisi regulasi pajak seperti <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">Organisation for Economic Co-operation and Development <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\">(OECD) dan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">Base erosion and profit shifting <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\">(BEPS).<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Berdasarkan penelitian Hoppe <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">et al <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\">(2020) kompleksitas pajak mengalami peningkatan pada 2 tahun terakhir ini, yang terjadi di 59 negara. Peningkatan ini terjadi disebabkan oleh perubahan sistem perpajakan.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Lalu bagaimana kompleksitas pajak di Indonesia. Untuk selengkapnya, yuk ikuti terus dan tambah wawasan kalian berikut ini!<\/span><\/p>\n<h3><b>Kompleksitas Pajak<\/b><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Banyaknya peraturan dan seringnya perubahan peraturan membuat wajib pajak menjadi bingung, dalam kondisi seperti ini bagaimana mungkin kita mengharapkan kepatuhan wajib pajak jika wajib pajak tidak paham dan tidak mengerti.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Hak setiap wajib pajak adalah mendapat informasi yang terbaru tentang pajak, hal ini dikarenakan wajib pajak harus menghitung pajak, termasuk haknya dalam mengajukan keberatan hingga banding (<\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">self assessment system<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\">).<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Menurut Tran-Nam dan Evans (2014) kompleksitas pajak adalah kesulitan, waktu, dan biaya dalam menginterpretasi dan memenuhi regulasi pajak. Terdapat tiga hal kompleksitas menurut Hoppe, Schanz, <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">et al <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\">yaitu sebagai berikut:<\/span><\/p>\n<ul>\n<li><span style=\"font-weight: 400\">Pertama, perubahan regulasi pajak sering terjadi.<\/span><\/li>\n<li><span style=\"font-weight: 400\">Kedua, diperlukan adanya perhitungan yang cukup rumit untuk memenuhi kewajiban perpajakan.<\/span><\/li>\n<li><span style=\"font-weight: 400\">Ketiga, regulasi yang detail seperti terlalu banyak peraturan, pengecualian, dan keterkaitan dengan peraturan lain.<\/span><\/li>\n<li><span style=\"font-weight: 400\">Keempat, dokumentasi yang lengkap dan harus disiapkan serta di disimpan untuk memenuhi kewajiban perpajakan.<\/span><\/li>\n<li><span style=\"font-weight: 400\">Kelima, formulir pajak yang rumit dan panjang untuk diisi.<\/span><\/li>\n<li><span style=\"font-weight: 400\">Keenam, tidak komprehensifnya regulasi pajak sehingga menyebabkan regulasi tidak jelas dan tepat serta timbul keambiguan.<\/span><\/li>\n<li><span style=\"font-weight: 400\">Ketujuh, regulasi pajak tidak dapat diprediksi akan dijalankan secara tepat oleh pemerintah.<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p><b>Baca Juga:<\/b><a href=\"https:\/\/yuklegal.com\/en\/jurus-ditjen-pajak-kejar-pajak-tukang-pamer-harta\/\"> <b>Jurus Ditjen Pajak, Kejar Pajak Tukang Pamer Harta.<\/b><\/a><\/p>\n<h3><b>Kepatuhan Pajak vs Kompleksitas Peraturan Perpajakan<\/b><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Di Indonesia menurut laporan tahunan Direktorat Jenderal Pajak 2020 tercatat jumlah wajib pajak orang pribadi yang terdaftar mencapai 42,3 juta wajib pajak.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Sedangkan, berdasarkan catatan Badan Pusat Statistik (BPS) jumlah penduduk Indonesia per 2020 tercatat mencapai 270,2 juta jiwa. Dengan demikian, baru kurang lebih sekitar 15,6% penduduk Indonesia yang sudah terdaftar sebagai wajib pajak orang pribadi.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Dari 42,3 juta wajib pajak orang pribadi yang terdaftar tersebut, pada 2020 tercatat hanya 17,52 juta yang merupakan wajib pajak wajib SPT. Adapun jumlah wajib pajak orang pribadi yang akhirnya menyampaikan SPT Tahunan pada 2020 sebanyak 13,86 juta.\u00a0 \u00a0 <\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Dengan demikian, hanya 5,1% penduduk Indonesia yang terdaftar sebagai wajib pajak orang pribadi dan menyampaikan SPT Tahunan kepada otoritas pajak pada tahun 2020.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Apabila dilihat dari <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">tax ratio<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\"> Indonesia masih cukup rendah apabila dibandingkan dengan negara lain. Besaran angka <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">tax ratio <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\">di Indonesia<\/span> <span style=\"font-weight: 400\">rata-rata 12%. Dibandingkan dengan negara lain seperti Amerika 26,6%, Australia 28,9%, Belanda 38,8%, Jepang 28%, dan Malaysia 30%.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Hal ini menunjukkan bahwa kepatuhan sukarela masyarakat Indonesia masih belum terbentuk.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Dilihat dari penelitian yang dilakukan oleh Wiyarni, Hartini, dan Djuharni. Dengan menggunakan variabel kompleksitas peraturan perpajakan, kualitas pelayanan, sanksi perpajakan dan pemeriksaan berpengaruh terhadap kepatuhan pajak orang pribadi pada KPP Pratama Singosari Malang.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Hal ini menunjukkan bahwa kompleksitas peraturan perpajakan berdampak terhadap kepatuhan pajak orang pribadi sebesar 97,2%.<\/span><\/p>\n<p><b>Baca Juga:<\/b><a href=\"https:\/\/yuklegal.com\/en\/kenali-umkm-dan-perubahan-tarif-pajak-di-indonesia\/\"> <b>Kenali UMKM Dan Perubahan Tarif Pajak Di Indonesia.<\/b><\/a><\/p>\n<h3><b>Solusi Bagi Wajib Pajak<\/b><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Peraturan perpajakan yang kompleks menuntut wajib pajak untuk lebih berusaha dalam memahami regulasi perpajakan.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Untuk dapat memahami regulasi pajak, diperlukan kemampuan untuk menyerap informasi yang berkaitan dengan konteks pajak. Dengan adanya tingkat literasi yang tinggi, wajib pajak dapat lebih memahami regulasi perpajakan walaupun regulasi pajak.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Literasi merupakan kemampuan untuk menyerap informasi pada masyarakat suatu negara untuk mengidentifikasi, memahami, menginterpretasi, membuat, mengkomunikasikan, memperhitungkan, menggunakan materi tertulis yang diasosiasikan dengan bermacam-macam konteks.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Menurut Martinez dan\u00a0 Silva bahwa tingkat literasi memberikan pengaruh dalam tingkat pemahaman masyarakat terhadap regulasi pajak. Hal ini digunakan untuk menjadi dorongan untuk meningkatkan kepatuhan pajak di tengah kompleksitas peraturan pajak.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Itulah penjelasan singkat mengenai <\/span><b>\u201cPengaruh Kompleksitas Pajak terhadap Kepatuhan Wajib Pajak di Indonesia\u201d <\/b><span style=\"font-weight: 400\">untuk mengetahui lebih lanjut mengenai isu hukum terbaru, <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">keep up to date<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\"> di<\/span><a href=\"https:\/\/yuklegal.com\/en\/\"><span style=\"font-weight: 400\"> YukLegal<\/span><\/a><span style=\"font-weight: 400\"> ya! Kalian juga bisa mengkonsultasikan masalah hukum kalian dengan mengakses laman<\/span><a href=\"https:\/\/yuklegal.com\/en\/\"><span style=\"font-weight: 400\"> YukLegal<\/span><\/a><span style=\"font-weight: 400\">.<\/span><\/p>\n<p><b>Sumber:<\/b><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Christian Alessandro Noreen, Ari Budi Kristanto. 2021. \u201cKepatuhan di Tengah Kompleksitas Pajak: Apakah Literasi Memiliki Peran?\u201d. <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">JRAP (Jurnal Riset Akuntansi dan Perpajakan) Vol. 8, No. 02.<\/span><\/i><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Wiyarni, Hartini, Darti Djuharni. 2018. \u201cPengaruh Kompleksitas Peraturan Perpajakan, Kualitas Pelayanan, Sanksi Perpajakan Dan Pemeriksaan Terhadap Kepatuhan Pajak\u201d. <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">Jurnal Akuntansi Kontemporer (Jako) \u2013 Vol 10 No 1.<\/span><\/i><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">DDTC. \u201cSimak di Sini, Jumlah Wajib Pajak Orang Pribadi di Berbagai Negara\u201d. diakses pada laman.<\/span> <a href=\"https:\/\/news.ddtc.co.id\/simak-di-sini-jumlah-wajib-pajak-orang-pribadi-di-berbagai\"><span style=\"font-weight: 400\">https:\/\/news.ddtc.co.id\/simak-di-sini-jumlah-wajib-pajak-orang-pribadi-di-berbagai<\/span><\/a><a href=\"https:\/\/news.ddtc.co.id\/simak-di-sini-jumlah-wajib-pajak-orang-pribadi-di-berbagai-negara-38024\"><span style=\"font-weight: 400\"> -negara-38024<\/span><\/a><span style=\"font-weight: 400\">. Pada tanggal 6 April 2022.<\/span><\/p>\n<p><strong>Sumber Gambar:<\/strong><\/p>\n<p>unsplash.com<\/p>\n<p><strong>Editor: Siti Faridah, S.H.<\/strong><\/p>","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Oleh: Bambang Sukoco, S.H. Salah satu sumber terbesar penerimaan negara adalah dari perpajakan. Sumber ini kemudian digunakan untuk membiayai lebih dari 60% belanja negara serta kebutuhan fiskal dalam APBN. Sebagai sumber penerimaan negara, perpajakan di Indonesia juga sering terjadi perubahan peraturan pajak. Hal ini tidak lepas adanya pengaruh organisasi dunia global yang mengkritisi regulasi pajak [&hellip;]<\/p>","protected":false},"author":2,"featured_media":3681,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[729],"tags":[1360,1359,1361,1358,1362],"class_list":["post-3679","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-hukum-pajak","tag-kepatuhan-pajak","tag-kompleksitas-pajak","tag-kompleksitas-peraturan-perpajakan","tag-pengaruh-kompleksitas-pajak-terhadap-kepatuhan-wajib-pajak-di-indonesia","tag-solusi-bagi-wajib-pajak"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v26.4 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Pengaruh Kompleksitas Pajak terhadap Kepatuhan Wajib Pajak di Indonesia - Yuk Legal<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Peraturan perpajakan yang kompleks menuntut wajib pajak untuk lebih berusaha dalam memahami regulasi perpajakan.\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/yuklegal.com\/en\/pengaruh-kompleksitas-pajak-terhadap-kepatuhan-wajib-pajak-di-indonesia\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Pengaruh Kompleksitas Pajak terhadap Kepatuhan Wajib Pajak di Indonesia - Yuk Legal\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Peraturan perpajakan yang kompleks menuntut wajib pajak untuk lebih berusaha dalam memahami regulasi perpajakan.\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/yuklegal.com\/en\/pengaruh-kompleksitas-pajak-terhadap-kepatuhan-wajib-pajak-di-indonesia\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Yuk Legal\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2022-05-04T04:26:42+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/yuklegal.com\/wp-content\/uploads\/2022\/05\/pexels-nataliya-vaitkevich-6863183-1-scaled.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"1980\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"1320\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Siti Faridah\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Siti Faridah\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"4 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/yuklegal.com\/pengaruh-kompleksitas-pajak-terhadap-kepatuhan-wajib-pajak-di-indonesia\/\",\"url\":\"https:\/\/yuklegal.com\/pengaruh-kompleksitas-pajak-terhadap-kepatuhan-wajib-pajak-di-indonesia\/\",\"name\":\"Pengaruh Kompleksitas Pajak terhadap Kepatuhan Wajib Pajak di Indonesia - Yuk Legal\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/yuklegal.com\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/yuklegal.com\/pengaruh-kompleksitas-pajak-terhadap-kepatuhan-wajib-pajak-di-indonesia\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/yuklegal.com\/pengaruh-kompleksitas-pajak-terhadap-kepatuhan-wajib-pajak-di-indonesia\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/yuklegal.com\/wp-content\/uploads\/2022\/05\/pexels-nataliya-vaitkevich-6863183-1-scaled.jpg\",\"datePublished\":\"2022-05-04T04:26:42+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\/\/yuklegal.com\/#\/schema\/person\/f0eec04d980a6428725dc4f504509c09\"},\"description\":\"Peraturan perpajakan yang kompleks menuntut wajib pajak untuk lebih berusaha dalam memahami regulasi perpajakan.\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/yuklegal.com\/pengaruh-kompleksitas-pajak-terhadap-kepatuhan-wajib-pajak-di-indonesia\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/yuklegal.com\/pengaruh-kompleksitas-pajak-terhadap-kepatuhan-wajib-pajak-di-indonesia\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/yuklegal.com\/pengaruh-kompleksitas-pajak-terhadap-kepatuhan-wajib-pajak-di-indonesia\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\/\/yuklegal.com\/wp-content\/uploads\/2022\/05\/pexels-nataliya-vaitkevich-6863183-1-scaled.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\/\/yuklegal.com\/wp-content\/uploads\/2022\/05\/pexels-nataliya-vaitkevich-6863183-1-scaled.jpg\",\"width\":1980,\"height\":1320,\"caption\":\"Kepatuhan Wajib Pajak\"},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/yuklegal.com\/pengaruh-kompleksitas-pajak-terhadap-kepatuhan-wajib-pajak-di-indonesia\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/yuklegal.com\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Pengaruh Kompleksitas Pajak terhadap Kepatuhan Wajib Pajak di Indonesia\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/yuklegal.com\/#website\",\"url\":\"https:\/\/yuklegal.com\/\",\"name\":\"Yuk Legal\",\"description\":\"\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/yuklegal.com\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/yuklegal.com\/#\/schema\/person\/f0eec04d980a6428725dc4f504509c09\",\"name\":\"Siti Faridah\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/yuklegal.com\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/57f51264c94de8b099b233fd4b2832086130d6f6fab8d6345855ed9f11f27bac?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/57f51264c94de8b099b233fd4b2832086130d6f6fab8d6345855ed9f11f27bac?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Siti Faridah\"},\"url\":\"https:\/\/yuklegal.com\/en\/author\/sitifaridah\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Pengaruh Kompleksitas Pajak terhadap Kepatuhan Wajib Pajak di Indonesia - Yuk Legal","description":"Peraturan perpajakan yang kompleks menuntut wajib pajak untuk lebih berusaha dalam memahami regulasi perpajakan.","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/yuklegal.com\/en\/pengaruh-kompleksitas-pajak-terhadap-kepatuhan-wajib-pajak-di-indonesia\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Pengaruh Kompleksitas Pajak terhadap Kepatuhan Wajib Pajak di Indonesia - Yuk Legal","og_description":"Peraturan perpajakan yang kompleks menuntut wajib pajak untuk lebih berusaha dalam memahami regulasi perpajakan.","og_url":"https:\/\/yuklegal.com\/en\/pengaruh-kompleksitas-pajak-terhadap-kepatuhan-wajib-pajak-di-indonesia\/","og_site_name":"Yuk Legal","article_published_time":"2022-05-04T04:26:42+00:00","og_image":[{"width":1980,"height":1320,"url":"https:\/\/yuklegal.com\/wp-content\/uploads\/2022\/05\/pexels-nataliya-vaitkevich-6863183-1-scaled.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"Siti Faridah","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Written by":"Siti Faridah","Est. reading time":"4 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/yuklegal.com\/pengaruh-kompleksitas-pajak-terhadap-kepatuhan-wajib-pajak-di-indonesia\/","url":"https:\/\/yuklegal.com\/pengaruh-kompleksitas-pajak-terhadap-kepatuhan-wajib-pajak-di-indonesia\/","name":"Pengaruh Kompleksitas Pajak terhadap Kepatuhan Wajib Pajak di Indonesia - Yuk Legal","isPartOf":{"@id":"https:\/\/yuklegal.com\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/yuklegal.com\/pengaruh-kompleksitas-pajak-terhadap-kepatuhan-wajib-pajak-di-indonesia\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/yuklegal.com\/pengaruh-kompleksitas-pajak-terhadap-kepatuhan-wajib-pajak-di-indonesia\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/yuklegal.com\/wp-content\/uploads\/2022\/05\/pexels-nataliya-vaitkevich-6863183-1-scaled.jpg","datePublished":"2022-05-04T04:26:42+00:00","author":{"@id":"https:\/\/yuklegal.com\/#\/schema\/person\/f0eec04d980a6428725dc4f504509c09"},"description":"Peraturan perpajakan yang kompleks menuntut wajib pajak untuk lebih berusaha dalam memahami regulasi perpajakan.","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/yuklegal.com\/pengaruh-kompleksitas-pajak-terhadap-kepatuhan-wajib-pajak-di-indonesia\/#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/yuklegal.com\/pengaruh-kompleksitas-pajak-terhadap-kepatuhan-wajib-pajak-di-indonesia\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/yuklegal.com\/pengaruh-kompleksitas-pajak-terhadap-kepatuhan-wajib-pajak-di-indonesia\/#primaryimage","url":"https:\/\/yuklegal.com\/wp-content\/uploads\/2022\/05\/pexels-nataliya-vaitkevich-6863183-1-scaled.jpg","contentUrl":"https:\/\/yuklegal.com\/wp-content\/uploads\/2022\/05\/pexels-nataliya-vaitkevich-6863183-1-scaled.jpg","width":1980,"height":1320,"caption":"Kepatuhan Wajib Pajak"},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/yuklegal.com\/pengaruh-kompleksitas-pajak-terhadap-kepatuhan-wajib-pajak-di-indonesia\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/yuklegal.com\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Pengaruh Kompleksitas Pajak terhadap Kepatuhan Wajib Pajak di Indonesia"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/yuklegal.com\/#website","url":"https:\/\/yuklegal.com\/","name":"Yuk Legal","description":"","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/yuklegal.com\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/yuklegal.com\/#\/schema\/person\/f0eec04d980a6428725dc4f504509c09","name":"Siti Faridah","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/yuklegal.com\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/57f51264c94de8b099b233fd4b2832086130d6f6fab8d6345855ed9f11f27bac?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/57f51264c94de8b099b233fd4b2832086130d6f6fab8d6345855ed9f11f27bac?s=96&d=mm&r=g","caption":"Siti Faridah"},"url":"https:\/\/yuklegal.com\/en\/author\/sitifaridah\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/yuklegal.com\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/3679","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/yuklegal.com\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/yuklegal.com\/en\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/yuklegal.com\/en\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/yuklegal.com\/en\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=3679"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/yuklegal.com\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/3679\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/yuklegal.com\/en\/wp-json\/wp\/v2\/media\/3681"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/yuklegal.com\/en\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=3679"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/yuklegal.com\/en\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=3679"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/yuklegal.com\/en\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=3679"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}