{"id":4308,"date":"2022-09-14T06:30:22","date_gmt":"2022-09-14T06:30:22","guid":{"rendered":"https:\/\/yuklegal.com\/?p=4308"},"modified":"2022-09-14T06:30:22","modified_gmt":"2022-09-14T06:30:22","slug":"cryptocurrency-di-indonesia-bagaimana-perlindungan-hukum-bagi-investor","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/yuklegal.com\/en\/cryptocurrency-di-indonesia-bagaimana-perlindungan-hukum-bagi-investor\/","title":{"rendered":"Cryptocurrency Di Indonesia: Bagaimana Perlindungan Hukum Bagi Investor?"},"content":{"rendered":"<p><span style=\"font-weight: 400\">Oleh: Erma Regita Sari, S.H.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Perkembangan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">e-commerce<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\"> yang pesat mendorong perkembangan alat pembayaran, dari yang awalnya tunai menjadi non tunai. Seiring perkembangannya, alat pembayaran non tunai pun mengalami perubahan menjadi <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">virtua<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\">l.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Salah satu hal yang memudahkan orang saat ini dalam bertransaksi secara <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">online <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\">adalah alat pembayaran <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">virtual<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\"> atau <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">cryptocurrency<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\">.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Seperti yang kita ketahui, di Indonesia sendiri mata uang <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">crypto<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\"> tidak diakui sebagai alat pembayaran yang sah. Karena berdasarkan Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2011 tentang Mata Uang serta Peraturan Bank Indonesia Nomor 17\/3\/PBI\/2015 tentang Kewajiban Penggunaan Rupiah, hanya Rupiah yang diterima sebagai alat pembayaran di Indonesia.<\/span><\/p>\n<p><b>Baca Juga: <\/b><a href=\"https:\/\/yuklegal.com\/en\/masa-depan-crypto-ada-di-indonesia\/\"><b>Masa Depan Crypto Ada Di Indonesia?<\/b><\/a><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Meskipun tidak sah sebagai alat pembayaran, namun aset <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">crypto<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\"> dapat menjadi komoditi yang layak dijadikan subjek dalam Bursa Berjangka. Hal tersebut sejalan dengan dikeluarkannya Peraturan Menteri Perdagangan Nomor 99 Tahun 2018 tentang Kebijakan Umum Penyelenggaraan Perdagangan Berjangka Aset Kripto.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Namun pada perkembangannya, Bursa Berjangka pada perdagangan aset <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">crypto<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\"> menimbulkan beberapa permasalahan yang diakibatkan oleh ketidakpahaman investor ketika melakukan perdagangan aset <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">crypto<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\">.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Dalam prakteknya, transaksi aset <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">crypto<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\"> tidak lepas oleh kerugian yang dapat dialami oleh investor ketika melakukan investasi aset <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">crypto<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\"> dalam Bursa Berjangka.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Untuk itu perlu adanya perlindungan hukum bagi investor agar dapat mengetahui tindakan apa yang harus dilakukan ketika merasa dirugikan dalam transaksi aset <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">crypto<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\">.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Nah, sobat <\/span><a href=\"https:\/\/yuklegal.com\/en\/\"><span style=\"font-weight: 400\">YukLegal<\/span><\/a><span style=\"font-weight: 400\"> seperti apa sih perlindungan hukum bagi investor pada transaksi aset <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">crypto<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\"> dalam perdagangan berjangka komoditi? Yuk langsung saja kita simak pembahasan singkat berikut ini!<\/span><\/p>\n<h3><b>Perlindungan Hukum Preventif<\/b><\/h3>\n<blockquote><p><i><span style=\"font-weight: 400\">\u201cPerlindungan hukum secara preventif adalah perlindungan hukum yang diberikan sebelum terjadinya suatu pelanggaran dengan tujuan untuk mencegah hal tersebut terjadi.\u201d<\/span><\/i><\/p><\/blockquote>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Perlindungan hukum preventif bertujuan untuk mencegah suatu pelanggaran serta memberikan batasan-batasan dalam melakukan suatu kewajiban.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Perlindungan hukum secara preventif dalam transaksi aset <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">crypto<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\"> diatur dalam Pasal 2 dan Pasal 3 Peraturan Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi Nomor 5 Tahun 2019 tentang Ketentuan Teknis Penyelenggaraan Pasar Fisik Aset Kripto (<\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">Crypto Asset<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\">) di Bursa Berjangka, meliputi:<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">1. Perdagangan Aset Kripto dalam Bursa Berjangka harus memperhatikan prinsip-prinsip tata kelola perusahaan yang baik seperti mengedepankan kepentingan anggota bursa berjangka dalam memperoleh harga yang transparan serta menjamin perlindungan terhadap Pelanggan Aset Kripto<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">2. Aset kripto yang akan diperdagangkan telah dilakukan penilaian resikonya termasuk resiko <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">money laundering<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\"> dan pendanaan terorisme serta proliferasi senjata pemusnah massal.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Untuk mencegah masuknya uang hasil tindak kejahatan atau <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">money laundering<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\"> pada industri perdagangan berjangka komoditi, Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (&#8220;Bappebti&#8221;) telah mengeluarkan Peraturan Kepala Bappebti Nomor 2 tahun 2016 tentang Prinsip Mengenal Nasabah oleh Pialang Berjangka yang dikenal dengan prinsip <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">Know Your Customer (&#8220;KYC&#8221;).<\/span><\/i><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Dalam peraturan tersebut, para pelaku industri perdagangan berjangka komoditi diharapkan dapat menerapkan prinsip kehati-hatian <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">(prudent)<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\"> terhadap nasabah (investor) sesuai dengan prinsip <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">Customer Due Diligence (\u201cCDD\u201d).<\/span><\/i><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Dalam Pasal 9 Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi Dan Transaksi Elektronik juga diatur tentang perlindungan hukum preventif, dimana setiap pelaku usaha yang menawarkan produk melalui sistem elektronik harus menyediakan informasi yang lengkap dan benar berkaitan dengan syarat kontrak, produsen, dan produk yang ditawarkan.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Perlindungan hukum secara preventif juga diatur dalam Kitab Undang-Undang Hukum Perdata (&#8220;KUHPer&#8221;) terkait wanprestasi dan perbuatan melanggar hukum, sehingga para pihak yang akan melakukan perjanjian dapat menghindari hal-hal yang dilarang dalam KUHPer.<\/span><\/p>\n<h3><b>Perlindungan Hukum Represif<\/b><\/h3>\n<blockquote><p><i><span style=\"font-weight: 400\">&#8220;Perlindungan hukum secara represif adalah perlindungan hukum yang diberikan setelah terjadinya suatu sengketa.&#8221;<\/span><\/i><\/p><\/blockquote>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Perlindungan hukum represif merupakan perlindungan akhir berupa seperti denda, penjara, dan hukuman tambahan yang diberikan apabila sudah terjadi sengketa atau telah dilakukan suatu pelanggaran.<\/span><\/p>\n<p><b>Baca Juga: <\/b><a href=\"https:\/\/yuklegal.com\/en\/sanksi-bagi-penanam-modal-asing-yang-melakukan-pelanggaran-investasi\/\"><b>Sanksi Bagi Penanam Modal Asing Yang Melakukan Pelanggaran Investasi<\/b><\/a><b>.<\/b><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Sobat <\/span><a href=\"https:\/\/yuklegal.com\/en\/\"><span style=\"font-weight: 400\">YukLegal<\/span><\/a><span style=\"font-weight: 400\"> kira-kira upaya hukum apa ya yang ditempuh ketika terjadi sengketa? Nah, dalam penyelesaian perselisihan terdapat 2 (dua) cara nih yang dapat ditempuh, yaitu secara litigasi dan non litigasi. Yuk kita bahas satu per satu!<\/span><\/p>\n<h4><b>1. Litigasi<\/b><\/h4>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Secara litigasi atau upaya hukum melalui jalur pengadilan terkait penipuan pada transaksi aset <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">crypto<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\">, sengketa dapat diselesaikan baik secara pidana maupun perdata.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Tindak pidana dalam transaksi aset <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">crypto<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\"> dikenakan sanksi berdasarkan Pasal 45 Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi Dan Transaksi Elektronik (&#8220;UU ITE&#8221;), yang mengatur tentang ketentuan pidana dan menjatuhkan hukuman kurungan penjara dan denda.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Terdapat dua jenis tindak kriminal dalam transaksi aset <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">crypto<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\">, yaitu:<\/span><\/p>\n<ul>\n<li style=\"font-weight: 400\"><i><span style=\"font-weight: 400\">Hacking<\/span><\/i><\/li>\n<\/ul>\n<p><i><span style=\"font-weight: 400\">Hacking<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\"> atau peretasan bertujuan untuk mengambil data-data tertentu yang dimiliki target dan ada pula peretasan yang bertujuan menghancurkan data atau sistem tertentu sehingga berdampak seperti kerusakan digital.43 Pelaku tindak pidana <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">hacking<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\"> dapat dikenakan Pasal 30 ayat 1 jo Pasal 46 UU ITE.<\/span><\/p>\n<ul>\n<li style=\"font-weight: 400\"><i><span style=\"font-weight: 400\">Scam<\/span><\/i><\/li>\n<\/ul>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Penipuan online atau <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">scam<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\"> berarti menggunakan layanan internet atau <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">software<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\"> dengan akses internet untuk menipu atau mengambil keuntungan dari korban, misalnya dengan mencuri informasi personal, yang bisa memicu pencurian identitas.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Pelaku dapat dikenakan pasal 28 ayat 1 jo Pasal 45A UU ITE, serta Pasal 378 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP).<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Kemudian untuk penyelesaian sengketa secara perdata melalui peradilan diatur dalam pasal 38 dan 39 UU ITE serta pasal 23 Undang-Undang Nomor 8 Tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen, dimana kepada pihak yang dirugikan dapat mengajukan gugatan perdata yang disebabkan oleh Perbuatan Melawan Hukum (&#8220;PMH&#8221;) yaitu penipuan.<\/span><\/p>\n<h4><b>2. Non Litigasi<\/b><\/h4>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Jalur penyelesaian sengketa non litigasi adalah penyelesaian sengketa di luar pengadilan dan biasa disebut sebagai <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">Alternative Dispute Resolution (\u201cADR\u201d)<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\"> atau Alternatif Penyelesaian Sengketa (\u201cAPS\u201d).<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Peraturan Bappebti Nomor 5 Tahun 2019 tentang Ketentuan Teknis Penyelenggaraan Pasar Fisik Aset Kripto (<\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">Crypto Asset<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\">) Di Bursa Berjangka telah mengatur upaya hukum melalui jalur non litigasi yang dapat ditempuh bagi pihak yang merasa dirugikan.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Upaya hukum dalam menyelesaikan sengketa tersebut dilakukan melalui Badan Arbitrase\u00a0 Perdagangan\u00a0 Berjangka Komoditi (&#8220;BAKTI&#8221;).<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">BAKTI mengkhususkan diri pada sengketa perdata yang berkaitan dengan Perdagangan Berjangka Komoditi, Sistem Resi Gudang dan\/atau transaksi-transaksi lain yang diatur Bappebti.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Selain itu, proses penyelesaian sengketa dalam transaksi aset <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">crypto<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\"> dapat diselesaikan melalui Badan Penyelesaian Sengketa Konsumen (\u201cBPSK\u201d).<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Berdasarkan Pasal 52 Undang-Undang Perlindungan Konsumen, BPSK memiliki kewenangan untuk melaksanakan penanganan dan penyelesaian sengketa konsumen, dengan cara melalui mediasi atau arbitrase atau konsiliasi.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Terkait dengan perlindungan hukum terhadap kerugian yang dialami oleh investor dalam transaksi aset <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">crypto<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\"> yang disebabkan oleh penipuan pelaku usaha yang menjual aset <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">crypto<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\">, investor dapat mengajukan gugatan penyelesaian sengketa kepada BPSK dimana putusan BPSK bersifat final dan mengikat.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Sobat <\/span><a href=\"https:\/\/yuklegal.com\/en\/\"><span style=\"font-weight: 400\">YukLegal<\/span><\/a><span style=\"font-weight: 400\">, dari ketentuan peraturan-peraturan tersebut, apa sih yang bisa kita ambil kesimpulan? Nah, bener banget nih. Jadi kalian sudah paham ya!<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Dapat kita pahami bahwa peraturan perundang-undangan Indonesia telah mengatur perlindungan hukum bagi pengguna <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">cryptocurrency<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\">, baik secara preventif maupun represif, sehingga para pihak dapat terjamin keamanan dan kepastian hukum dalam melakukan transaksi <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">crypto.<\/span><\/i><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Sekian dulu ya pembahasan kita kali ini. Bagi kalian yang mau terus dapat insight-insight menarik dari kita jangan lupa kunjungi terus blog <\/span><a href=\"https:\/\/yuklegal.com\/en\/\"><span style=\"font-weight: 400\">YukLegal<\/span><\/a><span style=\"font-weight: 400\"> dan <\/span><a href=\"https:\/\/id.linkedin.com\/company\/yuk-legal?trk=public_profile_experience-item_profile-section-card_image-click\"><span style=\"font-weight: 400\">YukLegal | LinkedIn<\/span><\/a><span style=\"font-weight: 400\">. Sampai jumpa di pembahasan berikutnya!<\/span><\/p>\n<p><b>Sumber:<\/b><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Muchsin. 2003. <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">Perlindungan dan Kepastian Hukum bagi Investor di Indonesia<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\">. Magister Ilmu Hukum Program Pascasarjana Universitas Sebelas Maret.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Puspasari, Shabrina. 2020. <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">Perlindungan Hukum bagi Investor pada Transaksi Aset Kripto dalam Bursa Berjangka Komoditi<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\">. Jurist-Diction Vol. 3, No. 1.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Habiburrahman, Muhammad., dkk. 2022. <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">Perlindungan Hukum Bagi Pengguna Transaksi Cryptocurrency Di Indonesia.<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\"> Jurnal Education and Development Institut Pendidikan Tapanuli, Vol. 10 No. 2.<\/span><\/p>\n<p><strong>Sumber Gambar:<\/strong><\/p>\n<p>unsplash.com<\/p>\n<p><strong>Editor: Siti Faridah, S.H.<\/strong><\/p>","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Oleh: Erma Regita Sari, S.H. Perkembangan e-commerce yang pesat mendorong perkembangan alat pembayaran, dari yang awalnya tunai menjadi non tunai. Seiring perkembangannya, alat pembayaran non tunai pun mengalami perubahan menjadi virtual. Salah satu hal yang memudahkan orang saat ini dalam bertransaksi secara online adalah alat pembayaran virtual atau cryptocurrency. Seperti yang kita ketahui, di Indonesia [&hellip;]<\/p>","protected":false},"author":2,"featured_media":4309,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[856],"tags":[1892,1893,1894],"class_list":["post-4308","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-cryptocurrency","tag-cryptocurrency-di-indonesia-bagaimana-perlindungan-hukum-bagi-investor","tag-perlindungan-hukum-preventif","tag-perlindungan-hukum-represif"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v26.4 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Cryptocurrency Di Indonesia: Bagaimana Perlindungan Hukum Bagi Investor? - Yuk Legal<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Perlindungan hukum secara preventif adalah perlindungan hukum yang diberikan sebelum terjadinya suatu pelanggaran.\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/yuklegal.com\/en\/cryptocurrency-di-indonesia-bagaimana-perlindungan-hukum-bagi-investor\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Cryptocurrency Di Indonesia: Bagaimana Perlindungan Hukum Bagi Investor? - Yuk Legal\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Perlindungan hukum secara preventif adalah perlindungan hukum yang diberikan sebelum terjadinya suatu pelanggaran.\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/yuklegal.com\/en\/cryptocurrency-di-indonesia-bagaimana-perlindungan-hukum-bagi-investor\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Yuk Legal\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2022-09-14T06:30:22+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/yuklegal.com\/wp-content\/uploads\/2022\/09\/jievani-weerasinghe-NHRM1u4GD_A-unsplash-scaled.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"1980\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"1214\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Siti Faridah\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Siti Faridah\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"6 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/yuklegal.com\/cryptocurrency-di-indonesia-bagaimana-perlindungan-hukum-bagi-investor\/\",\"url\":\"https:\/\/yuklegal.com\/cryptocurrency-di-indonesia-bagaimana-perlindungan-hukum-bagi-investor\/\",\"name\":\"Cryptocurrency Di Indonesia: Bagaimana Perlindungan Hukum Bagi Investor? - Yuk Legal\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/yuklegal.com\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/yuklegal.com\/cryptocurrency-di-indonesia-bagaimana-perlindungan-hukum-bagi-investor\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/yuklegal.com\/cryptocurrency-di-indonesia-bagaimana-perlindungan-hukum-bagi-investor\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/yuklegal.com\/wp-content\/uploads\/2022\/09\/jievani-weerasinghe-NHRM1u4GD_A-unsplash-scaled.jpg\",\"datePublished\":\"2022-09-14T06:30:22+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\/\/yuklegal.com\/#\/schema\/person\/f0eec04d980a6428725dc4f504509c09\"},\"description\":\"Perlindungan hukum secara preventif adalah perlindungan hukum yang diberikan sebelum terjadinya suatu pelanggaran.\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/yuklegal.com\/cryptocurrency-di-indonesia-bagaimana-perlindungan-hukum-bagi-investor\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/yuklegal.com\/cryptocurrency-di-indonesia-bagaimana-perlindungan-hukum-bagi-investor\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/yuklegal.com\/cryptocurrency-di-indonesia-bagaimana-perlindungan-hukum-bagi-investor\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\/\/yuklegal.com\/wp-content\/uploads\/2022\/09\/jievani-weerasinghe-NHRM1u4GD_A-unsplash-scaled.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\/\/yuklegal.com\/wp-content\/uploads\/2022\/09\/jievani-weerasinghe-NHRM1u4GD_A-unsplash-scaled.jpg\",\"width\":1980,\"height\":1214,\"caption\":\"Cryptocurrency Di Indonesia: Bagaimana Perlindungan Hukum Bagi Investor?\"},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/yuklegal.com\/cryptocurrency-di-indonesia-bagaimana-perlindungan-hukum-bagi-investor\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/yuklegal.com\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Cryptocurrency Di Indonesia: Bagaimana Perlindungan Hukum Bagi Investor?\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/yuklegal.com\/#website\",\"url\":\"https:\/\/yuklegal.com\/\",\"name\":\"Yuk Legal\",\"description\":\"\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/yuklegal.com\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/yuklegal.com\/#\/schema\/person\/f0eec04d980a6428725dc4f504509c09\",\"name\":\"Siti Faridah\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/yuklegal.com\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/57f51264c94de8b099b233fd4b2832086130d6f6fab8d6345855ed9f11f27bac?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/57f51264c94de8b099b233fd4b2832086130d6f6fab8d6345855ed9f11f27bac?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Siti Faridah\"},\"url\":\"https:\/\/yuklegal.com\/en\/author\/sitifaridah\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Cryptocurrency Di Indonesia: Bagaimana Perlindungan Hukum Bagi Investor? - Yuk Legal","description":"Perlindungan hukum secara preventif adalah perlindungan hukum yang diberikan sebelum terjadinya suatu pelanggaran.","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/yuklegal.com\/en\/cryptocurrency-di-indonesia-bagaimana-perlindungan-hukum-bagi-investor\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Cryptocurrency Di Indonesia: Bagaimana Perlindungan Hukum Bagi Investor? - Yuk Legal","og_description":"Perlindungan hukum secara preventif adalah perlindungan hukum yang diberikan sebelum terjadinya suatu pelanggaran.","og_url":"https:\/\/yuklegal.com\/en\/cryptocurrency-di-indonesia-bagaimana-perlindungan-hukum-bagi-investor\/","og_site_name":"Yuk Legal","article_published_time":"2022-09-14T06:30:22+00:00","og_image":[{"width":1980,"height":1214,"url":"https:\/\/yuklegal.com\/wp-content\/uploads\/2022\/09\/jievani-weerasinghe-NHRM1u4GD_A-unsplash-scaled.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"Siti Faridah","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Written by":"Siti Faridah","Est. reading time":"6 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/yuklegal.com\/cryptocurrency-di-indonesia-bagaimana-perlindungan-hukum-bagi-investor\/","url":"https:\/\/yuklegal.com\/cryptocurrency-di-indonesia-bagaimana-perlindungan-hukum-bagi-investor\/","name":"Cryptocurrency Di Indonesia: Bagaimana Perlindungan Hukum Bagi Investor? - Yuk Legal","isPartOf":{"@id":"https:\/\/yuklegal.com\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/yuklegal.com\/cryptocurrency-di-indonesia-bagaimana-perlindungan-hukum-bagi-investor\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/yuklegal.com\/cryptocurrency-di-indonesia-bagaimana-perlindungan-hukum-bagi-investor\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/yuklegal.com\/wp-content\/uploads\/2022\/09\/jievani-weerasinghe-NHRM1u4GD_A-unsplash-scaled.jpg","datePublished":"2022-09-14T06:30:22+00:00","author":{"@id":"https:\/\/yuklegal.com\/#\/schema\/person\/f0eec04d980a6428725dc4f504509c09"},"description":"Perlindungan hukum secara preventif adalah perlindungan hukum yang diberikan sebelum terjadinya suatu pelanggaran.","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/yuklegal.com\/cryptocurrency-di-indonesia-bagaimana-perlindungan-hukum-bagi-investor\/#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/yuklegal.com\/cryptocurrency-di-indonesia-bagaimana-perlindungan-hukum-bagi-investor\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/yuklegal.com\/cryptocurrency-di-indonesia-bagaimana-perlindungan-hukum-bagi-investor\/#primaryimage","url":"https:\/\/yuklegal.com\/wp-content\/uploads\/2022\/09\/jievani-weerasinghe-NHRM1u4GD_A-unsplash-scaled.jpg","contentUrl":"https:\/\/yuklegal.com\/wp-content\/uploads\/2022\/09\/jievani-weerasinghe-NHRM1u4GD_A-unsplash-scaled.jpg","width":1980,"height":1214,"caption":"Cryptocurrency Di Indonesia: Bagaimana Perlindungan Hukum Bagi Investor?"},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/yuklegal.com\/cryptocurrency-di-indonesia-bagaimana-perlindungan-hukum-bagi-investor\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/yuklegal.com\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Cryptocurrency Di Indonesia: Bagaimana Perlindungan Hukum Bagi Investor?"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/yuklegal.com\/#website","url":"https:\/\/yuklegal.com\/","name":"Yuk Legal","description":"","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/yuklegal.com\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/yuklegal.com\/#\/schema\/person\/f0eec04d980a6428725dc4f504509c09","name":"Siti Faridah","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/yuklegal.com\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/57f51264c94de8b099b233fd4b2832086130d6f6fab8d6345855ed9f11f27bac?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/57f51264c94de8b099b233fd4b2832086130d6f6fab8d6345855ed9f11f27bac?s=96&d=mm&r=g","caption":"Siti Faridah"},"url":"https:\/\/yuklegal.com\/en\/author\/sitifaridah\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/yuklegal.com\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/4308","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/yuklegal.com\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/yuklegal.com\/en\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/yuklegal.com\/en\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/yuklegal.com\/en\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=4308"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/yuklegal.com\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/4308\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/yuklegal.com\/en\/wp-json\/wp\/v2\/media\/4309"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/yuklegal.com\/en\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=4308"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/yuklegal.com\/en\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=4308"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/yuklegal.com\/en\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=4308"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}