{"id":4374,"date":"2022-09-30T11:30:43","date_gmt":"2022-09-30T11:30:43","guid":{"rendered":"https:\/\/yuklegal.com\/?p=4374"},"modified":"2022-09-30T11:30:43","modified_gmt":"2022-09-30T11:30:43","slug":"kebijakan-pajak-bagi-pt-perorangan-non-pkp","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/yuklegal.com\/en\/kebijakan-pajak-bagi-pt-perorangan-non-pkp\/","title":{"rendered":"Kebijakan Pajak Bagi PT Perorangan Non PKP"},"content":{"rendered":"<p><span style=\"font-weight: 400\">Oleh: Anggianti Nurhana<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Halo, Sobat <\/span><a href=\"https:\/\/yuklegal.com\/en\/\"><span style=\"font-weight: 400\">YukLegal<\/span><\/a><span style=\"font-weight: 400\">!\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Kewajiban membayar pajak menjadi hal yang tidak dapat dipisahkan dari bisnis. Artinya, pengusaha harus memahami bahwa usaha yang dimilikinya tidak akan terlepas dari kewajiban pemenuhan pajak kepada negara. Ketentuan perpajakan ini bersifat mengikat bagi pengusaha yang dikategorikan sebagai Pengusaha Kena Pajak (&#8220;PKP&#8221;).\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Kabar baiknya, ketentuan ini tidak berlaku bagi PT Perorangan yang tidak dikategorikan sebagai PKP. PT Perorangan yang tidak kena pajak ini biasa disebut dengan PT. Perorangan Non PKP. Namun, wajib pajak PT Perorangan tetap memiliki kewajiban dalam pemenuhan pajak tertentu.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Untuk memberikan kemudahan khususnya bagi Anda yang baru saja mendaftarkan PT perorangan, berikut kami rangkum semua hal penting terkait PT Perorangan dan ketentuan Non PKP!\u00a0<\/span><\/p>\n<h3><b>PT Perorangan<\/b><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Berdasarkan UU Cipta Kerja, PT Perorangan adalah perseroan terbatas yang didirikan oleh 1 (satu) orang saja. Orang tersebut sebagai pemegang saham yang juga berperan sebagai Direktur untuk memenuhi ketentuan usaha mikro dan kecil.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Pendirian PT Perorangan tidak memerlukan akta notaris, cukup satu orang pendiri atau hanya memiliki satu pemegang saham dan tidak perlu ada komisaris di dalamnya. Meskipun demikian, perlu ditegaskan bahwa PT Perorangan statusnya tetaplah badan hukum.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Warga Negara Indonesia (WNI) yang ingin mendirikan PT Perorangan hanya perlu Surat pernyataan Pendirian sesuai dengan format yang ada pada lampiran Peraturan Pemerintah Nomor\u00a0 8 tahun 2021 tentang Modal Dasar Perseroan Serta Pendaftaran Pendirian, Perubahan, dan Pembubaran Perseroan yang Memenuhi Kriteria Untuk Usaha Mikro dan Kecil.\u00a0<\/span><\/p>\n<h3><b>Pengusaha Kena Pajak<\/b><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Dalam Pasal 1 Ayat 15 Undang-Undang Nomor 42 Tahun 2009, menyatakan:<\/span><\/p>\n<blockquote><p><i><span style=\"font-weight: 400\">&#8220;Pengusaha Kena Pajak adalah pengusaha yang melakukan penyerahan Barang Kena Pajak dan\/atau penyerahan Jasa Kena Pajak yang dikenai pajak berdasarkan Undang-undang ini.&#8221;\u00a0<\/span><\/i><\/p><\/blockquote>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Dalam Peraturan Menteri Keuangan Nomor 197 Tahun 2013, pengusaha dengan omset paling sedikit Rp4,8 miliar per tahun wajib dikukuhkan sebagai PKP. Namun, pengusaha dengan omset dibawah Rp4,8 miliar per tahun pun boleh memilih untuk dikukuhkan juga sebagai PKP. Perlu digaris bawahi bahwa pengusaha dengan omset dibawah 4,8 milyar tersebut\u00a0 tidak wajib menjadi PKP namun tetap boleh memilih untuk dikukuhkan.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Jika memilih untuk dikukuhkan menjadi PKP, PT Perorangan kecil ini harus memenuhi persyaratan dengan mendaftarkan dirinya ke Kantor Pelayanan Pajak untuk mendapatkan Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP) dan Nomor Pokok Pengusaha Kena Pajak (NPPKP).<\/span><\/p>\n<p><b>Baca Juga : <\/b><a href=\"https:\/\/www.online-pajak.com\/tentang-pph-final\/perbedaan-pkp-dan-non-pkp\"><b>Memahami Perbedaan PKP dan Non PKP<\/b><\/a><b>.\u00a0<\/b><\/p>\n<h3><b>Syarat Pengusaha Kena Pajak<\/b><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Berikut syarat yang harus dipenuhi oleh wajib pajak yang ingin dikukuhkan sebagai PKP, yaitu:<\/span><\/p>\n<ol>\n<li style=\"font-weight: 400\"><span style=\"font-weight: 400\">Pengusaha memiliki pendapatan bruto atau omzet sekurang-kurangnya Rp 4,8 miliar dalam 1 tahun.\u00a0<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400\"><span style=\"font-weight: 400\">Telah melewati proses survei yang dilakukan oleh KPP atau KP2KP sesuai dengan tempat pendaftaran pengusaha bersangkutan.<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400\"><span style=\"font-weight: 400\">Melengkapi dokumen-dokumen dan syarat pengajuan PKP atau syarat untuk pengukuhan PKP secara lengkap.<\/span><\/li>\n<\/ol>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Artinya, PT Perorangan yang tidak memenuhi beberapa persyaratan tersebut tidak wajib dikukuhkan sebagai perusahaan PKP dan dapat memilih untuk menjadi perusahaan Non PKP. Untuk tahu lebih dalam, yuk simak terus penjelasan ketentuan bagi PT Perorangan Non PKP\u00a0 berikut!\u00a0<\/span><\/p>\n<h3><b>Ketentuan PT Perorangan Non PKP<\/b><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Sebagai bentuk dukungan pemerintah dalam pengembangan bisnis di Indonesia, maka Dirjen Pajak menerbitkan PP 23 Tahun 2018 dan PMK 99\/PMK.03\/2018 sebagai aturan pelaksana. Aturan ini diterbitkan oleh pemerintah untuk menciptakan kemudahan bagi wajib pajak\u00a0 PT Perorangan.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Berdasarkan Peraturan Pemerintah Nomor 46 Tahun 2013, PT Perorangan dengan total omset atau penghasilan bruto kurang dari 4,8M dalam setahun hanya dikenakan pajak PPh Final 0,5% dari penghasilan bruto untuk setiap bulannya.\u00a0<\/span><\/p>\n<blockquote><p><span style=\"font-weight: 400\">\u201cWajib pajak cukup menghitung pendapatan kotor setiap bulannya dan mengalikan dengan jumlah 0,5% pajak beban. PPh Final dapat langsung dibayarkan sepenuhnya pada saat penghasilan diterima.\u201d<\/span><\/p><\/blockquote>\n<p><b>Baca Juga: <\/b><a href=\"https:\/\/ortax.org\/forums\/discussion\/perlakuan-pph-pasal-4-ayat-2-untuk-non-pkp\"><b>Perlakuan PPh Pasal 4 Ayat 2 Untuk Non PKP<\/b><\/a><b>.\u00a0<\/b><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Berdasarkan Peraturan Menteri Keuangan Nomor 197\/PMK.03\/2013, wajib pajak PT Perorangan dengan omset kurang dari 4,8M per tahun juga dapat memilih untuk tidak dikukuhkan menjadi Pengusaha Kena Pajak (&#8220;PKP&#8221;) sehingga tidak berkewajiban untuk memungut dan menyetorkan PPN serta tidak wajib membuat Faktur Pajak dan melaporkan Surat Pemberitahuan Tahunan (&#8220;SPT&#8221;) PPN.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Faktur pajak merupakan bukti bahwa pengusaha telah memungut PPN. Artinya, faktur pajak dibuat setiap adanya penyerahan atau transaksi. Sedangkan SPT PPN dilaporkan dilaporkan oleh wajib pajak baik ada maupun tidak ada transaksi penyerahan Barang Kena Pajak (&#8221; BKP&#8221;) dan (&#8220;JKP&#8221;) setiap bulannya.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Setelah memahami terkait<\/span><b> Kebijakan Pajak Bagi PT Perorangan Non PKP, <\/b><span style=\"font-weight: 400\">tunggu apalagi untuk segera mendaftarkan perusahaan Anda?<\/span> <span style=\"font-weight: 400\">Tentunya Anda juga dapat mengkonsultasikan dan mendapatkan berbagai informasi menarik lainnya tentang usaha Anda melalui <\/span><a href=\"https:\/\/yuklegal.com\/en\/\"><span style=\"font-weight: 400\">YukLegal<\/span><\/a><span style=\"font-weight: 400\">. Platform konsultasi terkait perizinan dan pendirian perusahaan terbaik di Indonesia!<\/span><\/p>\n<p><b>Sumber:<\/b><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Undang-Undang Nomor 42 Tahun 2009 tentang Perubahan Ketiga Atas Undang-Undang Nomor 8 Tahun 1983 tentang Pajak Pertambahan Nilai Barang dan Jasa dan Pajak Penjualan Atas Barang Mewah.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Peraturan Pemerintah Nomor 46 Tahun 2013 tentang Pajak Penghasilan Atas Penghasilan Dari Usaha yang Diterima Atau Diperoleh Wajib Pajak yang Memiliki Peredaran Bruto Tertentu.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Peraturan Pemerintah Nomor 23 Tahun 2018 tentang Pajak Penghasilan Atas Penghasilan Dari Usaha Yang Diterima Atau Diperoleh Wajib Pajak Yang Memiliki Peredaran Bruto Tertentu pada tanggal 8 Juni 2018.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Peraturan Pemerintah Nomor\u00a0 8 tahun 2021 tentang Modal Dasar Perseroan Serta Pendaftaran Pendirian, Perubahan, dan Pembubaran Perseroan yang Memenuhi Kriteria Untuk Usaha Mikro dan Kecil.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Peraturan Menteri Keuangan Nomor 197\/PMK.03\/2013 tentang Perubahan atas Peraturan Menteri Keuangan Nomor 68\/PMK.03\/2010 tentang Batasan Pengusaha Kecil Pajak Pertambahan Nilai.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Peraturan Menteri Keuangan Nomor 99\/ PMK. 03\/ 2018 tentang Pelaksanaan Peraturan Pemerintah Nomor 23 Tahun 2018 Tentang Pajak Penghasilan Atas Penghasilan Dari Usaha Yang Diterima Atau Diperoleh Wajib Pajak Yang Memiliki Peredaran Bruto Tertentu.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><strong>Sumber Gambar:<\/strong><\/p>\n<p>unsplash.com<\/p>\n<p><strong>Editor: Siti Faridah, S.H.<\/strong><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Oleh: Anggianti Nurhana Halo, Sobat YukLegal!\u00a0 Kewajiban membayar pajak menjadi hal yang tidak dapat dipisahkan dari bisnis. Artinya, pengusaha harus memahami bahwa usaha yang dimilikinya tidak akan terlepas dari kewajiban pemenuhan pajak kepada negara. Ketentuan perpajakan ini bersifat mengikat bagi pengusaha yang dikategorikan sebagai Pengusaha Kena Pajak (&#8220;PKP&#8221;).\u00a0 Kabar baiknya, ketentuan ini tidak berlaku bagi [&hellip;]<\/p>","protected":false},"author":2,"featured_media":4375,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[729],"tags":[1937,1938,1936],"class_list":["post-4374","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-hukum-pajak","tag-kebijakan-pajak-bagi-pt-perorangan-non-pkp","tag-ketentuan-pt-perorangan-non-pkp","tag-syarat-pengusaha-kena-pajak"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v26.4 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Kebijakan Pajak Bagi PT Perorangan Non PKP - Yuk Legal<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Wajib pajak cukup menghitung pendapatan kotor setiap bulannya dan mengalikan dengan jumlah 0,5% pajak beban. PPh Final dapat langsung dibayarkan sepenuhnya pada saat penghasilan diterima.\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/yuklegal.com\/en\/kebijakan-pajak-bagi-pt-perorangan-non-pkp\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Kebijakan Pajak Bagi PT Perorangan Non PKP - Yuk Legal\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Wajib pajak cukup menghitung pendapatan kotor setiap bulannya dan mengalikan dengan jumlah 0,5% pajak beban. PPh Final dapat langsung dibayarkan sepenuhnya pada saat penghasilan diterima.\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/yuklegal.com\/en\/kebijakan-pajak-bagi-pt-perorangan-non-pkp\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Yuk Legal\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2022-09-30T11:30:43+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/yuklegal.com\/wp-content\/uploads\/2022\/09\/kelly-sikkema-M98NRBuzbpc-unsplash-scaled.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"1980\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"1392\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Siti Faridah\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Siti Faridah\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"4 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/yuklegal.com\/kebijakan-pajak-bagi-pt-perorangan-non-pkp\/\",\"url\":\"https:\/\/yuklegal.com\/kebijakan-pajak-bagi-pt-perorangan-non-pkp\/\",\"name\":\"Kebijakan Pajak Bagi PT Perorangan Non PKP - Yuk Legal\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/yuklegal.com\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/yuklegal.com\/kebijakan-pajak-bagi-pt-perorangan-non-pkp\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/yuklegal.com\/kebijakan-pajak-bagi-pt-perorangan-non-pkp\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/yuklegal.com\/wp-content\/uploads\/2022\/09\/kelly-sikkema-M98NRBuzbpc-unsplash-scaled.jpg\",\"datePublished\":\"2022-09-30T11:30:43+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\/\/yuklegal.com\/#\/schema\/person\/f0eec04d980a6428725dc4f504509c09\"},\"description\":\"Wajib pajak cukup menghitung pendapatan kotor setiap bulannya dan mengalikan dengan jumlah 0,5% pajak beban. PPh Final dapat langsung dibayarkan sepenuhnya pada saat penghasilan diterima.\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/yuklegal.com\/kebijakan-pajak-bagi-pt-perorangan-non-pkp\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/yuklegal.com\/kebijakan-pajak-bagi-pt-perorangan-non-pkp\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/yuklegal.com\/kebijakan-pajak-bagi-pt-perorangan-non-pkp\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\/\/yuklegal.com\/wp-content\/uploads\/2022\/09\/kelly-sikkema-M98NRBuzbpc-unsplash-scaled.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\/\/yuklegal.com\/wp-content\/uploads\/2022\/09\/kelly-sikkema-M98NRBuzbpc-unsplash-scaled.jpg\",\"width\":1980,\"height\":1392,\"caption\":\"Kebijakan Pajak Bagi PT Perorangan Non PKP\"},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/yuklegal.com\/kebijakan-pajak-bagi-pt-perorangan-non-pkp\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/yuklegal.com\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Kebijakan Pajak Bagi PT Perorangan Non PKP\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/yuklegal.com\/#website\",\"url\":\"https:\/\/yuklegal.com\/\",\"name\":\"Yuk Legal\",\"description\":\"\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/yuklegal.com\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/yuklegal.com\/#\/schema\/person\/f0eec04d980a6428725dc4f504509c09\",\"name\":\"Siti Faridah\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/yuklegal.com\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/57f51264c94de8b099b233fd4b2832086130d6f6fab8d6345855ed9f11f27bac?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/57f51264c94de8b099b233fd4b2832086130d6f6fab8d6345855ed9f11f27bac?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Siti Faridah\"},\"url\":\"https:\/\/yuklegal.com\/en\/author\/sitifaridah\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Kebijakan Pajak Bagi PT Perorangan Non PKP - Yuk Legal","description":"Wajib pajak cukup menghitung pendapatan kotor setiap bulannya dan mengalikan dengan jumlah 0,5% pajak beban. PPh Final dapat langsung dibayarkan sepenuhnya pada saat penghasilan diterima.","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/yuklegal.com\/en\/kebijakan-pajak-bagi-pt-perorangan-non-pkp\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Kebijakan Pajak Bagi PT Perorangan Non PKP - Yuk Legal","og_description":"Wajib pajak cukup menghitung pendapatan kotor setiap bulannya dan mengalikan dengan jumlah 0,5% pajak beban. PPh Final dapat langsung dibayarkan sepenuhnya pada saat penghasilan diterima.","og_url":"https:\/\/yuklegal.com\/en\/kebijakan-pajak-bagi-pt-perorangan-non-pkp\/","og_site_name":"Yuk Legal","article_published_time":"2022-09-30T11:30:43+00:00","og_image":[{"width":1980,"height":1392,"url":"https:\/\/yuklegal.com\/wp-content\/uploads\/2022\/09\/kelly-sikkema-M98NRBuzbpc-unsplash-scaled.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"Siti Faridah","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Written by":"Siti Faridah","Est. reading time":"4 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/yuklegal.com\/kebijakan-pajak-bagi-pt-perorangan-non-pkp\/","url":"https:\/\/yuklegal.com\/kebijakan-pajak-bagi-pt-perorangan-non-pkp\/","name":"Kebijakan Pajak Bagi PT Perorangan Non PKP - Yuk Legal","isPartOf":{"@id":"https:\/\/yuklegal.com\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/yuklegal.com\/kebijakan-pajak-bagi-pt-perorangan-non-pkp\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/yuklegal.com\/kebijakan-pajak-bagi-pt-perorangan-non-pkp\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/yuklegal.com\/wp-content\/uploads\/2022\/09\/kelly-sikkema-M98NRBuzbpc-unsplash-scaled.jpg","datePublished":"2022-09-30T11:30:43+00:00","author":{"@id":"https:\/\/yuklegal.com\/#\/schema\/person\/f0eec04d980a6428725dc4f504509c09"},"description":"Wajib pajak cukup menghitung pendapatan kotor setiap bulannya dan mengalikan dengan jumlah 0,5% pajak beban. PPh Final dapat langsung dibayarkan sepenuhnya pada saat penghasilan diterima.","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/yuklegal.com\/kebijakan-pajak-bagi-pt-perorangan-non-pkp\/#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/yuklegal.com\/kebijakan-pajak-bagi-pt-perorangan-non-pkp\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/yuklegal.com\/kebijakan-pajak-bagi-pt-perorangan-non-pkp\/#primaryimage","url":"https:\/\/yuklegal.com\/wp-content\/uploads\/2022\/09\/kelly-sikkema-M98NRBuzbpc-unsplash-scaled.jpg","contentUrl":"https:\/\/yuklegal.com\/wp-content\/uploads\/2022\/09\/kelly-sikkema-M98NRBuzbpc-unsplash-scaled.jpg","width":1980,"height":1392,"caption":"Kebijakan Pajak Bagi PT Perorangan Non PKP"},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/yuklegal.com\/kebijakan-pajak-bagi-pt-perorangan-non-pkp\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/yuklegal.com\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Kebijakan Pajak Bagi PT Perorangan Non PKP"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/yuklegal.com\/#website","url":"https:\/\/yuklegal.com\/","name":"Yuk Legal","description":"","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/yuklegal.com\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/yuklegal.com\/#\/schema\/person\/f0eec04d980a6428725dc4f504509c09","name":"Siti Faridah","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/yuklegal.com\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/57f51264c94de8b099b233fd4b2832086130d6f6fab8d6345855ed9f11f27bac?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/57f51264c94de8b099b233fd4b2832086130d6f6fab8d6345855ed9f11f27bac?s=96&d=mm&r=g","caption":"Siti Faridah"},"url":"https:\/\/yuklegal.com\/en\/author\/sitifaridah\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/yuklegal.com\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/4374","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/yuklegal.com\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/yuklegal.com\/en\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/yuklegal.com\/en\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/yuklegal.com\/en\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=4374"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/yuklegal.com\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/4374\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/yuklegal.com\/en\/wp-json\/wp\/v2\/media\/4375"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/yuklegal.com\/en\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=4374"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/yuklegal.com\/en\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=4374"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/yuklegal.com\/en\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=4374"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}