{"id":4544,"date":"2022-11-21T10:14:01","date_gmt":"2022-11-21T10:14:01","guid":{"rendered":"https:\/\/yuklegal.com\/?p=4544"},"modified":"2022-11-21T10:14:01","modified_gmt":"2022-11-21T10:14:01","slug":"ketentuan-khusus-produk-farmasi-dalam-undang-undang-paten","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/yuklegal.com\/en\/ketentuan-khusus-produk-farmasi-dalam-undang-undang-paten\/","title":{"rendered":"Ketentuan Khusus Produk Farmasi dalam Undang-Undang Paten"},"content":{"rendered":"<p><span style=\"font-weight: 400\">Oleh: Zainurohmah<\/span><\/p>\n<p><i><span style=\"font-weight: 400\">Bagaimana orang lain akan menghargai karyamu jika kamu tidak mampu untuk menghargai karya orang lain?<\/span><\/i><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Yaps, saling menghargai memang sangat penting ya Sobat <\/span><a href=\"https:\/\/yuklegal.com\/en\/\"><span style=\"font-weight: 400\">YukLegal<\/span><\/a><span style=\"font-weight: 400\">, bukan hanya menghargai orangnya tapi juga menghargai karya-karyanya.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Kalimat di atas sangat cocok untuk memulai pembahasan kita kali ini tentang hak paten. Yuk langsung saja kita bahas tentang hak paten!<\/span><\/p>\n<h3><b>Pengertian Paten dan Syarat Invensi<\/b><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Menurut Pasal 1 Angka 1 Undang-Undang No. 13 Tahun 2016 Tentang Paten (\u201cUU Paten\u201d), Paten adalah hak eksklusif yang diberikan oleh negara kepada inventor atas hasil invensinya di bidang teknologi untuk jangka waktu tertentu melaksanakan sendiri invensi tersebut atau memberikan persetujuan kepada pihak lain untuk melaksanakannya.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Selanjutnya dalam Pasal 1 Angka 2 UU Paten dijelaskan bahwa invensi adalah ide inventor yang dituangkan ke dalam suatu kegiatan pemecahan masalah yang spesifik di bidang teknologi berupa produk atau proses, atau penyempurnaan dan pengembangan produk atau proses.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Perlu Sobat\u00a0 <\/span><a href=\"https:\/\/yuklegal.com\/en\/\"><span style=\"font-weight: 400\">YukLegal<\/span><\/a><span style=\"font-weight: 400\"> ingat kembali, bahwa ada tiga syarat agar suatu invensi bisa dilindungi paten, yaitu\u00a0 syarat baru, syarat langkah inventif, dan syarat dapat diterapkan dalam industri.<\/span><\/p>\n<h3><b>Invensi yang Tidak Bisa diberi Paten<\/b><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Kemudian dalam Pasal 9 UU Paten dijelaskan bahwa:<\/span><\/p>\n<p><i><span style=\"font-weight: 400\">Invensi yang tidak dapat diberi Paten meliputi:<\/span><\/i><\/p>\n<ul>\n<li style=\"font-weight: 400\"><i><span style=\"font-weight: 400\">proses atau produk yang pengumuman, penggunaan, atau pelaksanaannya bertentangan dengan peraturan perundang-undangan, agama, ketertiban umum, atau kesusilaan<\/span><\/i><\/li>\n<\/ul>\n<ul>\n<li style=\"font-weight: 400\"><i><span style=\"font-weight: 400\">metode pemeriksaan, perawatan, pengobatan dan\/atau pembedahan yang diterapkan terhadap manusia dan\/ atau hewan<\/span><\/i><\/li>\n<\/ul>\n<ul>\n<li style=\"font-weight: 400\"><i><span style=\"font-weight: 400\">teori dan metode di bidang ilmu pengetahuan dan matematika<\/span><\/i><\/li>\n<\/ul>\n<ul>\n<li style=\"font-weight: 400\"><i><span style=\"font-weight: 400\">makhluk hidup, kecuali jasad renik atau<\/span><\/i><\/li>\n<\/ul>\n<ul>\n<li style=\"font-weight: 400\"><i><span style=\"font-weight: 400\">proses biologis yang esensial untuk memproduksi tanaman atau hewan, kecuali proses non biologis atau proses mikrobiologis<\/span><\/i><\/li>\n<\/ul>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Nah ternyata ada loh invensi yang meskipun sudah memenuhi syarat baru, syarat langkah inventif, dan syarat dapat diterapkan dalam industri, tetapi tidak dapat diberikan hak paten oleh Pemerintah Indonesia karena alasan pasal 9 huruf a UU Paten.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Apakah itu?<\/span><\/p>\n<p><i><span style=\"font-weight: 400\">Yaps<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\">, bener jawabannya adalah produk farmasi.<\/span><\/p>\n<p><b>Baca Juga: <\/b><a href=\"https:\/\/yuklegal.com\/en\/hak-kekayaan-intelektual\/\"><b>Hak Kekayaan Intelektual: Ulasan Lengkap Hak Kekayaan Intelektual<\/b><\/a><b>.<\/b><\/p>\n<h3><b>Ketentuan Khusus Produk Farmasi<\/b><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Invensi berupa penggunaan kedua dan selanjutnya (<\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">second use <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\">dan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">second medical use<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\">) atas paten yang sudah habis masa pelindungan (<\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">public domain<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\">) tidak diperbolehkan, sekalipun<\/span><i><span style=\"font-weight: 400\"> second use<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\"> tersebut bersifat baru.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Ketentuan tersebut untuk mencegah apabila ada perusahaan farmasi\/obat yang ingin mengklaim paten lagi atas <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">second use <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\">yang baru dari obat yg habis masa patennya.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Hal di atas selaras dengan tidak berlakunya Ketentuan Pidana Bab XVII UU Paten bagi produk farmasi, sebagaimana dijelaskan dalam Pasal 167 UU Paten yang berbunyi:<\/span><\/p>\n<blockquote><p><i><span style=\"font-weight: 400\">Dikecualikan dari ketentuan pidana sebagaimana dimaksud dalam Bab XVII dan gugatan perdata atas:<\/span><\/i><\/p>\n<ol>\n<li><i><span style=\"font-weight: 400\">impor suatu produk farmasi yang dilindungi paten di Indonesia dan produk farmasi dimaksud telah dipasarkan di suatu negara secara sah dengan syarat produk farmasi itu diimpor sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan; dan<\/span><\/i><\/li>\n<li><i><span style=\"font-weight: 400\">produksi produk farmasi yang dilindungi paten di Indonesia dalam jangka waktu 5 (lima) tahun sebelum berakhirnya pelindungan paten dengan tujuan untuk proses perizinan kemudian melakukan pemasaran setelah pelindungan Paten dimaksud berakhir.<\/span><\/i><\/li>\n<\/ol>\n<\/blockquote>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Loh kok bisa gitu sih?<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Jadi, dikecualikannya importasi produk farmasi sebagaimana dimaksud dalam Pasal 167 huruf a UU Paten adalah untuk menjamin adanya harga yang wajar dan memenuhi rasa keadilan dari produk farmasi yang sangat dibutuhkan bagi kesehatan manusia. Ketentuan ini dapat digunakan apabila harga suatu produk di Indonesia sangat mahal dibandingkan dengan harga yang telah beredar secara sah di pasar internasional.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Selain itu, setelah pelindungan paten berakhir maka perusahaan farmasi tetap boleh melakukan pemasaran. Setelah masa hak paten berakhir, perusahaan farmasi lain dapat memproduksi obat tersebut, dengan terlebih dahulu mengurus izin edar obat di Indonesia. Jadi meskipun tidak dipatenkan, tetap ada jaminan bahwa tetap tersedianya produk farmasi oleh pihak lain setelah berakhirnya masa pelindungan paten. Dengan demikian, harga produk farmasi yang wajar dapat diupayakan.<\/span><\/p>\n<p><b>Baca Juga: <\/b><a href=\"https:\/\/yuklegal.com\/en\/syarat-invensi-bisa-dilindungi-paten\/\"><b>Syarat Invensi Bisa Dilindungi Paten.<\/b><\/a><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Kesimpulannya, ada tiga syarat agar suatu invensi bisa dilindungi paten, yaitu\u00a0 syarat baru, syarat langkah inventif, dan syarat dapat diterapkan dalam industri. Akan tetapi, invensi berupa produk farmasi tidak dapat diberikan hak paten oleh Pemerintah Indonesia karena alasan pasal 9 huruf a UU Paten meskipun telah memenuhi ketiga syarat tersebut untuk mencegah apabila ada perusahaan farmasi\/obat yang ingin mengklaim paten lagi atas <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">second use <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\">yang baru dari obat yg habis masa patennya.Hal tersebut selaras dengan dikecualikannya ketentuan Ketentuan Pidana Bab XVII UU Paten bagi produk farmasi.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Sekian pembahasan terkait \u201c<\/span><b>Ketentuan Khusus Produk Farmasi dalam UU Paten<\/b><span style=\"font-weight: 400\">\u201d apabila Sobat <\/span><a href=\"https:\/\/yuklegal.com\/en\/\"><span style=\"font-weight: 400\">YukLegal<\/span><\/a><span style=\"font-weight: 400\"> ingin bertanya seputar kekayaan intelektual atau berkonsultasi hukum bisa segera menghubungi kami di <\/span><a href=\"https:\/\/yuklegal.com\/en\/\"><span style=\"font-weight: 400\">YukLegal<\/span><\/a><span style=\"font-weight: 400\"> ya! Yuk jangan lupa baca juga artikel menarik lainnya di <\/span><a href=\"https:\/\/yuklegal.com\/en\/\"><span style=\"font-weight: 400\">YukLegal.com<\/span><\/a><span style=\"font-weight: 400\">!<\/span><\/p>\n<p><b>Sumber:<\/b><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">\u00a0Undang-Undang No. 13 Tahun 2016 Tentang Paten.<\/span><\/p>\n<p><strong>Sumber Gambar:<\/strong><\/p>\n<p>unsplash.com<\/p>\n<p><strong>Editor: Siti Faridah, S.H.\u00a0<\/strong><\/p>","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Oleh: Zainurohmah Bagaimana orang lain akan menghargai karyamu jika kamu tidak mampu untuk menghargai karya orang lain? Yaps, saling menghargai memang sangat penting ya Sobat YukLegal, bukan hanya menghargai orangnya tapi juga menghargai karya-karyanya. Kalimat di atas sangat cocok untuk memulai pembahasan kita kali ini tentang hak paten. Yuk langsung saja kita bahas tentang hak [&hellip;]<\/p>","protected":false},"author":2,"featured_media":4545,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[11,12],"tags":[2092,2091,2090,2093],"class_list":["post-4544","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-haki","category-law-article","tag-invensi-yang-tidak-bisa-diberi-paten","tag-ketentuan-khusus-produk-farmasi","tag-ketentuan-khusus-produk-farmasi-dalam-undang-undang-paten","tag-pengertian-paten-dan-syarat-invensi"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v26.4 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Ketentuan Khusus Produk Farmasi dalam Undang-Undang Paten - Yuk Legal<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Invensi berupa penggunaan kedua dan selanjutnya (second use dan second medical use) atas paten yang sudah habis masa pelindungan (public domain) tidak diperbolehkan, sekalipun second use tersebut bersifat baru.\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/yuklegal.com\/en\/ketentuan-khusus-produk-farmasi-dalam-undang-undang-paten\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Ketentuan Khusus Produk Farmasi dalam Undang-Undang Paten - Yuk Legal\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Invensi berupa penggunaan kedua dan selanjutnya (second use dan second medical use) atas paten yang sudah habis masa pelindungan (public domain) tidak diperbolehkan, sekalipun second use tersebut bersifat baru.\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/yuklegal.com\/en\/ketentuan-khusus-produk-farmasi-dalam-undang-undang-paten\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Yuk Legal\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2022-11-21T10:14:01+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/yuklegal.com\/wp-content\/uploads\/2022\/11\/christina-victoria-craft-ZHys6xN7sUE-unsplash-1-scaled.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"2560\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"1709\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Siti Faridah\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Siti Faridah\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"4 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/yuklegal.com\/ketentuan-khusus-produk-farmasi-dalam-undang-undang-paten\/\",\"url\":\"https:\/\/yuklegal.com\/ketentuan-khusus-produk-farmasi-dalam-undang-undang-paten\/\",\"name\":\"Ketentuan Khusus Produk Farmasi dalam Undang-Undang Paten - Yuk Legal\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/yuklegal.com\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/yuklegal.com\/ketentuan-khusus-produk-farmasi-dalam-undang-undang-paten\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/yuklegal.com\/ketentuan-khusus-produk-farmasi-dalam-undang-undang-paten\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/yuklegal.com\/wp-content\/uploads\/2022\/11\/christina-victoria-craft-ZHys6xN7sUE-unsplash-1-scaled.jpg\",\"datePublished\":\"2022-11-21T10:14:01+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\/\/yuklegal.com\/#\/schema\/person\/f0eec04d980a6428725dc4f504509c09\"},\"description\":\"Invensi berupa penggunaan kedua dan selanjutnya (second use dan second medical use) atas paten yang sudah habis masa pelindungan (public domain) tidak diperbolehkan, sekalipun second use tersebut bersifat baru.\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/yuklegal.com\/ketentuan-khusus-produk-farmasi-dalam-undang-undang-paten\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/yuklegal.com\/ketentuan-khusus-produk-farmasi-dalam-undang-undang-paten\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/yuklegal.com\/ketentuan-khusus-produk-farmasi-dalam-undang-undang-paten\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\/\/yuklegal.com\/wp-content\/uploads\/2022\/11\/christina-victoria-craft-ZHys6xN7sUE-unsplash-1-scaled.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\/\/yuklegal.com\/wp-content\/uploads\/2022\/11\/christina-victoria-craft-ZHys6xN7sUE-unsplash-1-scaled.jpg\",\"width\":2560,\"height\":1709,\"caption\":\"Ketentuan Khusus Produk Farmasi dalam Undang-Undang Paten\"},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/yuklegal.com\/ketentuan-khusus-produk-farmasi-dalam-undang-undang-paten\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/yuklegal.com\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Ketentuan Khusus Produk Farmasi dalam Undang-Undang Paten\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/yuklegal.com\/#website\",\"url\":\"https:\/\/yuklegal.com\/\",\"name\":\"Yuk Legal\",\"description\":\"\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/yuklegal.com\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/yuklegal.com\/#\/schema\/person\/f0eec04d980a6428725dc4f504509c09\",\"name\":\"Siti Faridah\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/yuklegal.com\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/57f51264c94de8b099b233fd4b2832086130d6f6fab8d6345855ed9f11f27bac?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/57f51264c94de8b099b233fd4b2832086130d6f6fab8d6345855ed9f11f27bac?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Siti Faridah\"},\"url\":\"https:\/\/yuklegal.com\/en\/author\/sitifaridah\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Ketentuan Khusus Produk Farmasi dalam Undang-Undang Paten - Yuk Legal","description":"Invensi berupa penggunaan kedua dan selanjutnya (second use dan second medical use) atas paten yang sudah habis masa pelindungan (public domain) tidak diperbolehkan, sekalipun second use tersebut bersifat baru.","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/yuklegal.com\/en\/ketentuan-khusus-produk-farmasi-dalam-undang-undang-paten\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Ketentuan Khusus Produk Farmasi dalam Undang-Undang Paten - Yuk Legal","og_description":"Invensi berupa penggunaan kedua dan selanjutnya (second use dan second medical use) atas paten yang sudah habis masa pelindungan (public domain) tidak diperbolehkan, sekalipun second use tersebut bersifat baru.","og_url":"https:\/\/yuklegal.com\/en\/ketentuan-khusus-produk-farmasi-dalam-undang-undang-paten\/","og_site_name":"Yuk Legal","article_published_time":"2022-11-21T10:14:01+00:00","og_image":[{"width":2560,"height":1709,"url":"https:\/\/yuklegal.com\/wp-content\/uploads\/2022\/11\/christina-victoria-craft-ZHys6xN7sUE-unsplash-1-scaled.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"Siti Faridah","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Written by":"Siti Faridah","Est. reading time":"4 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/yuklegal.com\/ketentuan-khusus-produk-farmasi-dalam-undang-undang-paten\/","url":"https:\/\/yuklegal.com\/ketentuan-khusus-produk-farmasi-dalam-undang-undang-paten\/","name":"Ketentuan Khusus Produk Farmasi dalam Undang-Undang Paten - Yuk Legal","isPartOf":{"@id":"https:\/\/yuklegal.com\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/yuklegal.com\/ketentuan-khusus-produk-farmasi-dalam-undang-undang-paten\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/yuklegal.com\/ketentuan-khusus-produk-farmasi-dalam-undang-undang-paten\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/yuklegal.com\/wp-content\/uploads\/2022\/11\/christina-victoria-craft-ZHys6xN7sUE-unsplash-1-scaled.jpg","datePublished":"2022-11-21T10:14:01+00:00","author":{"@id":"https:\/\/yuklegal.com\/#\/schema\/person\/f0eec04d980a6428725dc4f504509c09"},"description":"Invensi berupa penggunaan kedua dan selanjutnya (second use dan second medical use) atas paten yang sudah habis masa pelindungan (public domain) tidak diperbolehkan, sekalipun second use tersebut bersifat baru.","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/yuklegal.com\/ketentuan-khusus-produk-farmasi-dalam-undang-undang-paten\/#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/yuklegal.com\/ketentuan-khusus-produk-farmasi-dalam-undang-undang-paten\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/yuklegal.com\/ketentuan-khusus-produk-farmasi-dalam-undang-undang-paten\/#primaryimage","url":"https:\/\/yuklegal.com\/wp-content\/uploads\/2022\/11\/christina-victoria-craft-ZHys6xN7sUE-unsplash-1-scaled.jpg","contentUrl":"https:\/\/yuklegal.com\/wp-content\/uploads\/2022\/11\/christina-victoria-craft-ZHys6xN7sUE-unsplash-1-scaled.jpg","width":2560,"height":1709,"caption":"Ketentuan Khusus Produk Farmasi dalam Undang-Undang Paten"},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/yuklegal.com\/ketentuan-khusus-produk-farmasi-dalam-undang-undang-paten\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/yuklegal.com\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Ketentuan Khusus Produk Farmasi dalam Undang-Undang Paten"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/yuklegal.com\/#website","url":"https:\/\/yuklegal.com\/","name":"Yuk Legal","description":"","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/yuklegal.com\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/yuklegal.com\/#\/schema\/person\/f0eec04d980a6428725dc4f504509c09","name":"Siti Faridah","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/yuklegal.com\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/57f51264c94de8b099b233fd4b2832086130d6f6fab8d6345855ed9f11f27bac?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/57f51264c94de8b099b233fd4b2832086130d6f6fab8d6345855ed9f11f27bac?s=96&d=mm&r=g","caption":"Siti Faridah"},"url":"https:\/\/yuklegal.com\/en\/author\/sitifaridah\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/yuklegal.com\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/4544","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/yuklegal.com\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/yuklegal.com\/en\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/yuklegal.com\/en\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/yuklegal.com\/en\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=4544"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/yuklegal.com\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/4544\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":4546,"href":"https:\/\/yuklegal.com\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/4544\/revisions\/4546"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/yuklegal.com\/en\/wp-json\/wp\/v2\/media\/4545"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/yuklegal.com\/en\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=4544"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/yuklegal.com\/en\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=4544"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/yuklegal.com\/en\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=4544"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}