{"id":5239,"date":"2023-11-21T01:17:48","date_gmt":"2023-11-21T01:17:48","guid":{"rendered":"https:\/\/yuklegal.com\/?p=5239"},"modified":"2023-11-21T01:17:48","modified_gmt":"2023-11-21T01:17:48","slug":"yang-perlu-diketahui-mengenai-pt-pma","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/yuklegal.com\/en\/yang-perlu-diketahui-mengenai-pt-pma\/","title":{"rendered":"Yang Perlu Diketahui Mengenai PT PMA"},"content":{"rendered":"<h2><b>Apa yang dimaksud dengan PT PMA?<\/b><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Untuk melakukan penanaman modal di Indonesia, Investor Asing harus melakukannya melalui pendirian Perseroan Terbatas Penanaman Modal Asing (PT PMA) sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku di Indonesia. Definisi dari \u2018Penanaman Modal Asing\u2019 sendiri tertera dalam Undang-Undang Nomor 25 Tahun 2007 mengenai Investasi, pasal 1(3) (\u201cUU 25\/2007\u201d) sebagai \u201c<\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">kegiatan menanam modal untuk melakukan usaha di wilayah negara Republik Indonesia yang dilakukan oleh penanam modal asing, baik yang menggunakan modal asing sepenuhnya maupun yang berpatungan dengan penanam modal dalam negeri.<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">\u201d<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Suatu Badan Usaha Luar Negeri mempunyai hak untuk memperoleh perizinan berusaha sesuai dengan ketentuan dalam Pasal 9 dari Peraturan Badan Koordinasi Penanaman Modal Nomor 4 Tahun 2021 tentang Pedoman dan Tata Cara Pelayanan Perizinan Berusaha Berbasis Risiko dan Fasilitas Penanaman Modal (\u201cPeraturan BPKM\u201d). Badan Usaha Luar Negeri sebagai yang telah disebutkan di atas diartikan sebagai Badan Usaha Asing didirikan di luar wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia dan melakuka usaha dan\/atau kegiatan pada bidang tertentu.<\/span><span style=\"font-weight: 400;\"> Badan Usaha Asing yang dapat melakukan kegiatan usaha di Indonesia paling sedikit terdiri atas: Pemberi waralaba dari luar negeri; Pedagang berjangka asing; Penyelenggara sistem elektronik lingkup privat asing; dan Bentuk usaha tetap.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Artikel ini memuat informasi dasar mengenai beberapa syarat yang perlu untuk dipenuhi dalam proses pembentukan PT PMA.<\/span><\/p>\n<h2><b>Syarat Pembentukan PT PMA<\/b><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Untuk membentuk suatu PT PMA, Pelaku Bisnis Asing harus mematuhi syarat dan ketentuan yang berlaku tertera dalam peraturan perundang-undangan. Syarat dan ketentuan yang dimaksud:<\/span><\/p>\n<ol>\n<li><span style=\"font-weight: 400;\">Undang-Undang Nomor 25 Tahun 2007 tentang Investasi, Pasal 1 (3)<\/span><\/li>\n<li><span style=\"font-weight: 400;\">Peraturan BPKM, Pasal 9 (4)<\/span><\/li>\n<li><i><span style=\"font-weight: 400;\">Ibid<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">. Pasal 9 (11)<\/span><\/li>\n<\/ol>\n<ul>\n<li aria-level=\"1\">\n<h3><b>UU 25\/2007, Pasal 5 (2) <\/b><b><i>jo.<\/i><\/b><b> Peraturan Pengganti Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2022 tentang Cipta Kerja (\u201cPerppu 2\/2022\u201d atau \u2018Omnibus Law\u2019), Pasal 77 (5)<\/b><\/h3>\n<\/li>\n<\/ul>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Penanaman Modal Asing harus dilakukan dalam bentuk Perseroan Terbatas (\u201cPT\u201d) dan berdomisili dalam wilayah Republik Indonesia.<\/span><\/p>\n<ul>\n<li aria-level=\"1\">\n<h3><b>UU 25\/2007, Pasal 5 (3)<\/b><\/h3>\n<\/li>\n<\/ul>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Penanam modal dalam negeri dan asing yang melakukan penanaman modal dalam bentuk perseroan terbatas dilakukan dengan:<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">1.\u00a0 Mengambil bagian saham pada saat pendirian perseroan terbatas;<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">2. Membeli saham; dan<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">3. Melakukan cara lain sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan<\/span><\/p>\n<ul>\n<li aria-level=\"1\">\n<h3><b>Peraturan Presiden Nomor 10 Tahun tentang Bidang Usaha Penanaman Modal (\u201cPP 10\/2021\u201d), Pasal 7 (1) <\/b><b><i>jo.<\/i><\/b><b> Peraturan BPKM, Pasal 12 (2)<\/b><\/h3>\n<\/li>\n<\/ul>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Investor Asing hanya dapat melakukan aktivitas bisnis skala-besar dengan nilai investasi minimum sebesar lebih dari Rp 10.000.000.000,00 <\/span><b>tidak termasuk<\/b><span style=\"font-weight: 400;\"> nilai tanah dan bangunan per 5 digit awal KBLI per lokasi proyek.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Namun, ada beberapa pengecualian yang berlaku terhadap beberapa aktivitas bisnis.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Salah satunya adalah melalui \u2018<\/span><b>Penanaman Modal Asing\u2019 di kawasan ekonomi khusus pada Bidang Usaha rintisan berbasis teknologi dapat melakukan investasi dengan nilai investasi sama dengan atau kurang dari Rp10.000.000.000,00 di luar nilai tanah dan bangunan<\/b><span style=\"font-weight: 400;\">. Tujuannya adalah untuk penguatan ekosistem usaha rintisan (\u201c<\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">startup<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">\u201d) berbasis teknologi, yang tidak hanya terbatas pada aspek pendanaan, infrastruktur, jejaring mentor, alih teknologi, dan akses pasar. Beberapa pengecualian lainnya berkaitan dengan beberapa spesifik aktivitas bisnis, yakni:\u00a0<\/span><\/p>\n<ul>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><b>(Khusus untuk) kegiatan Usaha <\/b><b><i>Trading <\/i><\/b><b>skala-Besar<\/b><span style=\"font-weight: 400;\">, lebih besar dari Rp 10.000.000,00 di luar nilai tanah dan bangunan adalah per 4 digit awal KBLI;\u00a0<\/span><\/li>\n<li><b>(Khusus untuk) kegiatan Usaha Makanan<\/b><span style=\"font-weight: 400;\">, lebih besar dari Rp10.000.000.000,00 di luar tanah dan bangunan, adalah per 2 (dua) digit awal KBLI per satu titik lokasi;<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<p>4. <span style=\"font-weight: 400;\">Undang-Undang Nomor 40 Tahun 2007 tentang Perseroan Terbatas <\/span><\/p>\n<p>5. <span style=\"font-weight: 400;\">PP 10\/2021, Pasal 8 (2)<\/span><\/p>\n<ol>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><b>(Khusus untuk) kegiatan usaha jasa konstruksi<\/b><span style=\"font-weight: 400;\">, lebih besar dari Rp10.000.000.000,00 di luar tanah dan bangunan dalam satu kegiatan, adalah per 4 digit awal KBLI;<\/span><\/li>\n<\/ol>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">\u2018Satu jenis kegiatan usaha\u2019 jasa konstruksi, meliputi:<\/span><\/p>\n<ul>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Usaha jasa konsultasi konstruksi;<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Usaha pekerjaan konstruksi; atau<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Usaha pekerjaan konstruksi terintegrasi.<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<ol>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><b>(Khusus untuk) kegiatan usaha industri yang menghasilkan jenis produk dengan KBLI 5 digit yang berbeda dalam 1 lini produksi<\/b><span style=\"font-weight: 400;\">, lebih besar dari Rp10.000.000.000,00 di luar tanah dan bangunan; atau<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><b>(Khusus untuk) kegiatan usaha pembangunan dan pengusahaan properti<\/b><span style=\"font-weight: 400;\"> berlaku ketentuan:<\/span><\/li>\n<\/ol>\n<ul>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Berupa properti dalam bentuk bangunan gedung secara utuh atau komplek perumahan secara terpadu dengan ketentua nilai investasi lebih besar dari Rp10.000.000.000,00 ermasuk tanah dan bangunan; atau<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Berupa unit properti tidak dalam 1 kompleks perumahan secara terpadu, nilai investasi lebih besar dari Rp10.000.000.000,00 di luar tanah dan bangunan.<\/span><\/li>\n<\/ul>\n<ul>\n<li aria-level=\"1\">\n<h3><b>Perppu 2\/2022, Pasal 77 (2) <\/b><b><i>jo.<\/i><\/b><b> Peraturan Presiden Nomor 49 Tahun 2021 tentang Perubahan Atas Peraturan Presiden Nomor 10 Tahun 2021 Tentang Bidang Usaha Penanaman Modal (\u201cPP 49\/2021\u201d), Pasal 2<\/b><\/h3>\n<\/li>\n<\/ul>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Sebelum menentukan sektor bisnis untuk melakukan penanaman modal, investor asing harus terlebih dahulu mengetahui apabila suatu bisnis sektor terbuka untuk kegiatan penanaman modal, dinyatakan tertutup untuk Penanaman Modal; atau termasuk sebagai kegiatan yang hanya dapat dilakukan oleh Pemerintah Pusat.\u00a0<\/span><\/p>\n<h3><b>Sektor Bisnis Yang Terbuka Untuk Kegiatan Penanaman Modal:<\/b><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Bidang Usaha Terbuka terdiri dari Bidang Usaha yang bersifat komersial,<\/span><span style=\"font-weight: 400;\"> hal ini meliputi sektor bisnis:<\/span><\/p>\n<ol>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Bidang Usaha prioritas;<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Bidang Usaha yang dialokasikan atau kemitraan dengan Koperasi dan UMKM;<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Bidang Usaha dengan persyaratan tertentu<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Bidang Usaha lain yang tidak ditentukan dalam huruf a, b, dan c<\/span><\/li>\n<\/ol>\n<p>6. <span style=\"font-weight: 400;\">PP 49\/2021, Pasal 2 (1a)<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Informasi lebih lanjut mengenai spesifikasi bisnis yang disebutkan diatas dapat dibaca <\/span><a href=\"https:\/\/docs.google.com\/document\/d\/13hRyDyF8acmvtQZpn2hJRfbYwDOEsRkflf072w_u5UA\/edit?usp=sharing\"><span style=\"font-weight: 400;\">disini<\/span><\/a><span style=\"font-weight: 400;\">.<\/span><\/p>\n<h3><b>Bidang Usaha Yang Dinyatakan Tertutup Untuk Kegiatan Penanaman Modal:<\/b><\/h3>\n<ol>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Budi daya dan industri narkotika golongan I;<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Segala bentuk kegiatan perjudian dan\/atau kasino;<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Penangkapan spesies ikan yang tercantum dalam Appendix I Convention on International<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Trade in Endangered Species of Wild Fauna and Flora (CITES);<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Pemanfaatan atau pengambilan koral dan pemanfaatan atau pengambilan karang dari alam yang digunakan untuk bahan bangunan\/kapur\/kalsium, akuarium, dan <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">souvenir<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">\/perhiasan, serta koral hidup atau koral mati (<\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">recent death coral<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">) dari alam;<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Industri pembuatan senjata kimia; dan ndustri bahan kimia industri dan industri bahan perusak lapisan ozon.<\/span><\/li>\n<\/ol>\n<p><b>Selain itu<\/b><span style=\"font-weight: 400;\">, Bidang Usaha yang dinyatakan tertutup juga meliputi: Industri Minuman Keras Mengandung Alkohol (KBLI 11010), Industri Minuman Mengandung Alkohol: Anggur (KBLI 11020), dan Industri Minuman Mengandung Malt (KBLI 11031).<\/span><\/p>\n<h3><b>Kegiatan Usaha Yang Hanya Terbuka Untuk Pemerintah Pusat:<\/b><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Kegiatan Usaha yang hanya terbuka untuk pemerintah pusat adalah kegiatan yang bersifat pelayanan atau dalam rangka pertahanan dan keamanan yang bersifat strategis dan tidak dapat dilakukan atau dikerjasamakan dengan pihak lainnya.\u00a0<\/span><\/p>\n<ul>\n<li aria-level=\"1\">\n<h3><b>Peraturan BKPM, Pasal 12 (6&amp;7)<\/b><\/h3>\n<\/li>\n<\/ul>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Peraturan perundang-undangan yang berlaku juga mengatur mengenai ketentuan minimum permodalan dari suatu PMA, yakni berupa modal ditempatkan\/disetor paling sedikit Rp 10.000.000.000,00 kecuali ditentukan lain oleh peraturan perundang-undangan.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><b>Catatan<\/b><span style=\"font-weight: 400;\">: Pengecualian dari nilai investasi dan permodalan sebagaimana tertera diatas dikecualikan bagi kantor perwakilan dan badan usaha luar negeri sebagaimana dimaksud dalam Pasal 9 ayat (1) huruf c dan huruf d.<\/span><\/p>\n<p>7. <span style=\"font-weight: 400;\">PP 49\/2021, Pasal 2 (2)<\/span><\/p>\n<p>8. <i><span style=\"font-weight: 400;\">Ibid<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">. Pasal 2 (3)<\/span><\/p>\n<h3><b>Syarat Perizinan Berusaha PT PMA<\/b><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Secara umum, Untuk memulai dan melakukan kegiatan usaha, Pelaku Usaha wajib memenuhi:<\/span><\/p>\n<ol>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Persyaratan dasar Perizinan Berusaha; dan\/atau<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Perizinan Berusaha Berbasis Risiko<\/span><\/li>\n<\/ol>\n<h3><b>Apa saja persyaratan dasar dari Perizinan Berusaha?<\/b><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Pasal 13 dari Perppu 2\/2022 mendeskripsikan:<\/span><\/p>\n<ol>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Sesuai dengan kegiatan pemanfaatan ruang;<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">\u00a0Mendapatkan persetujuan lingkungan; dan<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Mendapatkan persetujuan Bangunan Gedung dan sertifikat laik fungsi<\/span><\/li>\n<\/ol>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Penjelasan lebih lanjut mengenai deskripsi dari persyaratan dasar untuk perizinan berusaha diatur dalam peraturan perundang-undangan mengenai tata ruang sektor lingkungan, dan bangunan. Dalam hal ini ketentuan tersebut terdapat dalam \u2018Omnibus Law\u2019, Bagian Ketiga mengenai Penyederhanaan Persyaratan Dasar Perizinan Berusaha (yang terbaru) dan juga dalam Peraturan BKPM, Bagian Ketiga.<\/span><\/p>\n<h3><b>Apa saja yang dimaksud dengan Perizinan Berusaha Berbasis Risiko?<\/b><\/h3>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Proses penilaian dalam menentukan tingkatan resiko dan skala suatu kegiatan usaha dilakukan dengan mendasarkan dari tingkatan bahaya dan penilaian potensi bahaya.<\/span><span style=\"font-weight: 400;\"> Dengan proses penilaian ini, tingkatan resiko dan skala kegiatan usaha kemudian dibagi ke dalam tiga kategori tingkatan resiko, yakni:\u00a0<\/span><\/p>\n<ul>\n<li aria-level=\"1\"><b>Kegiatan Berusaha Resiko-rendah:<\/b><\/li>\n<\/ul>\n<p><b><\/b><span style=\"font-weight: 400;\">Dengan tingkatan Resiko-rendah, Pelaku Usaha diberikan <\/span><span style=\"font-weight: 400;\">Nomor Induk Bisnis (\u201cNIB\u201d)<\/span><span style=\"font-weight: 400;\"> yang bertindak sebagai bukti registrasi\/pendaftaran Pelaku Usaha untuk melakukan kegiatan usaha dan sebagai identitas bagi Pelaku Usaha dalam pelaksanaan kegiatan usahanya.<\/span><\/p>\n<p>9. <span style=\"font-weight: 400;\">Peraturan Pemerintah Nomor 5 Tahun 2021 tentang Penyelenggaraan Perizinan Berusaha Berbasis Risiko, Pasal 4\u00a0 <\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">jo<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">. Peratruan BKPM, Pasal 7 (1)<\/span><\/p>\n<p>10. <span style=\"font-weight: 400;\">\u2018Omnibus Law\u2019, Pasal 7 Ayat 1 &amp; 2<\/span><\/p>\n<p>11. <i><span style=\"font-weight: 400;\">Ibid.<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\"> Pasal 8<\/span><\/p>\n<ul>\n<li aria-level=\"1\">\n<h3><b>Kegiatan Berusaha Resiko-medium:<\/b><\/h3>\n<\/li>\n<\/ul>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Tingkatan usaha Resiko-medium terbagi menjadi dua sub-kategori, yakni: tingkatan \u2018Medium-rendah\u2019 dan \u2018Medium-tinggi\u2019. Dengan tingkatan ini, Pelaku usaha diberikan \u2018NIB\u2019 dan \u201cSertifikasi Standar\u2019 (pernyataan Pelaku Usaha untuk memenuhi standar usaha dalam rangka melakukan kegiatan usaha).<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Dalam keadaan dimana kegiatan usaha Resiko-medium membutuhkan suatu standarisasi produk, Pelaku Usaha dapat memperoleh \u2018Sertifikasi Standar Produk\u2019 yang diterbitkan oleh Pemerintah Pusat sesuai dengan hasil verifikasi pemenuhan standar yang wajib dipenuhi oleh Pelaku Usaha sebelum melakukan kegiatan komersialisasi produk.<\/span><\/p>\n<ul>\n<li aria-level=\"1\">\n<h3><b>Kegiatan Berusaha Resiko-tinggi:<\/b><\/h3>\n<\/li>\n<\/ul>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Dengan tingkatan usaha Resiko-tinggi, Pelaku Usaha mendapatkan \u2018NIB\u2019 dan Izin (persetujuan Pemerintah Pusat atau Pemerintah Daerah untuk pelaksanaan kegiatan usaha yang wajib dipenuhi oleh Pelaku Usaha sebelum melaksanakan kegiatan usahanya).\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Dalam keadaan dimana suatu kegiatan usaha Resiko-tinggi membutuhkan standarisasi produk, Pelaku Usaha dapat memperoleh \u2018Sertifikat Standar Usaha\u2019 dan \u2018Sertifikat Standar Produk\u2019 berdasarkan hasil verifikasi pemenuhan standar.<\/span><\/p>\n<h2><b>Kesimpulan<\/b><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Dengan memahami pengertian dan penjelasan dari proses pembentukan PT PMA seperti yang telah dijelaskan diatas, para Pelaku Usaha Asing sekarang memahami bahwa terdapat beberapa persyaratan awal yang harus dipenuhi oleh usahanya. Kami dari Selaras Law Firm mengerti betapa sulitnya proses pementukan dari suatu PT PMA. Setelah berurusan dan bekerja langsung dengan beragam klien dalam hal pembentukan PT PMA, kami telah handal dan berpegas dalam memberikan informasi terbaru dan menawarkan solusi efektif bagi permasalahan yang ada. Telusuri lebih lanjut mengenai Hasil Kerja dan Publikasi kami dalam bagian \u2018<\/span><i><span style=\"font-weight: 400;\">Company Profile\u2019 <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">kami di bawah ini.<\/span><\/p>\n<p>12. <i><span style=\"font-weight: 400;\">Ibid<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">. Pasal 9 <\/span><\/p>\n<p>13. <i><span style=\"font-weight: 400;\">Ibid. <\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400;\">Pasal 10<\/span><\/p>\n<h1><b>SELARAS COMPANY PROFILE<\/b><\/h1>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Selaras is a Market Entry and Investment Consulting Firm. We provide strategic consulting for your investments and provide various services to companies, investors and individuals doing business in Indonesia. From remote hiring to setting up local operations, we can help.<\/span><\/p>\n<h2><b>Sumber<\/b><\/h2>\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Undang-Undang:<\/span><\/p>\n<ul>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Undang-Undang Nomor 25 Tahun 2007 tentang Investasi<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Undang-Undang Nomor 40 Tahun 2007 tentang Perseroan Terbatas\u00a0<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Peraturan Pengganti Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2022 tentang Cipta Kerja (\u2018Omnibus Law\u2019)<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Peraturan Pemerintah Nomor 5 Tahun 2021 tentang Penyelenggaraan Perizinan Berusaha Berbasis Risiko<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Peraturan Presiden Nomor 10 Tahun tentang Bidang Usaha Penanaman Modal\u00a0<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Peraturan Presiden Nomor 49 Tahun 2021 tentang Perubahan Atas Peraturan Presiden Nomor 10 Tahun 2021 Tentang Bidang Usaha Penanaman Modal<\/span><\/li>\n<li style=\"font-weight: 400;\" aria-level=\"1\"><span style=\"font-weight: 400;\">Peraturan Badan Koordinasi Penanaman Modal Nomor 4 Tahun 2021 tentang Pedoman dan Tata Cara Pelayanan Perizinan Berusaha Berbasis Risiko dan Fasilitas Penanaman Modal<\/span><\/li>\n<\/ul>","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Apa yang dimaksud dengan PT PMA? Untuk melakukan penanaman modal di Indonesia, Investor Asing harus melakukannya melalui pendirian Perseroan Terbatas Penanaman Modal Asing (PT PMA) sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku di Indonesia. Definisi dari \u2018Penanaman Modal Asing\u2019 sendiri tertera dalam Undang-Undang Nomor 25 Tahun 2007 mengenai Investasi, pasal 1(3) (\u201cUU 25\/2007\u201d) sebagai \u201ckegiatan [&hellip;]<\/p>","protected":false},"author":8,"featured_media":0,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1],"tags":[],"class_list":["post-5239","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-tips"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v26.4 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Yang Perlu Diketahui Mengenai PT PMA - Yuk Legal<\/title>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/yuklegal.com\/en\/yang-perlu-diketahui-mengenai-pt-pma\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Yang Perlu Diketahui Mengenai PT PMA - Yuk Legal\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Apa yang dimaksud dengan PT PMA? Untuk melakukan penanaman modal di Indonesia, Investor Asing harus melakukannya melalui pendirian Perseroan Terbatas Penanaman Modal Asing (PT PMA) sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku di Indonesia. Definisi dari \u2018Penanaman Modal Asing\u2019 sendiri tertera dalam Undang-Undang Nomor 25 Tahun 2007 mengenai Investasi, pasal 1(3) (\u201cUU 25\/2007\u201d) sebagai \u201ckegiatan [&hellip;]\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/yuklegal.com\/en\/yang-perlu-diketahui-mengenai-pt-pma\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Yuk Legal\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2023-11-21T01:17:48+00:00\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"admin\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"admin\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"8 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/yuklegal.com\/yang-perlu-diketahui-mengenai-pt-pma\/\",\"url\":\"https:\/\/yuklegal.com\/yang-perlu-diketahui-mengenai-pt-pma\/\",\"name\":\"Yang Perlu Diketahui Mengenai PT PMA - Yuk Legal\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/yuklegal.com\/#website\"},\"datePublished\":\"2023-11-21T01:17:48+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\/\/yuklegal.com\/#\/schema\/person\/4b8f83cfcad523ad5c0557edc0d95182\"},\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/yuklegal.com\/yang-perlu-diketahui-mengenai-pt-pma\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/yuklegal.com\/yang-perlu-diketahui-mengenai-pt-pma\/\"]}]},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/yuklegal.com\/yang-perlu-diketahui-mengenai-pt-pma\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/yuklegal.com\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Yang Perlu Diketahui Mengenai PT PMA\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/yuklegal.com\/#website\",\"url\":\"https:\/\/yuklegal.com\/\",\"name\":\"Yuk Legal\",\"description\":\"\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/yuklegal.com\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/yuklegal.com\/#\/schema\/person\/4b8f83cfcad523ad5c0557edc0d95182\",\"name\":\"admin\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/yuklegal.com\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/2acc0f3a558d5aeed5aef3e0d5a76d0a62c7c48a3e648583fc6ed72448c4e687?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/2acc0f3a558d5aeed5aef3e0d5a76d0a62c7c48a3e648583fc6ed72448c4e687?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"admin\"},\"sameAs\":[\"https:\/\/yuklegal.com\"],\"url\":\"https:\/\/yuklegal.com\/en\/author\/admin\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Yang Perlu Diketahui Mengenai PT PMA - Yuk Legal","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/yuklegal.com\/en\/yang-perlu-diketahui-mengenai-pt-pma\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Yang Perlu Diketahui Mengenai PT PMA - Yuk Legal","og_description":"Apa yang dimaksud dengan PT PMA? Untuk melakukan penanaman modal di Indonesia, Investor Asing harus melakukannya melalui pendirian Perseroan Terbatas Penanaman Modal Asing (PT PMA) sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku di Indonesia. Definisi dari \u2018Penanaman Modal Asing\u2019 sendiri tertera dalam Undang-Undang Nomor 25 Tahun 2007 mengenai Investasi, pasal 1(3) (\u201cUU 25\/2007\u201d) sebagai \u201ckegiatan [&hellip;]","og_url":"https:\/\/yuklegal.com\/en\/yang-perlu-diketahui-mengenai-pt-pma\/","og_site_name":"Yuk Legal","article_published_time":"2023-11-21T01:17:48+00:00","author":"admin","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Written by":"admin","Est. reading time":"8 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/yuklegal.com\/yang-perlu-diketahui-mengenai-pt-pma\/","url":"https:\/\/yuklegal.com\/yang-perlu-diketahui-mengenai-pt-pma\/","name":"Yang Perlu Diketahui Mengenai PT PMA - Yuk Legal","isPartOf":{"@id":"https:\/\/yuklegal.com\/#website"},"datePublished":"2023-11-21T01:17:48+00:00","author":{"@id":"https:\/\/yuklegal.com\/#\/schema\/person\/4b8f83cfcad523ad5c0557edc0d95182"},"breadcrumb":{"@id":"https:\/\/yuklegal.com\/yang-perlu-diketahui-mengenai-pt-pma\/#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/yuklegal.com\/yang-perlu-diketahui-mengenai-pt-pma\/"]}]},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/yuklegal.com\/yang-perlu-diketahui-mengenai-pt-pma\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/yuklegal.com\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Yang Perlu Diketahui Mengenai PT PMA"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/yuklegal.com\/#website","url":"https:\/\/yuklegal.com\/","name":"Yuk Legal","description":"","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/yuklegal.com\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/yuklegal.com\/#\/schema\/person\/4b8f83cfcad523ad5c0557edc0d95182","name":"admin","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/yuklegal.com\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/2acc0f3a558d5aeed5aef3e0d5a76d0a62c7c48a3e648583fc6ed72448c4e687?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/2acc0f3a558d5aeed5aef3e0d5a76d0a62c7c48a3e648583fc6ed72448c4e687?s=96&d=mm&r=g","caption":"admin"},"sameAs":["https:\/\/yuklegal.com"],"url":"https:\/\/yuklegal.com\/en\/author\/admin\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/yuklegal.com\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/5239","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/yuklegal.com\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/yuklegal.com\/en\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/yuklegal.com\/en\/wp-json\/wp\/v2\/users\/8"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/yuklegal.com\/en\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=5239"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/yuklegal.com\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/5239\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":5240,"href":"https:\/\/yuklegal.com\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/5239\/revisions\/5240"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/yuklegal.com\/en\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=5239"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/yuklegal.com\/en\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=5239"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/yuklegal.com\/en\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=5239"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}