{"id":4101,"date":"2022-07-19T12:41:02","date_gmt":"2022-07-19T12:41:02","guid":{"rendered":"https:\/\/yuklegal.com\/?p=4101"},"modified":"2022-07-19T12:41:34","modified_gmt":"2022-07-19T12:41:34","slug":"kedudukan-badan-hukum-asing-dalam-kepemilikan-tanah-di-indonesia","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/yuklegal.com\/en\/kedudukan-badan-hukum-asing-dalam-kepemilikan-tanah-di-indonesia\/","title":{"rendered":"Kedudukan Badan Hukum Asing Dalam Kepemilikan Tanah Di Indonesia"},"content":{"rendered":"<p><span style=\"font-weight: 400\">Oleh: Dian Dwi Kusuma Astuti, S.H.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Halo Sobat<\/span><a href=\"https:\/\/yuklegal.com\/en\/\"><span style=\"font-weight: 400\"> YukLegal..<\/span><\/a><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Tanah\u00a0 merupakan hal yang sangat penting bagi kehidupan manusia, karena sejak lahir sampai mati kita memerlukan tanah.\u00a0 Apalagi tersedianya tanah sangatlah terbatas sedangkan permintaan tanah semakin meningkat sesuai dengan laju pertambahan penduduk. banyak faktor penyebab ketersediaan tanah semakin menipis, faktor kelalaian manusia dalam mengesampingkan pelestarian tanah lah yang berdampak besar bagi ketersediaan tanah.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Kebutuhan tanah yang semakin meningkat dapat dipengaruhi oleh adanya Badan Hukum Asing di Indonesia, hadirnya Badan Hukum Asing di Indonesia bertujuan untuk melakukan investasi, menjadi konsultan pembangunan dan sebagai duta atau perwakilan negara asing di Indonesia. Tingginya permintaan tanah bagi Badan Hukum Asing di Indonesia tentunya memunculkan persoalan yaitu bagaimana kedudukan Badan Hukum Asing dalam pemilikan tanah di Indonesia.<\/span><\/p>\n<h3><b>Pengertian Badan Hukum<\/b><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Menurut ahli hukum R.Subekti badan hukum diartikan sebagai:<\/span><\/p>\n<blockquote><p><span style=\"font-weight: 400\">\u201c<\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">Badan hukum adalah suatu badan atau perkumpulan yang dapat memiliki hak-hak dan melakukan perbuatan seperti seorang manusia, serta memiliki kekayaan sendiri, dapat digugat atau menggugat di depan hakim.\u201d<\/span><\/i><\/p><\/blockquote>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Berdasarkan dari pengertian tersebut dapat disimpulkan bahwa, badan hukum\u00a0 adalah\u00a0 sesuatu yang dianggap sama dengan manusia, sehingga dapat melakukan perjanjian, memiliki kekayaan, melakukan gugatan, dapat digugat. Perbedaannya dengan manusia adalah badan hukum tidak dapat melakukan perkawinan dan tidak dapat dipenjara. Tetapi badan hukum<\/span><span style=\"font-weight: 400\">dapat dikenai hukuman denda atau administrasi.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Untuk dapat dikatakan sebagai Badan Hukum harus memenuhi beberapa unsur yaitu:<\/span><\/p>\n<ol>\n<li style=\"font-weight: 400\"><span style=\"font-weight: 400\">Harus ada harta kekayaan terpisah dari kekayaan pribadi anggotanya.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400\"><span style=\"font-weight: 400\">Harus ada kepentingan yang diakui dan dilindungi oleh hukum, dan kepentingan yang dilindungi itu harus bukan kepentingan satu orang atau beberapa orang saja.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400\"><span style=\"font-weight: 400\">Meskipun kepentingan itu tidak terletak pada orang-orang tertentu, namun kepentingan itu harus stabil, artinya tak terikat pada suatu waktu yang pendek saja, tetapi untuk jangka waktu yang panjang.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400\"><span style=\"font-weight: 400\">Harus dapat ditunjukkan suatu harta kekayaan yang tersendiri.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400\"><span style=\"font-weight: 400\">Mempunyai tujuan tertentu.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400\"><span style=\"font-weight: 400\">Mempunyai kepentingan sendiri.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400\"><span style=\"font-weight: 400\">Adanya organisasi yang teratur.<\/span><\/li>\n<\/ol>\n<h3><b>Pembagian Badan Hukum di Indonesia<\/b><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Pembagian badan hukum di Indonesia dapat digolongkan menurut macam-macamnya,<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">jenisnya dan sifatnya yaitu:\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">1. Menurut macam-macamnya.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Menurut landasan hukum di Indonesia, dikenal dua macam badan hukum yaitu (1) badan hukum orisinil (murni\/asli), yaitu negara, dan (2) badan hukum yang tidak orisinil (tidak murni) yaitu badan-badan hukum yang berwujud sebagai perkumpulan berdasarkan ketentuan pasal 1653 KUHPerdata.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">2. Menurut Jenisnya.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Pembagian badan hukum menurut jenisnya terbagi menjadi dua, yaitu (1) badan hukum publik, yaitu badan hukum yang diadakan dan diakui oleh kekuasaan umum atau pemerintahan, contohnya adalah negara termasuk didalamnya kotapraja atau pemerintah propinsi dan pemerintah kota dan kabupaten, Bank Indonesia dan lain-lain,\u00a0 (2) badan hukum perdata, yaitu badan-badan hukum yang terjadi atau didirikan atas pernyataan kehendak dari orang-perorangan, contohnya adalah Perseroan Terbatas, Koperasi dan Yayasan.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">3. Menurut sifatnya<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Pembagian menurut sifatnya terbagi menjadi dua, yaitu (1) Korporasi (<\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">corporatie<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\">) dan (2) Yayasan (<\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">stichting<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\">).<\/span><\/p>\n<h3><b>Kedudukan Badan Hukum Asing Dalam Undang-Undang Pokok Agraria Dan Hubungannya Dengan Pemilikan Tanah.<\/b><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Pada dasarnya badan hukum Indonesia yang berbentuk Perseroan didirikan oleh warga negara Indonesia atau badan hukum Indonesia. Namun, kepada warga negara asing atau badan hukum asing diberikan kesempatan untuk mendirikan badan hukum Indonesia yang berbentuk perseroan sepanjang undang-undang yang mengatur bidang perseroan tersebut memungkinkan, atau pendirian perseroan tersebut diatur dengan undang-undang tersendiri.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Badan Hukum Asing adalah <\/span><span style=\"font-weight: 400\">merupakan salah satu subyek hukum yang sah di Indonesia, sehingga badan hukum asing diperkenankan untuk mendirikan Perseroan di Indonesia. Kedudukan badan hukum asing dalam pemilikan tanah di Indonesia adalah dengan menjadi pemegang hak pakai dan hak sewa. <\/span><span style=\"font-weight: 400\">Hubungan hukum antara Badan Hukum Asing serta perbuatan hukumnya terkait dengan tanah telah diatur dalam Undang-Undang No.\u00a0 5 tahun 1960 tentang Peraturan Dasar Pokok-Pokok Agraria (\u201cUUPA\u201d)<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Pada pasal 42 huruf D dalam UUPA yaitu bahwa Badan Hukum Asing yang mempunyai perwakilan di Indonesia boleh menjadi pemegang hak atas tanah yaitu dengan hak pakai, pelanggaran terhadap ketentuan pokok itu disertai akibat hukumnya diatur dalam pasal 26 ayat (2) UUPA yang berbunyi: \u201cHubungan hukum antara badan hukum asing dengan tanah dalam bentuk hak pakai sebagaimana dimuat dalam pasal 42 UUPA telah dibuat aturan pelaksanaannya, yaitu dengan terbitnya Peraturan Pemerintah No. 40 tahun 1996 tentang Hak Guna Usaha, Hak Guna Bangunan dan Hak Pakai Atas Tanah.\u201d<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Dalam rangka memberikan kepastian hukum pemilikan rumah tempat tinggal atau hunian untuk orang asing, pemerintah menerbitkan Peraturan Pemerintah No.\u00a0 41 Tahun 1996 tentang Pemilikan Rumah Tempat Tinggal Atau Hunian Oleh Orang Asing Yang Berkedudukan Di Indonesia. Secara garis besar Peraturan Pemerintah No. 41 tahun 1996 memuat ketentuan sebagai berikut :<\/span><\/p>\n<ol>\n<li style=\"font-weight: 400\"><span style=\"font-weight: 400\">Pada prinsipnya, orang asing yang berkedudukan di Indonesia diperkenankan memiliki satu rumah tempat tinggal, bisa berupa rumah yang berdiri sendiri atau satuan rumah susun yang dibangun di atas tanah hak pakai.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400\"><span style=\"font-weight: 400\">Rumah yang berdiri sendiri dapat dibangun di atas tanah hak pakai atas tanah Negara atau hak pakai yang berasal dari tanah hak milik yang diberikan oleh pemegang hak milik dengan akta PPAT.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400\"><span style=\"font-weight: 400\">Perjanjian\u00a0 pemberian hak pakai di atas hak milik wajib dicatat dalam\u00a0 buku tanah dan sertifikat hak milik yang bersangkutan. Jangka waktu Hak pakai di atas\u00a0 hak\u00a0 milik sesuai kesepakatan dalam perjanjian, tetapi tidak boleh lebih lama dari 25 tahun. Jangka waktu hak pakai tersebut tidak dapat diperpanjang, tetapi dapat diperbaharui untuk jangka waktu 20 tahun, atas dasar kesepakatan yang dituangkan dalam perjanjian yang baru, dengan catatan bahwa orang asing tersebut masih berkedudukan di Indonesia. dituangkan dalam perjanjian yang baru, dengan catatan bahwa orang asing tersebut masih berkedudukan di Indonesia.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400\"><span style=\"font-weight: 400\">Bila orang asing yang memiliki rumah yang dibangun di atas hak pakai tanah Negara, atau berdasarkan perjanjian dengan pemegang hak tidak berkedudukan lagi di Indonesia, dalam jangka waktu 1 tahun wajib melepaskan atau mengalihkan atas rumah dan tanahnya kepada pihak lain yang memenuhi syarat.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400\"><span style=\"font-weight: 400\">Bila dalam jangka waktu tersebut hak atas tanah belum dilepaskan, atau dialihkan kepada pihak lain yang memenuhi syarat, maka terhadap rumah yang dibangun di atas hak pakai tanah Negara, rumah beserta tanah yang dikuasai oleh WNA dilelang, bila rumah tersebut dibangun di atas hak pakai atas tanah hak milik, maka rumah tersebut menjadi milik pemegang hak milik.<\/span><\/li>\n<\/ol>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Demikian pembahsan artikel mengenai \u201c<\/span><b>Kedudukan Badan Hukum Asing Dalam Kepemilikan Tanah Di Indonesia\u201d<\/b><span style=\"font-weight: 400\">, apabila sobat <\/span><a href=\"https:\/\/yuklegal.com\/en\/\"><span style=\"font-weight: 400\">YukLegal<\/span><\/a><span style=\"font-weight: 400\"> ingin mengetahui informasi tersebut lebih lanjut, bisa menghubungi kami hanya di <\/span><a href=\"https:\/\/yuklegal.com\/en\/\"><span style=\"font-weight: 400\">YukLegal<\/span><\/a><span style=\"font-weight: 400\">!<\/span><\/p>\n<p><b>Sumber:<\/b><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Chidir Ali, 2005, <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">Badan Hukum<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\">, Bandung: Alumni.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Edy Ruchiyat, 1999, <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">Politik Pertanahan Nasional Sampai Orde Reformasi<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\">, Bandung: Alumni.<\/span><\/p>\n<p><strong>Sumber Gambar:<\/strong><\/p>\n<p>unsplash.com<\/p>\n<p><strong>Editor: Siti Faridah, S.H.<\/strong><\/p>","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Oleh: Dian Dwi Kusuma Astuti, S.H. Halo Sobat YukLegal.. Tanah\u00a0 merupakan hal yang sangat penting bagi kehidupan manusia, karena sejak lahir sampai mati kita memerlukan tanah.\u00a0 Apalagi tersedianya tanah sangatlah terbatas sedangkan permintaan tanah semakin meningkat sesuai dengan laju pertambahan penduduk. banyak faktor penyebab ketersediaan tanah semakin menipis, faktor kelalaian manusia dalam mengesampingkan pelestarian tanah [&hellip;]<\/p>","protected":false},"author":2,"featured_media":4102,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[34],"tags":[1720,1721,1723,1722],"class_list":["post-4101","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-penanaman-modal-asing","tag-kedudukan-badan-hukum-asing-dalam-kepemilikan-tanah-di-indonesia","tag-kepemilikan-tanah-di-indonesia","tag-pembagian-badan-hukum-di-indonesia","tag-pengertian-badan-hukum"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v26.4 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Kedudukan Badan Hukum Asing Dalam Kepemilikan Tanah Di Indonesia - Yuk Legal<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Kedudukan badan hukum asing dalam pemilikan tanah di Indonesia adalah dengan menjadi pemegang hak pakai dan hak sewa.\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/yuklegal.com\/en\/kedudukan-badan-hukum-asing-dalam-kepemilikan-tanah-di-indonesia\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Kedudukan Badan Hukum Asing Dalam Kepemilikan Tanah Di Indonesia - Yuk Legal\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Kedudukan badan hukum asing dalam pemilikan tanah di Indonesia adalah dengan menjadi pemegang hak pakai dan hak sewa.\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/yuklegal.com\/en\/kedudukan-badan-hukum-asing-dalam-kepemilikan-tanah-di-indonesia\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Yuk Legal\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2022-07-19T12:41:02+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2022-07-19T12:41:34+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/yuklegal.com\/wp-content\/uploads\/2022\/07\/afif-kusuma-XYQPyn4KkiY-unsplash-1-scaled.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"1980\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"1484\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Siti Faridah\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Siti Faridah\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"5 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/yuklegal.com\/kedudukan-badan-hukum-asing-dalam-kepemilikan-tanah-di-indonesia\/\",\"url\":\"https:\/\/yuklegal.com\/kedudukan-badan-hukum-asing-dalam-kepemilikan-tanah-di-indonesia\/\",\"name\":\"Kedudukan Badan Hukum Asing Dalam Kepemilikan Tanah Di Indonesia - Yuk Legal\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/yuklegal.com\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/yuklegal.com\/kedudukan-badan-hukum-asing-dalam-kepemilikan-tanah-di-indonesia\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/yuklegal.com\/kedudukan-badan-hukum-asing-dalam-kepemilikan-tanah-di-indonesia\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/yuklegal.com\/wp-content\/uploads\/2022\/07\/afif-kusuma-XYQPyn4KkiY-unsplash-1-scaled.jpg\",\"datePublished\":\"2022-07-19T12:41:02+00:00\",\"dateModified\":\"2022-07-19T12:41:34+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\/\/yuklegal.com\/#\/schema\/person\/f0eec04d980a6428725dc4f504509c09\"},\"description\":\"Kedudukan badan hukum asing dalam pemilikan tanah di Indonesia adalah dengan menjadi pemegang hak pakai dan hak sewa.\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/yuklegal.com\/kedudukan-badan-hukum-asing-dalam-kepemilikan-tanah-di-indonesia\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/yuklegal.com\/kedudukan-badan-hukum-asing-dalam-kepemilikan-tanah-di-indonesia\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/yuklegal.com\/kedudukan-badan-hukum-asing-dalam-kepemilikan-tanah-di-indonesia\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\/\/yuklegal.com\/wp-content\/uploads\/2022\/07\/afif-kusuma-XYQPyn4KkiY-unsplash-1-scaled.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\/\/yuklegal.com\/wp-content\/uploads\/2022\/07\/afif-kusuma-XYQPyn4KkiY-unsplash-1-scaled.jpg\",\"width\":1980,\"height\":1484,\"caption\":\"Kedudukan Badan Hukum Asing Dalam Kepemilikan Tanah Di Indonesia\"},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/yuklegal.com\/kedudukan-badan-hukum-asing-dalam-kepemilikan-tanah-di-indonesia\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/yuklegal.com\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Kedudukan Badan Hukum Asing Dalam Kepemilikan Tanah Di Indonesia\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/yuklegal.com\/#website\",\"url\":\"https:\/\/yuklegal.com\/\",\"name\":\"Yuk Legal\",\"description\":\"\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/yuklegal.com\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/yuklegal.com\/#\/schema\/person\/f0eec04d980a6428725dc4f504509c09\",\"name\":\"Siti Faridah\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/yuklegal.com\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/57f51264c94de8b099b233fd4b2832086130d6f6fab8d6345855ed9f11f27bac?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/57f51264c94de8b099b233fd4b2832086130d6f6fab8d6345855ed9f11f27bac?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Siti Faridah\"},\"url\":\"https:\/\/yuklegal.com\/en\/author\/sitifaridah\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Kedudukan Badan Hukum Asing Dalam Kepemilikan Tanah Di Indonesia - Yuk Legal","description":"Kedudukan badan hukum asing dalam pemilikan tanah di Indonesia adalah dengan menjadi pemegang hak pakai dan hak sewa.","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/yuklegal.com\/en\/kedudukan-badan-hukum-asing-dalam-kepemilikan-tanah-di-indonesia\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Kedudukan Badan Hukum Asing Dalam Kepemilikan Tanah Di Indonesia - Yuk Legal","og_description":"Kedudukan badan hukum asing dalam pemilikan tanah di Indonesia adalah dengan menjadi pemegang hak pakai dan hak sewa.","og_url":"https:\/\/yuklegal.com\/en\/kedudukan-badan-hukum-asing-dalam-kepemilikan-tanah-di-indonesia\/","og_site_name":"Yuk Legal","article_published_time":"2022-07-19T12:41:02+00:00","article_modified_time":"2022-07-19T12:41:34+00:00","og_image":[{"width":1980,"height":1484,"url":"https:\/\/yuklegal.com\/wp-content\/uploads\/2022\/07\/afif-kusuma-XYQPyn4KkiY-unsplash-1-scaled.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"Siti Faridah","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Written by":"Siti Faridah","Est. reading time":"5 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/yuklegal.com\/kedudukan-badan-hukum-asing-dalam-kepemilikan-tanah-di-indonesia\/","url":"https:\/\/yuklegal.com\/kedudukan-badan-hukum-asing-dalam-kepemilikan-tanah-di-indonesia\/","name":"Kedudukan Badan Hukum Asing Dalam Kepemilikan Tanah Di Indonesia - Yuk Legal","isPartOf":{"@id":"https:\/\/yuklegal.com\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/yuklegal.com\/kedudukan-badan-hukum-asing-dalam-kepemilikan-tanah-di-indonesia\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/yuklegal.com\/kedudukan-badan-hukum-asing-dalam-kepemilikan-tanah-di-indonesia\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/yuklegal.com\/wp-content\/uploads\/2022\/07\/afif-kusuma-XYQPyn4KkiY-unsplash-1-scaled.jpg","datePublished":"2022-07-19T12:41:02+00:00","dateModified":"2022-07-19T12:41:34+00:00","author":{"@id":"https:\/\/yuklegal.com\/#\/schema\/person\/f0eec04d980a6428725dc4f504509c09"},"description":"Kedudukan badan hukum asing dalam pemilikan tanah di Indonesia adalah dengan menjadi pemegang hak pakai dan hak sewa.","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/yuklegal.com\/kedudukan-badan-hukum-asing-dalam-kepemilikan-tanah-di-indonesia\/#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/yuklegal.com\/kedudukan-badan-hukum-asing-dalam-kepemilikan-tanah-di-indonesia\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/yuklegal.com\/kedudukan-badan-hukum-asing-dalam-kepemilikan-tanah-di-indonesia\/#primaryimage","url":"https:\/\/yuklegal.com\/wp-content\/uploads\/2022\/07\/afif-kusuma-XYQPyn4KkiY-unsplash-1-scaled.jpg","contentUrl":"https:\/\/yuklegal.com\/wp-content\/uploads\/2022\/07\/afif-kusuma-XYQPyn4KkiY-unsplash-1-scaled.jpg","width":1980,"height":1484,"caption":"Kedudukan Badan Hukum Asing Dalam Kepemilikan Tanah Di Indonesia"},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/yuklegal.com\/kedudukan-badan-hukum-asing-dalam-kepemilikan-tanah-di-indonesia\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/yuklegal.com\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Kedudukan Badan Hukum Asing Dalam Kepemilikan Tanah Di Indonesia"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/yuklegal.com\/#website","url":"https:\/\/yuklegal.com\/","name":"Yuk Legal","description":"","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/yuklegal.com\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/yuklegal.com\/#\/schema\/person\/f0eec04d980a6428725dc4f504509c09","name":"Siti Faridah","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/yuklegal.com\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/57f51264c94de8b099b233fd4b2832086130d6f6fab8d6345855ed9f11f27bac?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/57f51264c94de8b099b233fd4b2832086130d6f6fab8d6345855ed9f11f27bac?s=96&d=mm&r=g","caption":"Siti Faridah"},"url":"https:\/\/yuklegal.com\/en\/author\/sitifaridah\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/yuklegal.com\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/4101","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/yuklegal.com\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/yuklegal.com\/en\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/yuklegal.com\/en\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/yuklegal.com\/en\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=4101"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/yuklegal.com\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/4101\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/yuklegal.com\/en\/wp-json\/wp\/v2\/media\/4102"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/yuklegal.com\/en\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=4101"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/yuklegal.com\/en\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=4101"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/yuklegal.com\/en\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=4101"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}