{"id":3777,"date":"2022-05-15T13:44:55","date_gmt":"2022-05-15T13:44:55","guid":{"rendered":"https:\/\/yuklegal.com\/?p=3777"},"modified":"2022-05-15T13:44:55","modified_gmt":"2022-05-15T13:44:55","slug":"pemenuhan-kebutuhan-batu-bara-dalam-negeri","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/yuklegal.com\/en\/pemenuhan-kebutuhan-batu-bara-dalam-negeri\/","title":{"rendered":"Pemenuhan Kebutuhan Batu Bara Dalam Negeri"},"content":{"rendered":"<p><span style=\"font-weight: 400\">Oleh: Chaira Machmudya Salsabila, S.H.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Sobat <a href=\"https:\/\/yuklegal.com\/en\/\">YukLegal<\/a> familiar dengan bisnis batu bara?\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Indonesia merupakan salah satu produsen batubara dengan volume tertinggi di dunia.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Pada tahun 2019, Indonesia terhitung memproduksi batu bara lokal sebanyak 616 juta ton selama periode 2019. Bahkan, pada tahun 2021, Indonesia mencatat kenaikan produksi batu bara sebanyak 7,2%.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Kementerian ESDM berekspektasi bahwa produksi batu bara di Indonesia pada tahun 2022 akan naik ke angka 637 hingga 664 juta ton.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Tak ayal, Indonesia lama menjadi pengekspor batubara ke banyak negara-negara lain, seperti Tiongkok, India, Filipina, Jepang, dan Malaysia. Tiongkok menjadi negara tujuan ekspor batubara nomor satu bagi Indonesia, dengan angka ekspor mencapai 127,7 juta ton.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Akan tetapi, melalui Keputusan Menteri Energi dan Sumber Daya Alam 139.K\/HK.02\/MEM.B\/2021, pemerintah resmi menghentikan ekspor batu bara Indonesia ke negara-negara tersebut.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Hal tersebut dilakukan agar Indonesia bisa memenuhi kebutuhan pasokan batu bara domestik. Pasalnya, jutaan pelanggan PLN (Persero) di Indonesia terancam \u201ckiamat listrik\u201d jika stok batu bara di Indonesia tidak mencukupi.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Seperti apa detil-detil dari keputusan Menteri ESDM terkait hal ini?\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Yuk, simak penjelasan berikut!<\/span><\/p>\n<h3><b>Persentase <\/b><b><i>Domestic Market Obligation <\/i><\/b><b>(DMO)<\/b><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Menurut Keputusan Menteri Energi dan Sumber Daya Alam 139.K\/HK.02\/MEM.B\/2021, terdapat ketentuan persentase penjualan batubara untuk kebutuhan dalam negeri <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">(domestic market obligation)<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\"> senilai 25% (dua puluh lima persen) dari rencana jumlah produksi batubara tahunan yang disetujui pemerintah.<\/span><\/p>\n<p><i><span style=\"font-weight: 400\">Domestic market obligation <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\">atau DMO ini bukannya tanpa tujuan. Menurut Keputusan Menteri ESDM tersebut, kuota tersebut dimanfaatkan untuk:<\/span><\/p>\n<ol>\n<li style=\"font-weight: 400\"><span style=\"font-weight: 400\">penyediaan tenaga listrik untuk kepentingan umum dan kepentingan sendiri; dan<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400\"><span style=\"font-weight: 400\">bahan baku\/bahan bakar untuk industri<\/span><\/li>\n<\/ol>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Pelaku Usaha Pertambangan Batubara yang wajib mematuhi aturan ini adalah pihak-pihak sebagai berikut:<\/span><\/p>\n<ol>\n<li style=\"font-weight: 400\"><span style=\"font-weight: 400\">Pemegang Izin Usaha Pertambangan (IUP) atau Izin Usaha Pertambangan Khusus (IUPK) untuk tahap operasi produksi;<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400\"><span style=\"font-weight: 400\">Pihak-pihak dalam Perjanjian Karya Pengusahaan Pertambangan Batubara untuk tahap operasi produksi;<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400\"><span style=\"font-weight: 400\">Pemegang IUPK sebagai Kelanjutan Operasi Kontrak\/Perjanjian; dan<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400\"><span style=\"font-weight: 400\">Pemegang Izin Pengangkutan dan Penjualan Batubara.<\/span><\/li>\n<\/ol>\n<h3><b>Sanksi\u00a0<\/b><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Ketentuan lebih lanjut dari ketentuan ini diatur dalam Keputusan Menteri ESDM Nomor 13.K\/HK\/021\/MEM.B\/2022 tentang Pedoman Pengenaan Sanksi Administratif, Pelarangan Penjualan Batubara ke Luar Negeri, dan Pengenaan Denda Serta Dana Kompensasi Pemenuhan Kebutuhan Batubara Luar Negeri.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Apabila para Pelaku Usaha Pertambangan Batubara tersebut di atas gagal untuk memenuhi kuota yang telah disebutkan di atas yakni 25% penjualan untuk memenuhi DMO, maka ada beberapa sanksi yang menunggu bagi Pelaku Usaha Pertambangan Batubara, yaitu:<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">1. pelarangan penjualan batubara ke luar negeri sampai dengan Pelaku Usaha Pertambangan Batubara memenuhi kebutuhan batubara dalam negeri sesuai dengan persentase penjualan atau sesuai dengan kontrak penjualan, kecuali bagi yang tidak memiliki kontrak penjualan dengan pengguna batubara dalam negeri atau spesifikasi batubaranya tidak memiliki pasar dalam negeri; dan<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">2. kewajiban pembayaran dengan ketentuan berupa:<\/span><\/p>\n<ul>\n<li style=\"font-weight: 400\"><span style=\"font-weight: 400\">denda sejumlah selisih harga jual ke luar negeri dikurangi Harga Patokan Batubara untuk penyediaan tenaga listrik untuk kepentingan umum (domestic market obligation) dikalikan volume penjualan ke luar negeri sebesar kewajiban pemenuhan kebutuhan batubara dalam negeri yang tidak dipenuhi Badan Usaha Pertambangan yang tidak memenuhi kebutuhan batubara dalam negeri untuk penyediaan tenaga listrik untuk kepentingan umum;\u00a0<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400\"><span style=\"font-weight: 400\">denda sejumlah selisih harga jual ke luar negeri dikurangi Harga Patokan Batubara dikalikan volume penjualan ke luar negeri sebesar kewajiban pemenuhan kebutuhan batubara dalam negeri yang tidak dipenuhi bagi Badan Usaha Pertambangan yang tidak memenuhi kebutuhan batubara dalam negeri selain untuk penyediaan tenaga listrik untuk kepentingan umum; dan<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400\"><span style=\"font-weight: 400\">dana kompensasi sejumlah kekurangan penjualan sesuai dengan persentase penjualan bagi Badan Usaha Pertambangan yang tidak memiliki kontrak penjualan dengan pengguna batubara di dalam negeri atau spesifikasi batubaranya tidak memiliki pasar dalam negeri.\u00a0<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Ketentuan di atas juga diberlakukan untuk pemegang Izin Pengangkutan dan Penjualan Batubara yang tidak memenuhi kebutuhan batubara dalam negeri sesuai dengan kontrak penjualan.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Untuk menghitung jumlah denda yang harus dibayarkan, formula yang ditetapkan dalam Kepmen ESDM 2022 tersebut adalah:<\/span><\/p>\n<p><i><span style=\"font-weight: 400\">Denda=A x V<\/span><\/i><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">A merepresentasikan Tarif Denda (USD\/ton), yang ditentukan berdasarkan selisih antara batubara ke luar negeri berdasarkan kualitas yang ditentukan dalam kontrak penjualan pada titik serah <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">Free on Board Vessel <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\">selama periode laporan pemenuhan batubara dari pengguna batubara dalam negeri dengan rata-rata patokan batubara untuk penyediaan tenaga listrik untuk kepentingan umum berdasarkan kualitas yang ditentukan dalam kontrak penjualan, atau berdasarkan selisih antara rata-rata penjualan.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Sementara itu, V merepresentasikan volume kekurangan pasokan batubara berdasarkan laporan pemenuhan kontrak penjualan dari pengguna batubara dalam negeri yang telah diklarifikasi kepada Badan Usaha Pertambangan atau pemegang Izin Pengangkutan dan Penjualan Batubara.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Dana kompensasi yang disebutkan sebelumnya disebutkan akan dihitung dengan rumus \u201cDana Kompensasi = A x (P-R)\u201d. A merupakan Tarif Kompensasi (USD\/ton) berdasarkan kualitas batubara dan perubahan harga batubara acuan sesuai dengan ketentuan sebagaimana tercantum dalam Lampiran I.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">P mewakili Kewajiban Penjualan Batubara Untuk Kebutuhan Dalam Negeri (ton) berdasarkan persentase kewajiban penjualan batubara untuk kebutuhan dalam negeri terhadap jumlah rencana produksi batubara yang disetujui oleh Pemerintah, dan R mewakili Realisasi Penjualan Batubara Untuk Kebutuhan Dalam Negeri (ton).\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Demikian penjelasan singkat mengenai Pemenuhan Kebutuhan Batubara dalam Negeri serta pelaksanaannya. Semoga artikel ini bermanfaat bagi Sobat <\/span><a href=\"https:\/\/yuklegal.com\/en\/\"><span style=\"font-weight: 400\">YukLegal<\/span><\/a><span style=\"font-weight: 400\">. Apabila Sobat <\/span><a href=\"https:\/\/yuklegal.com\/en\/\"><span style=\"font-weight: 400\">YukLegal<\/span><\/a><span style=\"font-weight: 400\"> memiliki permasalahan hukum bisnis yang harus segera dikonsultasikan, <\/span><a href=\"https:\/\/yuklegal.com\/en\/\"><span style=\"font-weight: 400\">YukLegal<\/span><\/a><span style=\"font-weight: 400\"> bisa membantu! Dapatkan penawaran menarik melalui kode referal: <\/span><b>SALSA12<\/b><span style=\"font-weight: 400\">.<\/span><\/p>\n<p><b>Sumber<\/b><span style=\"font-weight: 400\">:<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Keputusan Menteri Energi dan Sumber Daya Alam 139.K\/HK.02\/MEM.B\/2021 tentang Pemenuhan Kebutuhan Batubara Dalam Negeri.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Keputusan Menteri ESDM Nomor 13.K\/HK\/021\/MEM.B\/2022 tentang Pedoman Pengenaan Sanksi Administratif, Pelarangan Penjualan Batubara ke Luar Negeri, dan Pengenaan Denda Serta Dana Kompensasi Pemenuhan Kebutuhan Batubara Luar Negeri.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">KataData. <\/span><a href=\"https:\/\/databoks.katadata.co.id\/datapublish\/2022\/01\/05\/produksi-batu-bara-indonesia-naik-72-pada-2021\"><span style=\"font-weight: 400\">https:\/\/databoks.katadata.co.id\/datapublish\/2022\/01\/05\/produksi-batu-bara-indonesia-naik-72-pada-2021<\/span><\/a><span style=\"font-weight: 400\">. Diakses 31 Januari 2021.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">KataData. <\/span><a href=\"https:\/\/databoks.katadata.co.id\/datapublish\/2022\/01\/06\/daftar-10-negara-tujuan-ekspor-batu-bara-indonesia#:~:text=India%20menjadi%20negara%20tujuan%20ekspor,ton%20(6%2C4%25)\"><span style=\"font-weight: 400\">https:\/\/databoks.katadata.co.id\/datapublish\/2022\/01\/06\/daftar-10-negara-tujuan-ekspor-batu-bara-indonesia#:~:text=India%20menjadi%20negara%20tujuan%20ekspor,ton%20(6%2C4%25)<\/span><\/a><span style=\"font-weight: 400\">. Diakses 31 Januari 2021.<\/span><\/p>\n<p><strong>Sumber Gambar:\u00a0<\/strong><\/p>\n<p>pexels.com<\/p>\n<p><strong>Editor: Siti Faridah, S.H.<\/strong><\/p>","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Oleh: Chaira Machmudya Salsabila, S.H. Sobat YukLegal familiar dengan bisnis batu bara?\u00a0 Indonesia merupakan salah satu produsen batubara dengan volume tertinggi di dunia.\u00a0 Pada tahun 2019, Indonesia terhitung memproduksi batu bara lokal sebanyak 616 juta ton selama periode 2019. Bahkan, pada tahun 2021, Indonesia mencatat kenaikan produksi batu bara sebanyak 7,2%. Kementerian ESDM berekspektasi bahwa [&hellip;]<\/p>","protected":false},"author":2,"featured_media":3778,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[12],"tags":[1465,1466,1464],"class_list":["post-3777","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-law-article","tag-batu-bara-dalam-negeri","tag-pemenuhan-batu-bara-dalam-negeri","tag-pemenuhan-kebutuhan-batu-bara-dalam-negeri"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v26.4 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Pemenuhan Kebutuhan Batu Bara Dalam Negeri - Yuk Legal<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Kementerian ESDM berekspektasi bahwa produksi batu bara di Indonesia pada tahun 2022 akan naik ke angka 637 hingga 664 juta ton.\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/yuklegal.com\/en\/pemenuhan-kebutuhan-batu-bara-dalam-negeri\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Pemenuhan Kebutuhan Batu Bara Dalam Negeri - Yuk Legal\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Kementerian ESDM berekspektasi bahwa produksi batu bara di Indonesia pada tahun 2022 akan naik ke angka 637 hingga 664 juta ton.\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/yuklegal.com\/en\/pemenuhan-kebutuhan-batu-bara-dalam-negeri\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Yuk Legal\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2022-05-15T13:44:55+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/yuklegal.com\/wp-content\/uploads\/2022\/05\/pexels-loic-manegarium-3855962-scaled.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"1980\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"1320\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Siti Faridah\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Siti Faridah\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"4 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/yuklegal.com\/pemenuhan-kebutuhan-batu-bara-dalam-negeri\/\",\"url\":\"https:\/\/yuklegal.com\/pemenuhan-kebutuhan-batu-bara-dalam-negeri\/\",\"name\":\"Pemenuhan Kebutuhan Batu Bara Dalam Negeri - Yuk Legal\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/yuklegal.com\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/yuklegal.com\/pemenuhan-kebutuhan-batu-bara-dalam-negeri\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/yuklegal.com\/pemenuhan-kebutuhan-batu-bara-dalam-negeri\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/yuklegal.com\/wp-content\/uploads\/2022\/05\/pexels-loic-manegarium-3855962-scaled.jpg\",\"datePublished\":\"2022-05-15T13:44:55+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\/\/yuklegal.com\/#\/schema\/person\/f0eec04d980a6428725dc4f504509c09\"},\"description\":\"Kementerian ESDM berekspektasi bahwa produksi batu bara di Indonesia pada tahun 2022 akan naik ke angka 637 hingga 664 juta ton.\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/yuklegal.com\/pemenuhan-kebutuhan-batu-bara-dalam-negeri\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/yuklegal.com\/pemenuhan-kebutuhan-batu-bara-dalam-negeri\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/yuklegal.com\/pemenuhan-kebutuhan-batu-bara-dalam-negeri\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\/\/yuklegal.com\/wp-content\/uploads\/2022\/05\/pexels-loic-manegarium-3855962-scaled.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\/\/yuklegal.com\/wp-content\/uploads\/2022\/05\/pexels-loic-manegarium-3855962-scaled.jpg\",\"width\":1980,\"height\":1320,\"caption\":\"Pemenuhan Kebutuhan Batu Bara Dalam Negeri\"},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/yuklegal.com\/pemenuhan-kebutuhan-batu-bara-dalam-negeri\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/yuklegal.com\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Pemenuhan Kebutuhan Batu Bara Dalam Negeri\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/yuklegal.com\/#website\",\"url\":\"https:\/\/yuklegal.com\/\",\"name\":\"Yuk Legal\",\"description\":\"\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/yuklegal.com\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/yuklegal.com\/#\/schema\/person\/f0eec04d980a6428725dc4f504509c09\",\"name\":\"Siti Faridah\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/yuklegal.com\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/57f51264c94de8b099b233fd4b2832086130d6f6fab8d6345855ed9f11f27bac?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/57f51264c94de8b099b233fd4b2832086130d6f6fab8d6345855ed9f11f27bac?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Siti Faridah\"},\"url\":\"https:\/\/yuklegal.com\/en\/author\/sitifaridah\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Pemenuhan Kebutuhan Batu Bara Dalam Negeri - Yuk Legal","description":"Kementerian ESDM berekspektasi bahwa produksi batu bara di Indonesia pada tahun 2022 akan naik ke angka 637 hingga 664 juta ton.","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/yuklegal.com\/en\/pemenuhan-kebutuhan-batu-bara-dalam-negeri\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Pemenuhan Kebutuhan Batu Bara Dalam Negeri - Yuk Legal","og_description":"Kementerian ESDM berekspektasi bahwa produksi batu bara di Indonesia pada tahun 2022 akan naik ke angka 637 hingga 664 juta ton.","og_url":"https:\/\/yuklegal.com\/en\/pemenuhan-kebutuhan-batu-bara-dalam-negeri\/","og_site_name":"Yuk Legal","article_published_time":"2022-05-15T13:44:55+00:00","og_image":[{"width":1980,"height":1320,"url":"https:\/\/yuklegal.com\/wp-content\/uploads\/2022\/05\/pexels-loic-manegarium-3855962-scaled.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"Siti Faridah","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Written by":"Siti Faridah","Est. reading time":"4 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/yuklegal.com\/pemenuhan-kebutuhan-batu-bara-dalam-negeri\/","url":"https:\/\/yuklegal.com\/pemenuhan-kebutuhan-batu-bara-dalam-negeri\/","name":"Pemenuhan Kebutuhan Batu Bara Dalam Negeri - Yuk Legal","isPartOf":{"@id":"https:\/\/yuklegal.com\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/yuklegal.com\/pemenuhan-kebutuhan-batu-bara-dalam-negeri\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/yuklegal.com\/pemenuhan-kebutuhan-batu-bara-dalam-negeri\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/yuklegal.com\/wp-content\/uploads\/2022\/05\/pexels-loic-manegarium-3855962-scaled.jpg","datePublished":"2022-05-15T13:44:55+00:00","author":{"@id":"https:\/\/yuklegal.com\/#\/schema\/person\/f0eec04d980a6428725dc4f504509c09"},"description":"Kementerian ESDM berekspektasi bahwa produksi batu bara di Indonesia pada tahun 2022 akan naik ke angka 637 hingga 664 juta ton.","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/yuklegal.com\/pemenuhan-kebutuhan-batu-bara-dalam-negeri\/#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/yuklegal.com\/pemenuhan-kebutuhan-batu-bara-dalam-negeri\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/yuklegal.com\/pemenuhan-kebutuhan-batu-bara-dalam-negeri\/#primaryimage","url":"https:\/\/yuklegal.com\/wp-content\/uploads\/2022\/05\/pexels-loic-manegarium-3855962-scaled.jpg","contentUrl":"https:\/\/yuklegal.com\/wp-content\/uploads\/2022\/05\/pexels-loic-manegarium-3855962-scaled.jpg","width":1980,"height":1320,"caption":"Pemenuhan Kebutuhan Batu Bara Dalam Negeri"},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/yuklegal.com\/pemenuhan-kebutuhan-batu-bara-dalam-negeri\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/yuklegal.com\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Pemenuhan Kebutuhan Batu Bara Dalam Negeri"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/yuklegal.com\/#website","url":"https:\/\/yuklegal.com\/","name":"Yuk Legal","description":"","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/yuklegal.com\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/yuklegal.com\/#\/schema\/person\/f0eec04d980a6428725dc4f504509c09","name":"Siti Faridah","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/yuklegal.com\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/57f51264c94de8b099b233fd4b2832086130d6f6fab8d6345855ed9f11f27bac?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/57f51264c94de8b099b233fd4b2832086130d6f6fab8d6345855ed9f11f27bac?s=96&d=mm&r=g","caption":"Siti Faridah"},"url":"https:\/\/yuklegal.com\/en\/author\/sitifaridah\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/yuklegal.com\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/3777","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/yuklegal.com\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/yuklegal.com\/en\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/yuklegal.com\/en\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/yuklegal.com\/en\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=3777"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/yuklegal.com\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/3777\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/yuklegal.com\/en\/wp-json\/wp\/v2\/media\/3778"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/yuklegal.com\/en\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=3777"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/yuklegal.com\/en\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=3777"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/yuklegal.com\/en\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=3777"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}